MANAGED BY:
RABU
17 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 15:19
Mereka Tak Salah, Pulihkan Perempuan dan Anak Terpapar Radikalisme
Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani Jakarta, Neneng Heryani saat diwawancarai di Polda Kalteng, Kamis (13/6).(FOTO :HENI/KPC)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Tim assessment yang di dalamnya tergabung dari berbagai unsur terkait mulai dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya dan Kalteng, psikolog, dan dari kementerian sosial (Kemensos) tengah melakukan assesment pemeriksaaan, bagi ibu dan anak yang terpapar radikalisme terduga teroris yang ditangkap dua wilayah di Kalteng ini.

Anggota tim assesment dari Dinsos Palangka Raya Eka Raya D Dohong mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa bio ekososial, yang meliputi dari kondisi sosialnya, fisik, perilaku dan mental spiritual yang terpapar itu.

 “Yang mana nantinya assessment itu dapat terlihat hasilnya mana kategori pada tingkatan yang kurang, sedang, sampai tertinggi paparan paham radikalisme mereka,” ujarnya saat diwawancarai Kalteng Pos, kemarin (14/6).

Terang Eka, setelah mengetahui hasil dari assessment itu nantinya akan dapat mengetahui seperti apa penangganan ataupun pendampingan dari mereka yang terpapar radikalime ini. Serta metode apa saja yang harusnya agar mengembalikan paham-paham yang benar.

 “Makanya sampai saat ini (kemarin) masih dilakukan pendekatan kepada mereka, agar bisa berkomunikasi dengan mereka dengan baik agar mengetahui tingkat paparan itu. Terutama mereka yang masih anak-anak,” ungkapnya.

Menurutnya, dari rata-rata pemeriksaan yang mereka lakukan ada beberapa bisa dikatakan kategori terpapar tingkat rendah, sedang dan juga tinggi. Hanya saja nantinya dapat mengetahui hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan sampai empat hari kedepan.

“Kalau untuk kategori terpaparnya kurang, maka atas pemeriksaan dari kami untuk dikembalikan ke wilayah asalnya, dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian seperti apa nantinya. Dan tetap melakukan pembinaan pemahaman akan nila-nilai paham yang benar,” kata Eka.

Untuk jumlah orang yang berada dibimbingan mereka tersebut ada sekitar 32 orang, yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu dan orang dewasa. Yang saat ini ditampung di klinik center mereka. Untuk diamankan dan masuk pengawasan mereka.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan, pemerintah kota melalui Dinsos Palangka Raya, telah memberikan kebijakan untuk mengakomodasi segala bentuk kebutuhan dan menampung anak maupun istri dari terduga pelaku teroris. Dengan menyediakan tempat bagi anak tersebut, akan memberikan dampak positif terhadap psikologi anak. Mengingat usia anak dari terduga teroris ada yang masih balita.

“Kami sudah lakukan ini dengan Dinsos. Kasian anak-anaknya masih kecil-kecil. Makanya kami aomodasi dan berikan tempat untuk dilakukan pembinaan atau bimbingan,” tukasnya.

Sementara dalam melakukan rehabilitasi tersebut, Kementrian Sosial (Kemensos) sebagai pihak yang paling bertanggungjawab tidak hanya menurunkan enam tenaga ahli rehabilitasi dari berbagai bidang dan keahlian, tetapi juga menggelontorkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami tidak hanya datangkan ahli yang berjumlah enam orang untuk melakukan rehabilitasi bersama dengan Dinsos Kota serta bekerjasama dengan Densus 88, tetapi seluruh anggaran dalam rehabilitasi ini menggunakan APBN,” ujar Kepala Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Kemensos, Neneng Hariyani, Kamis (13/6).

Berkaitan dengan jumlah APBN yang digunakan dalam merehabilitasi puluhan anak dan perempuan tersebut, Neneng belum dapat memastikan atau menyebutkan angkanya. “ Kalau untuk jumlahny sih belum tau mas. Intinya seluruh pembiayaan itu dari APBN,” jelasnya. (ari/old/ala)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 11:03

Soal Ketua DPD PDIP, Menanti Keputusan Megawati

PALANGKA RAYA-Tiga hari lagi yakni 20 Juli merupakan batas akhir…

Selasa, 16 Juli 2019 11:34

Kasus Tewasnya Karyawan, Jika Ada Kelalaian, Perusahaan Bisa Dipidana

PALANGKA RAYA-Kecelakaan kerja mengerikan yang menimpa seorang karyawan PT Gunung…

Selasa, 16 Juli 2019 11:31

INGAT..!! Jangan Ada Plonco Saat MPLS

TAHUN ajaran baru dalam dunia pendidikan sudah dimulai Senin (15/7). Kini…

Selasa, 16 Juli 2019 10:28

Perkosa Bocah SD, Terancam Lama Dipenjara, Pria Ini Tetap Ditunggu Istrinya Hingga Bebas

SAMPIT - ABG (16) terancam hukuman 5 tahun penjara. Pria yang…

Senin, 15 Juli 2019 08:31

Soal Pembangunan Jalan, Bupati Minta Warga Sabar

PANGKALAN BUN-Hingga saat ini pembangunan jalan di wilayah Kotawaringin Lama…

Senin, 15 Juli 2019 08:29

Pertashop, Usaha Pertamina untuk Bantu Masyarakat Terluar, Terjauh dan Tertinggal

PALANGKA RAYA - Kesulitan masyarakat di wilayah pedalaman atau pelosok…

Senin, 15 Juli 2019 08:26

Ibu Kota di Bumi Borneo, Yang Kuat Doa yang Bakal Terpilih

PALANGKA RAYA - Anggota DPR RI Komisi VII Ikhwan Datu…

Senin, 15 Juli 2019 08:23

ASN di Desa Tak Boleh Pindah ke Kota

MUARA TEWEH-Larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga kesehatan (Nakes)…

Minggu, 14 Juli 2019 12:04

Setelah Kasus OTT Kepsek, Langsung Audit Semua Sekolah

PALANGKA RAYA-Setelah mencuatnya kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum…

Minggu, 14 Juli 2019 12:01

LAGI-LAGI...Lahan Terbakar di Pulang Pisau

Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (13/7). Kebakaran terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*