MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11
MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini
Kadis PUPR Kalteng Shalahuddin melakukan pemantauan jalan Bukit Rawi yang mengalami kerusakan dan tergenang air, kemarin (15/2). (JAMIL/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit Rawi, Pulang Pisau. Ini, menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng di bawah komando Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Kemarin (15/2), sesuai arahan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Shalahuddin melakukan peninjauan lapangan sekaligus memantau jalan Bukit Rawi yang kembali digenangi air.

Dalam waktu dekat, kata Kadis PUPR, pile slap (jembatan layang) sepanjang 3 Km segera dibangun di kawasan itu. Tahun ini, pada tahap I, jembatan layang akan dibangun sepanjang 900 meter dengan anggaran sekitar Rp67 miliar.

Pemantauan ini bukan yang pertama kali mereka lakukan. Apalagi, sebelumnya pihak PUPR mendapat informasi banjir sudah mencapai ketinggian 20 cm.

“Karena itu, hari ini (kemarin,red) kami lakukan pemantauan. Harapannya, satuan kerja (Balai Jalan Nasional,red) bisa segera melakukan perbaikan sementara. Perbaikan dengan cara penimbunan,” katanya saat meninjau lokasi jalan yang digenangi air di Km 12-15 jalan Bukit Rawi, kemarin.

Menurut dia, kelak di kawasan ini akan dibangun pile slap dengan panjang 3 Km. “Anggarannya sekitar 400 meter. Tahun ini, pada tahap I, dibangun sepanjang 900 meter dengan anggaran sekitar Rp67 miliar. Tapi yang mengerjakan mereka satker,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir memang kerap melanda kawasan ini. Namun, rencana pembangunan sempat menemui kendala. Warga yang merasa memiliki lahan di sekitar, takut bila dibangun pile slap maka nilai jual lahan mereka akan turun. Demikian pula pedagang yang mencoba mengais rezeki di kawasan itu. Namun, hal itu perlahan mulai mereda. Pemerintah yang terdiri dari pusat, pemprov dan kabupaten turun gunung menyelesaikan permasalahan ini. Menurut Shalahuddin, kelak jembatan akan dibangun bertingkat.

“Jadi pile slap-nya dibangun di sisi jalan. Rencana kiri atau kanan jalan, menyesuaikan nanti. Sehingga, jalan yang ada ini tetap bisa difungsikan. Jadi, masyarakat pemilik lahan tak perlu resah. Kalau banjir, maka pengendara bisa melewati pile slap. Ini seperti di jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama,” terang dia.

Ditambahkannya, selain rencana jalan bertingkat itu, pemerintah juga memberikan tali asih bagi masyarakat. “Sekitar Rp4 sampai Rp6 miliar disiapkan untuk tali asih itu,” tambahnya.

Sementara, untuk memperbaiki jalan yang masih digenangi air dan berlubang, pemprov berharap balai jalan segera menangani.

“Mereka akan melakukan penimbunan jalan. Sementara dikasih patok, kemudian police line serta ada aparat juga untuk menjaga. Alhamdulillah ketinggian air sudah mulai berkurang. Namun, pengendara tetap diminta untuk hati-hati,” pungkasnya.

Pantauan Kalteng Pos (Grup Kalteng Pos Online) di lapangan, ada satu titik yang kerusakan jalan paling parah. Lubang menganga yang tertutup genangan air membuat pengendara sangat berhati-hati. Demi bisa melintasi jalan ini, para pengendara juga rela antre. Beruntung genangan air tak terlalu tinggi, sehingga antrean tak terlalu panjang. Pengendara melintasi jalan dengan tertib. (ami/ala/ctk)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 11:25

Buaya Ngga Malu Malu Lagi Muncul, Warga Lapornya Kok ke Sini...

SAMPIT- Anggota DPRD Kotawaringin Timur Rudianur mengaku mendapat laporan dari…

Kamis, 21 Maret 2019 00:57

NEKAT..!! Enam Remaja Preteli Mesin Penggiling Padi

KUALA KAPUAS- Aksi keenam pemuda HR (26), SAF (28),  RAJ…

Kamis, 21 Maret 2019 00:55

Selesaikan Masalah Ini, Perusahaan Wajib Hadir

KUALA KAPUAS-Mangkirnya pimpinan PT Lifere Agro Kapuas (LAK) dan PT…

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*