MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 10 Maret 2019 12:57
BAHAYA..!! 3 Daerah Ini Dilanda Banjir
Petugas BPBD Kobar menyusuri kawasan banjir, di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Rabu (06/03). (BPBD UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Banjir terjadi di sejumlah daerah di Kalteng, mulai dari daerah Kotawaringin, Palangka Raya, dan Barito. Berhadapan dengan banjir, Pemko Palangka Raya mulai berpikir penambahan saluran primer di beberapa titik.

“Supaya banjir bisa diminimalisir atau berkurangnya titik-titik banjir di Kota Palangka Raya ini, maka mau tidak mau harus ada penambahan titik primer," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Henora Koffene, Rabu (6/3). 

Idealnya, kata dia, di Kota Palangka Raya harus ada tujuh saluran primer yang bisa terhubung dengan saluran sekunder dan tersier baik itu dari rumah tangga maupun dari pemukiman dan sebagainya. Penambahan primer tersebut membutuhkan dana yang cukup besar dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kalau mau dibangun semua ya setidaknya pemerintah provinsi mampu menggelontorkan dana sekitar puluhan miliar rupiah,” kata Venno.

Sementara itu, berkaitan curah hujan saat ini yang terus meningkat, mantan arsitek tersebut mengatakan ada potensi penambahan beberapa titik terdampak banjir di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

“Kalau curah hujan meningkat seperti yang diperkirakan oleh BMKG untuk beberapa hari ke depan, maka bukan tidak mungkin akan ada penambahan titik banjir," jelasnya.

Meskipun demikian, langkah antisipasi sudah dilakukan oleh pihak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Setidaknya saat ini sudah ada beberapa tim yang dibentuk untuk selalu siaga.

PULUHAN KK TERDAMPAK BANJIR

Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya sungai hijau, di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (06/03).

Akibat luapan anak sungai arut tersebut menyebabkan banjir, dan yang meredam pemukiman warga di Desa Sungai Hijau. Atas musibah banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng tersebut, sedikitnya ada 35 KK yang terdampak.

Kepala BPBD Kobar, Petrus Rienda mengatakan banjir yang terjadi di Desa Sungai Hijau, terpantu kondisi kedalaman air mencapai ketinggian hingga lutut orang dewasa atau 60 cm.

“Namun kedalaman air bisa mencapai 150 cm di beberapa titik tertentu,” ujar Petrus Rienda, kepada Kalteng Pos, Rabu (06/03).

Banjir di Kecamatan Pangkalan Banteng tepatnya di Desa Sungai Hijau sejatinya memang menjadi wilayah rutin langganan banjir setiap tahun. Hal tersebut dikarena meluapnya sungai Hijau.

JALAN TERPUTUS

BPBD Kabupaten Lamandau melaporkan adanya banjir yang terjadi di jalan poros desa persiapan Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Rabu (6/3).

Ketinggian air di ruas jalan tersebut mencapai 50 hingga 150 cm. Padahal, ruas jalan ini merupakan akses utama terdekat menuju ke beberapa desa seperti Tamiang, Bunut, Sei Mentawa, Sengkarapian, Bakonsu, sekoban, Tapin Bini, Suja, dan Samu Jaya.

Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Tiryan Kuderon mengatakan bahwa banjirnya ruas jalan tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat pada malam sebelumnya. "Hujan kemaren sore dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir. Durasi 2,5 jam yakni dari jam 16.30 hingga 19.00 wib,'' ujar Tiryan kepada awak media.

Hujan tersebut menyebabkan sungai Liku meluap karena posisi air di bagian hilir menuju Sungai Lamandau masih dalam posisi 540 cm. "Dan daerah air sungai hasil mitigasi pada bulan januari lalu kurang lancar atau kotor,'' tambahnya.

Akibat banjir, selain menyebabkan terputusnya akses jalan desa liku juga menyebabkan 5 rumah warga terendam air. "Desa Persiapan Liku Mulya Sakti 5 buah rumah terendam, 4 buah rumah ada penghuni dan 1 buah rumah tidak ada penghuni,'' ungkapnya.

Selain itu, dilaporkan 3 kepala keluarga mengungsi akibat kejadian ini.

BPBD Lamandau menghimbau agar warga senantiasa waspada dan berhati - hati terhadap kemungkinan bencana. (*cho/old/son/abe)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*