MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 10 Maret 2019 12:57
BAHAYA..!! 3 Daerah Ini Dilanda Banjir
Petugas BPBD Kobar menyusuri kawasan banjir, di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Rabu (06/03). (BPBD UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Banjir terjadi di sejumlah daerah di Kalteng, mulai dari daerah Kotawaringin, Palangka Raya, dan Barito. Berhadapan dengan banjir, Pemko Palangka Raya mulai berpikir penambahan saluran primer di beberapa titik.

“Supaya banjir bisa diminimalisir atau berkurangnya titik-titik banjir di Kota Palangka Raya ini, maka mau tidak mau harus ada penambahan titik primer," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Henora Koffene, Rabu (6/3). 

Idealnya, kata dia, di Kota Palangka Raya harus ada tujuh saluran primer yang bisa terhubung dengan saluran sekunder dan tersier baik itu dari rumah tangga maupun dari pemukiman dan sebagainya. Penambahan primer tersebut membutuhkan dana yang cukup besar dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kalau mau dibangun semua ya setidaknya pemerintah provinsi mampu menggelontorkan dana sekitar puluhan miliar rupiah,” kata Venno.

Sementara itu, berkaitan curah hujan saat ini yang terus meningkat, mantan arsitek tersebut mengatakan ada potensi penambahan beberapa titik terdampak banjir di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

“Kalau curah hujan meningkat seperti yang diperkirakan oleh BMKG untuk beberapa hari ke depan, maka bukan tidak mungkin akan ada penambahan titik banjir," jelasnya.

Meskipun demikian, langkah antisipasi sudah dilakukan oleh pihak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Setidaknya saat ini sudah ada beberapa tim yang dibentuk untuk selalu siaga.

PULUHAN KK TERDAMPAK BANJIR

Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya sungai hijau, di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (06/03).

Akibat luapan anak sungai arut tersebut menyebabkan banjir, dan yang meredam pemukiman warga di Desa Sungai Hijau. Atas musibah banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng tersebut, sedikitnya ada 35 KK yang terdampak.

Kepala BPBD Kobar, Petrus Rienda mengatakan banjir yang terjadi di Desa Sungai Hijau, terpantu kondisi kedalaman air mencapai ketinggian hingga lutut orang dewasa atau 60 cm.

“Namun kedalaman air bisa mencapai 150 cm di beberapa titik tertentu,” ujar Petrus Rienda, kepada Kalteng Pos, Rabu (06/03).

Banjir di Kecamatan Pangkalan Banteng tepatnya di Desa Sungai Hijau sejatinya memang menjadi wilayah rutin langganan banjir setiap tahun. Hal tersebut dikarena meluapnya sungai Hijau.

JALAN TERPUTUS

BPBD Kabupaten Lamandau melaporkan adanya banjir yang terjadi di jalan poros desa persiapan Liku Mulya Sakti, Kecamatan Bulik, Rabu (6/3).

Ketinggian air di ruas jalan tersebut mencapai 50 hingga 150 cm. Padahal, ruas jalan ini merupakan akses utama terdekat menuju ke beberapa desa seperti Tamiang, Bunut, Sei Mentawa, Sengkarapian, Bakonsu, sekoban, Tapin Bini, Suja, dan Samu Jaya.

Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Tiryan Kuderon mengatakan bahwa banjirnya ruas jalan tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat pada malam sebelumnya. "Hujan kemaren sore dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir. Durasi 2,5 jam yakni dari jam 16.30 hingga 19.00 wib,'' ujar Tiryan kepada awak media.

Hujan tersebut menyebabkan sungai Liku meluap karena posisi air di bagian hilir menuju Sungai Lamandau masih dalam posisi 540 cm. "Dan daerah air sungai hasil mitigasi pada bulan januari lalu kurang lancar atau kotor,'' tambahnya.

Akibat banjir, selain menyebabkan terputusnya akses jalan desa liku juga menyebabkan 5 rumah warga terendam air. "Desa Persiapan Liku Mulya Sakti 5 buah rumah terendam, 4 buah rumah ada penghuni dan 1 buah rumah tidak ada penghuni,'' ungkapnya.

Selain itu, dilaporkan 3 kepala keluarga mengungsi akibat kejadian ini.

BPBD Lamandau menghimbau agar warga senantiasa waspada dan berhati - hati terhadap kemungkinan bencana. (*cho/old/son/abe)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 01:19

Katingan Dihantam Banjir Jelang Makan Sahur

PALANGKA RAYA - Dua desa di Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten…

Rabu, 22 Mei 2019 01:17

Kobar Mendadak Sepi..!! Sudah 5.500 Orang Pergi

PANGKALAN BUN – Walaupun bulan Ramadan baru pertengahan, namun tercatat setidaknya…

Rabu, 22 Mei 2019 01:15
Kisah Tukang Pijat Cabuli Bocah Laki-Laki

Ngaku Bisa Keraskan Alat Vital, Urut 10 Menit "Keluar"

Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN harus berurusan dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:15

Petugas Pemilu Paring Lahung Meninggal

MUARA TEWEH-Diduga karena kelelahan pascapemilu, dan penyakit asma yang dideritanya,…

Selasa, 21 Mei 2019 12:14

Kepala Sekolah Cabul Harus Dihukum Berat..!!

KUALA KAPUAS-Tindakan asusila yang dilakukan oknum kepala sekolah (kasek) di…

Selasa, 21 Mei 2019 12:13
Suka Sesama Jenis Sejak SMP

Ngaku Bisa Pijat Alat Vital Pria, Pelaku Cabuli Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG – Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN…

Senin, 20 Mei 2019 22:01

NJIIRRRR..!! Kepsek Mesum..!! Murid Sendiri Dibawa Kabur, Lalu Diajak Wik Wik Wik...

KUALA KAPUAS-Dunia pendidikan Kalteng tercoreng. Oknum kepala sekolah (kasek) di…

Senin, 20 Mei 2019 21:58

YESS..!! Kalteng Siap Sambut Event Wonderful Sail to Indonesia

PALANGKA RAYA – Provinsi Kalteng menyatakan siap menyambut event Wonderful Sail…

Senin, 20 Mei 2019 11:35

Kalteng Memenuhi Kriteria Jadi Ibu Kota

Prof Danes Jaya Negara “Menurut saya soal pantas dan tidak…

Minggu, 19 Mei 2019 11:37
Wacana Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

Gubernur Usulkan Infrastruktur Mendukung Ibu Kota Baru

PALANGKA RAYA-Beberapa hari setelah Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*