MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Jumat, 17 Mei 2019 15:15
Setubuhi Anak Tiri, Ayah Dituntut 15 Tahun Penjara

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Terdakwa TR yang tega menyetubuhi anak tirinya dituntut 15 tahun penjara. Tuntutan itu disampaikan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Lamandau pada sidang di Pengadilan Negeri Lamandau, Rabu (15/5).

Sidang saat itu dengan agenda tuntutan dari jaksa. Jaksa penuntut umum dari Kejari Lamandau, Deni Pardiana yang membacakan tuntutan kepada pria 41 tahun yang juga merupakan ayah tiri korban tersebut.

Deni menyatakan, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa TR adalah menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan dan mendalam bagi korban atau keluarga. Selain itu, kasus persetubuhan terhadap anak tiri ini juga mendapat perhatian masyarakat sekitarnya.

"Peranan terdakwa selaku wali dari anak korban yang seharusnya melindungi, namun terdakwa justru melakukan perbuatan yang mengikuti hawa nafsu," ungkap Deni, Kamis (16/5).

Padahal, terdakwa yang telah berusia 41 Tahun, seharusnya dapat menjadi panutan terhadap anak tirinya yang baru berusia 13 tahun. Tuntutan yang cukup berat itu juga menurut jaksa, karena terdakwa mempersulit jalannya persidangan dengan tidak berterus terang atau mengakui perbuatannya.

Sementara hal-hal yang meringankan, yaitu terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan selama di persidangan. "Sehingga kami (JPU) menuntut, dan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya yang dilakukan oleh orang tua/wali," tegasnya.

Pasal yang disangkakan kepada terdakwa TR yakni Pasal 81 ayat 3 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Pada sidang tersebut, jaksa juga memohon kepada hakim untuk menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama selama 15 tahun dikurangi masa penangkapan dan penahanan, serta pidana denda Rp 60.000.000 subsidair 1 tahun. (*cho/ens)

 

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 14:24

Polisi Kesulitan Melacak Pembuang Bayi

PURUK CAHU-Kasus pembuangan bayi di semak belukar masih dilakukan penyelidikan…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:33

Cantik-Cantik Edarkan Sabu, Tiga Perempuan Ini Ditangkap

KUALA KAPUAS - Dalam sehari jajaran Satnarkoba Polres Kapuas berhasil…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:23

Penyegelan Sekolah Ganggu Proses Belajar

KUALA KAPUAS-Penyegelan terhadap SDN 1 Bulau Ngundang, rumah guru, dan…

Minggu, 09 Juni 2019 14:06

Gara-Gara Ini, Pasien dan Pengunjung Rumah Sakit Tidak Nyaman

SAMPIT-Kondisi pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani…

Rabu, 05 Juni 2019 00:55

ALHAMDULILLAH..!! Ratusan Napi Terima Remisi

MUARA TEWEH- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Teweh Kabupaten Batara, mengusulkan…

Rabu, 05 Juni 2019 00:47

YAELA..!! Mau Mudik Ngga Ada Duit, Minta Bantuan Pak Polisi

MESKIPUN tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pemudik dalam…

Selasa, 04 Juni 2019 14:08
Sanksi Tegas Menanti ASN

10 Juni Wajib Masuk Kerja

KATINGAN-Bupati Katingan Sakariyas SE menegaskan, agar aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 04 Juni 2019 14:04

Motor Versus Mobil, Pengendaranya Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Katingan. Bertepatan…

Selasa, 28 Mei 2019 01:52

Aktivitas Bongkar Muat Sawit Ganggu Warga

KUALA KAPUAS - Keberadaan aktifitas truk maupun pikap pengangkut buah kelapa…

Selasa, 28 Mei 2019 01:43

Butuh Duit, Dua Warga Maling Sawit

PANGKALAN BUN - Akibat butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari warga Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*