MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 12 Juni 2019 15:20
Dari Losmen dan Rumah Terpencil Lokasi Penggerebekan di GunungMas
Berbaur Warga Lokal, Jaga Walet, dan Menambang Emas
TERPENCIL: Sebuah rumah yang pernah ditempati terduga teroris. Selain sebagai penjaga sarang burung walet, terduga teroris juga menambang emas di Dam Diwit di Kecamatan Tewah, Gumas, Selasa (11/6). APRIANDO/KALTENG POS

PROKAL.CO, Berbeda dengan terduga teroris diamankan di Palangka Raya yang dikenal tertutup dengan tetangganya, justru kebiasaan sejumlah terduga terorisme jaringan JAD binaan ISIS yang diangkut dari Gunung Mas, sekilas membaur dengan masyarakat sekitar.

 

APRIANDO, Kuala Kurun

===================-=]

ROMBONGAN belasan warga datang menggunakan mobil Ranger merah (taksi), Senin (10/6) pukul 20. 00 WIB. Mereka meminta dicarikan dua kamar di lantai dua untuk menginap dengan biaya paling murah.

“Habis bekerja nambang emas, mereka datang banyak, dua keluarga, perempuanya memakai cadar semua, katanya dari Muara Rungan, rencananya mau ke Palangka Raya, namun taksi malam itu tidak ada,” kata Ali (45), penjaga losmen saat dibincangi Kalteng Pos, Selasa (11/5).

Saat memesan kamar, salah satu kepala keluarga menunjukkan Kartu Tanda Penduduknya (KTP). Atas nama Haliardi. Membayar lunas Rp140.000 untuk dua kamar lantai atas dengan harga ekonomis.

Belum sampai satu jam menginap, tepatnya pukul 21.00 WIB, kepolisian mengepung dan menggerebek losmen warna orange tersebut.

“Saya terkejut. Saat digerebek mereka sempat mencoba kabur namun puluhan polisi sudah mengepung. Ada saya dengar sempat berkata selamatkan anak-anak dulu,” ucapnya sambil menirukan kata-kata yang ia dengar dari salah satu terduga teroris, sesaat sebelum ditangkap.

Saksi mata lainnya, Rasyid, juga mengaku terkejut melihat puluhan polisi bersenjata lengkap mengepung losmen yang dijaga Ali.

“Jam 02.00 pagi diangkut polisi, yang saya lihat perempuan memakai cadar, anak-anak tiga, perempuan tiga, laki-laki empat orang, dibawa bersama dengan barang-barangnya seperti tas,” ujarnya.

Di tempat berbeda, fakta lapangan lainnya ditemukan.

Diketahui, terduga teroris jaringan JAD binaan ISIS ini keberadaanya sudah selama lima bulan di Kabupaten Gunung Mas. Mendirikan pondok yang berpindah-pindah. Membaur dan menumpang bekerja dengan masyarakat lokal untuk hidup.

Mereka bekerja sebagai penambang emas selama dua bulan di daerah Tumbang Tue, Kecamatan Rungan Hulu, dan beberapa tempat lainnya.

Menetap cukup lama di Dam (waduk) Biwit, Kecamatan Tewah, ikut masyarakat lokal bekerja sebagai penjaga sarang burung walet.

Camat Tewah, Hengky Panto membeberkan pada Maret lalu sudah ada laporan masyarakat terkait warga pendatang yang dianggap mencurigakan, setelah melihat cara berpakaian dan tidak bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“Kita dapat laporan pada maret lalu, pendatang baru yang mencurigakan, mereka sempat tinggal di Dam Sakata, kemudian berpindah lagi ke Dam Diwit, berpindah lagi ke daerah Pasir Putih, dan berpindah lagi ke daerah Rungan Hulu, informasi tersebut kita lanjutkan ke pihak berwajib,” bebernya.

Hingga akhirnya, Polda Kalteng dan Densus 88 mengepung dan mengamankan terduga teroris, di hari yang sama dengan di Palangka Raya, Senin (10/6). (*/abe)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 14:25

Arus Balik Padati Pelabuhan Bahaur

PULANG PISAU–Arus balik melalui Pelabuhan Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (15/6),…

Minggu, 16 Juni 2019 14:18

BIKIN DEG-DEGAN, Gubernur Isyaratkan Rombak Kabinetnya

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran isyaratkan dalam waktu…

Minggu, 16 Juni 2019 14:08

Tak Transparan, Pengumuman PPDB Bikin Orangtua Kecewa

PALANGKA RAYA-Berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:45

ENYAK ENYAK..!! Tak Terpilih Lagi, 13 Wakil Rakyat Katingan Bakal Dapat Pesangon

KASONGAN – Dari 25 jumlah anggota DPRD Katingan masa bakti 2014-2019,…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:32

Puluhan Rumah, Gedung Walet, dan Musala Ludes Terbakar

PURUK CAHU-Kebakaran hebat meluluhlantakkan wilayah Pasar Desa Mangkahui, Kecamatan Murung,…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:27

Dua Caleg Ajukan Gugatan ke MK

KUALA KAPUAS-Pemilihan legislatif (pileg) 2019 di Kabupaten Kapuas masih dipersoalkan.…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:19

Mereka Tak Salah, Pulihkan Perempuan dan Anak Terpapar Radikalisme

PALANGKA RAYA-Tim assessment yang di dalamnya tergabung dari berbagai unsur…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:15

Begini Kisah Anshari, Warga Palangka Raya yang Bikin Heboh dan Diduga Masuk Jaringan Terorisme JAD

PALANGKA RAYA-Nama Anshari menghebohkan publik Kalteng, warga Palangka Raya tersebut…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:10

Ada Tangisan Bayi di Semak Belukar

PURUK CAHU-Suara tangisan bayi terdengar dari semak belukar belakang Kantor…

Jumat, 14 Juni 2019 15:22

Tabrak 3 Mahasiswa Hingga Tewas, AKP M Terancam Enam Tahun

PALANGKA RAYA-Kasus kecelakaan lalu lintas (Lalu Lintas) yang menewaskan tiga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*