MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:48
Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PROKAL.CO, PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk) pidana narkotika dari 53 kasus sejak Agustus 2018 sampai Februari 2019. Pemusnahan dilakukan di halaman samping Kantor Kejari Palangka Raya, Jalan Diponegoro, kemarin (14/3).

Pemusnahan barang bukti sabu tersebut dengan cara dilarutkan. Sedangkan barbuk obat-obatan dan ponsel dimusnahkan dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut melibatkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng, Polres Palangka Raya, Balai POM, BNN Palangka Raya, dan Pengadilan Negeri Palangka Raya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palangka Raya Zet Tadung Allo mengatakan, tugas fungsi kejari adalah memberantas tindak pidana narkoba, baik berupa upaya preventif maupun represif.

“Sejak Januari hingga Maret, kasus narkoba yang ditangani kejari berasal dari polres dan BNNP Kalteng,” tuturnya kepada kalteng Pos usai pemusnahan barang bukti tersebut.

Kajari menjelaskan, SPDP dari polres berjumlah 11 perkara. Sedangkan yang tahap dua, dari Januari sampai sekarang, sudah mencapai 81 perkara. Untuk penyampaian SPDP tahap I disampaikan ke kejati. Sedangkan tahap II diserahkan kepada Kejari Palangka Raya.

“24 perkara dari polres dan 57 perkara dari polda. Jadi untuk jumlah perkara yang kami tangani dalam tiga bulan terakhir ini sudah mencapai 81 perkara,” bebernya.

Ia menegaskan, sebagai wujud penegakan hukum, pihaknya patut mengapresiasi tugas dari polda, BNNP, dan pihak terkait lainnya. Apalagi perkembangan atau penyebaran narkoba semakin menjadi-jadi belakangan ini.

“Hal ini yang menyedihkan kita. Fenomena narkoba sudah seperti gunung es. Di mana-mana orang cerita narkoba. Namun di sisi lain, penindakan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan juga fasilitas negara,” jelasnya.

Hal yang sangat memprihatinkan adalah kenyataan bahwa peredaran narkoba dikendalikan oleh oknum penghuni jeruji besi. Kepala BNN pun mengakui bahwa sebagian besar peredaran narkoba dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Bukan penegakan hukumnya yang bisa dibuktikan di pengadilan, mengenai keberhasilan penanganan narkoba dalam konteks pemberantasan. Tetapi tentang bagaimana narkoba itu diberantas, mulai dari peredarannya, jaringannya, hingga menyelamatkan penggunanya.

Berdasarkan data nasional, pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 4,2 juta jiwa. Setiap hari 50 orang meninggal karena narkoba. Artinya, dalam sejam narkoba bisa merenggut 1 atau 2 nyawa bangsa ini.

“Dari sisi sosial ekonomi, narkoba ini mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai 63 triliun per tahun. Hingga saat ini, sudah ada 60 orang terpidana mati kasus narkoba yang menunggu dieksekusi,” tegasnya.

Zet mengatakan, di Kalteng belum pernah tertangkap pelaku kelas kakap. Teranyar, pihaknya hanya mendapat berkas perkara dari BNNP Kalteng dengan jumlah barang buktinya mencapai 3 kg. Kasus tersebut sedang dalam proses penuntutan di persidangan. 

“Mudah-mudahan bisa mendapatkan hukuman yang setinggi-tingginya dan seberat-beratnya. Beberapa kali, kepada pers saya mengatakan begini; kalau untuk narkoba ini, lebih baik menangkap satu pengedar (bandar) daripada menangkap 100 pengguna. Itu sama efektifnya dengan menyelamatkan jutaan calon pengguna atau generasi penerus bangsa,” pungkasnya.   (old/*ana/ce/ala)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 28 Maret 2019 10:14

WADUH..!! Kalteng Peringkat 4 Penderita Stunting se Indonesia

PALANGKARAYA- Saat ini Kalimantan Tengah (Kalteng) menduduki peringkat keempat terburuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:28

Kecam Peredaran Miras Oplosan

PALANGKA RAYA-Bisnis peracikan dan penjualan minuman keras ilegal dan oplosan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:25

GEGER..!! Misterius, Tiba-tiba Keluar Darah di Leher Wanita Ini

PALANGKA RAYA-Peristiwa tak terduga dialami oleh aparatur sipil negara bernama…

Rabu, 20 Maret 2019 11:20

Perusahaan Wajib Hargai Bukti Milik Masyarakat

GUBERNUR Kalteng H Sugianto Sabran melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri…

Jumat, 15 Maret 2019 13:48

Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk)…

Minggu, 10 Maret 2019 12:56

Penduduk Bertambah, Tapi Bentang Alam Sebangau Wajib Dijaga

PALANGKARAYA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendukung kegiatan perlindungan dan pelestarian…

Minggu, 10 Maret 2019 12:49

Soal Sampah, Tanggungjawab Pemda Dong..!!

PALANGKA RAYA – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka…

Minggu, 24 Februari 2019 12:23

Dua Kelompok Tawuran, Ditangkap Lalu Dijemur

 Bundaran Besar mendadak heboh dengan adanya anak Puntun dan Mendawai…

Kamis, 21 Februari 2019 09:58
Orangtua Tak Terima Anaknya Tak Lulus Tes CPNS

Kontroversi CPNS Kapuas Belum Diketahui BKN

PALANGKA RAYA-Hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten…

Kamis, 21 Februari 2019 09:56

Buruh Memilih, PBS Wajib Meliburkan atau Membuat Giliran

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap perusahaan besar swasta (PBS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*