MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11
MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini
Kadis PUPR Kalteng Shalahuddin melakukan pemantauan jalan Bukit Rawi yang mengalami kerusakan dan tergenang air, kemarin (15/2). (JAMIL/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit Rawi, Pulang Pisau. Ini, menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng di bawah komando Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Kemarin (15/2), sesuai arahan orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) H Shalahuddin melakukan peninjauan lapangan sekaligus memantau jalan Bukit Rawi yang kembali digenangi air.

Dalam waktu dekat, kata Kadis PUPR, pile slap (jembatan layang) sepanjang 3 Km segera dibangun di kawasan itu. Tahun ini, pada tahap I, jembatan layang akan dibangun sepanjang 900 meter dengan anggaran sekitar Rp67 miliar.

Pemantauan ini bukan yang pertama kali mereka lakukan. Apalagi, sebelumnya pihak PUPR mendapat informasi banjir sudah mencapai ketinggian 20 cm.

“Karena itu, hari ini (kemarin,red) kami lakukan pemantauan. Harapannya, satuan kerja (Balai Jalan Nasional,red) bisa segera melakukan perbaikan sementara. Perbaikan dengan cara penimbunan,” katanya saat meninjau lokasi jalan yang digenangi air di Km 12-15 jalan Bukit Rawi, kemarin.

Menurut dia, kelak di kawasan ini akan dibangun pile slap dengan panjang 3 Km. “Anggarannya sekitar 400 meter. Tahun ini, pada tahap I, dibangun sepanjang 900 meter dengan anggaran sekitar Rp67 miliar. Tapi yang mengerjakan mereka satker,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir memang kerap melanda kawasan ini. Namun, rencana pembangunan sempat menemui kendala. Warga yang merasa memiliki lahan di sekitar, takut bila dibangun pile slap maka nilai jual lahan mereka akan turun. Demikian pula pedagang yang mencoba mengais rezeki di kawasan itu. Namun, hal itu perlahan mulai mereda. Pemerintah yang terdiri dari pusat, pemprov dan kabupaten turun gunung menyelesaikan permasalahan ini. Menurut Shalahuddin, kelak jembatan akan dibangun bertingkat.

“Jadi pile slap-nya dibangun di sisi jalan. Rencana kiri atau kanan jalan, menyesuaikan nanti. Sehingga, jalan yang ada ini tetap bisa difungsikan. Jadi, masyarakat pemilik lahan tak perlu resah. Kalau banjir, maka pengendara bisa melewati pile slap. Ini seperti di jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama,” terang dia.

Ditambahkannya, selain rencana jalan bertingkat itu, pemerintah juga memberikan tali asih bagi masyarakat. “Sekitar Rp4 sampai Rp6 miliar disiapkan untuk tali asih itu,” tambahnya.

Sementara, untuk memperbaiki jalan yang masih digenangi air dan berlubang, pemprov berharap balai jalan segera menangani.

“Mereka akan melakukan penimbunan jalan. Sementara dikasih patok, kemudian police line serta ada aparat juga untuk menjaga. Alhamdulillah ketinggian air sudah mulai berkurang. Namun, pengendara tetap diminta untuk hati-hati,” pungkasnya.

Pantauan Kalteng Pos (Grup Kalteng Pos Online) di lapangan, ada satu titik yang kerusakan jalan paling parah. Lubang menganga yang tertutup genangan air membuat pengendara sangat berhati-hati. Demi bisa melintasi jalan ini, para pengendara juga rela antre. Beruntung genangan air tak terlalu tinggi, sehingga antrean tak terlalu panjang. Pengendara melintasi jalan dengan tertib. (ami/ala/ctk)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 01:24

KENAPA INI..?? Wabup Kobar Ancam Tindak Tegas Operator Angkutan Laut

PANGKALAN BUN - Arus mudik jelang lebaran mulai memadati Pelabuhan Panglima…

Rabu, 22 Mei 2019 01:23

WAH PARAH..!! Meras dan Ngancam Kakek-Kakek, Oknum Guru Berurusan dengan Polisi

PULANG PISAU – Markus (57) harus berurusan dengan hukum. Oknum PNS…

Jumat, 17 Mei 2019 15:15

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Dituntut 15 Tahun Penjara

NANGA BULIK - Terdakwa TR yang tega menyetubuhi anak tirinya…

Jumat, 17 Mei 2019 00:57

NAH KAN..!! ASN Penganiaya ART Dieksekusi ke Penjara

NANGA BULIK - Catarina Sirait, oknum ASN yang bekerja di Dinas…

Rabu, 15 Mei 2019 15:08

LAKA MENGERIKAN..!! Satu Tewas, Satu Kritis

KUALA KAPUAS - Kecelakaan maut merenggut korban jiwa kembali terjadi…

Senin, 13 Mei 2019 12:53

Terkunci di Mobil, Tewas Kehabisan Oksigen

PANGKALAN BUN-Mendadak warga Gang Haji Sabil, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan…

Senin, 13 Mei 2019 12:47

Hindari Lobang, Nyawa Melayang

KECELAKAAN yang menyebabkan pengendara sepeda motor tewas, kembali terjadi lagi…

Senin, 13 Mei 2019 12:46

Putra Bejat, Menjala Sambil Cabuli Bocah

PURUK CAHU- Puncak Mandala Putra, ditangkap aparat Polsek Laung Tuhup…

Minggu, 12 Mei 2019 12:21

Soal Kasus Dua Oknum ASN Mesum, Ini Perintah Bupati ke Inspektorat

KASONGAN–Kasus dua oknum ASN berinisial Yu dan IR yang sebelumnya…

Sabtu, 11 Mei 2019 12:05
Karena Kebakaran Lahan Tahun 2018

Divonis Bersalah ! PT KLM Bayar Ganti Rugi Rp89 M, Biaya Pemulihan Rp210 M

KUALA KAPUAS-Kebakaran lahan yang terjadi 2018 lalu di area perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*