MANAGED BY:
SELASA
18 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Senin, 04 Februari 2019 12:05
Diperkosa Lima Pemuda, Begini Kondisi Terakhir Korban

Gadis Kelas VIII SMP Syok

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Gadis SMP yang masih duduk di bangku kelas VIII atau kelas 2 SMP syok. Perempuan bernisial A yang baru beranjak remaja ini, ternodai oleh lima pemuda. Gadis berusia 14 tahun ini disekap dan diperkosa di sebuah kontrakan yang berada di sekitar kawasan bawah Taman Tugu Soekarno.

Peristiwa memalukan sekaligus memilukan itu terjadi Sabtu malam (2/2). Berawal dari perkenalan A dengan seorang pemuda lewat jejaring sosial facebook. Perkenalan dari dunia maya itu berlanjut ke dunia nyata. Keduanya pun berjanji untuk bertemu, lalu jalan-jalan mengelilingi Kota Palangka Raya saat malam Minggu.

Gadis 14 tahun itu tak menyangka. Pemuda yang baru saja dikenalinya itu tega melakukan tindak kejahatan terhadap dirinya. Setelah puas jalan-jalan, ia dibawa ke sebuah kontrakan yang berada tak jauh dari Taman Tugu Soekarno. Sesampai di kontrakan itu, sudah ada empat pemuda yang menunggu. Keempatnya diduga mabuk lem fox.

Korban pun tidak bisa apa-apa lagi. Semalaman gadis 14 tahun itu disekap dan diperkosa. Tidak bisa pulang sampai pagi. Hari pun beranjak siang. Akhirnya korban diantar pulang oleh salah satu pemuda yang diduga pelaku. Sesampainya di rumah korban, korban langsung diinterogasi sang ibu, yang sejak malam waswas memikirkan anak kesayangannya yang tak kunjung pulang. Awalnya korban tak mau mengakui apa yang terjadi selama semalaman.

Ibu korban pun tidak tinggal diam. Ia menelepon paman korban berinisial R (42), yang sedang dalam perjalanan dari Katingan. Sementara itu, pemuda yang mengantar A ke rumahnya, ditahan hingga paman korban datang. Sesampainya di rumah korban, sang paman langsung menginterogasi keponakannya. Akhirnya korban mengakui bahwa ia menjadi korban pemerkosaan oleh pemuda yang mengantarnya. Tanpa pikir panjang, sang paman mengamankan pemuda yang diduga pelaku ke Polsek Pahandut.

“Keponakan saya semalaman tidak pulang. Setelah saya interogasi, ternyata dia telah diperkosa oleh lima orang pemuda. Dia disekap semalaman,” ujar paman korban R kepada Kalteng Pos, Minggu (3/2).

Menurut keterangan sang paman, keponakannya baru saja kenal dengan pemuda yang diduga pelaku itu melalui facebook. Awalnya A keluar dari rumah dengan tujuan menemani sang nenek yang sedang opname di RSUD dr Doris Sylvanus. Kemudian A bertemu dengan pemuda diduga pelaku, lalu diajak malam mingguan.

“Siang tadi (kemarin) sekitar pukul 14.00 WIB, saya bawa ke Polsek Pahandut. Keponakan saya sempat mau kabur, namun digagalkan,” tegasnya.

Awalnya sang pria itu tidak mengaku. Namun karena terus didesak, akhirnya pemuda yang mengantar korban mengakui telah memerkosa.

 

"Awalnya dia (pelaku) mengaku (memerkosa) bersama dua orang temannya. Lalu bertambah menjadi empat orang. Total lima orang dengan dia (diduga pelaku yang berhasil diamankan),” jelasnya sambil penuh emosi.

Saat dibawa ke Polsek Pahandut, ibu korban tak henti-hentinya menangis, hingga akhirnya pingsan. Tak kuasa mengetahui putrinya telah menjadi korban pemerkosaan. Kemudian, satu dari lima pemuda diduga pelaku itu dibawa petugas ke Polresta Palangka Raya. Sang ibu dan korban melapor ke SPKT. Setelah diperiksa sekitar 30 menit, keluarga mengantar korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk visum.

Atas kejadian yang menimpa A, sang paman sangat menyesali.

“Ya inilah anak zaman sekarang. Kenalan lewat media sosial facebook. Padahal sudah sering saya ingatkan. Kalau berteman itu lihat-lihat dulu. Jangan sembarangan memilih teman,” pungkasnya.

 

Berduaan di Taman, Berujung ke Kamar

Sementara itu, akhir Januari 2019 lalu, aksi pencabulan pun terjadi di Palangka Raya. FN, seorang pelajar berusia 16 tahun mencabuli SM, yang masih berusia 14 tahun. Peristiwa itu terjadi Jumat (25/1) lalu. FN dibekuk Tim Buser Polres Palangka Raya di Jalan Adonis Samad, Rabu (30/1).

Aksi pencabulan itu dilakukan FN di rumah neneknya. Sebelumnya, korban yang masih duduk di bangku salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Palangka Raya, diajak jalan-jalan di Taman Yos Sudarso. Korban kegirangan, jalan berduaan. Diajak jalan dengan lelaki yang menyukainya.

Korban pun seperti terhipnosis. Mengiyakan ajakan FN untuk pergi ke rumah neneknya. Tak ada curiga. Korban menuruti ketika disuruh masuk ke dalam rumah, lalu ke kamar. "Ayo cepat masuk ke kamar, biar kamu cepat pulang," ujar Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasatreskrim AKP Harman Subarkah menirukan ajakan pelaku kepada korban.

Korban yang masih lugu, tidak sedikit pun menolak. Terus menuruti kemauan FN. Ketika sudah berada dalam kamar, korban disuruh untuk tidur di atas kasur. Selanjutnya, terjadilah hal tak senonoh itu.

Setelah puas, pelaku kemudian mengantarkan korban pulang. Beberapa hari kemudian, korban merasakan sakit pada kemaluannya. Ia pun mengadu kepada sang kakak. Terdengar hal itu oleh orang tua korban. Kemudian melapor ke kepolisian.

“Saat ini sudah kami proses. Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Palangka Raya,” katanya. (*ana/old/ram/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 28 Maret 2019 10:14

WADUH..!! Kalteng Peringkat 4 Penderita Stunting se Indonesia

PALANGKARAYA- Saat ini Kalimantan Tengah (Kalteng) menduduki peringkat keempat terburuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:28

Kecam Peredaran Miras Oplosan

PALANGKA RAYA-Bisnis peracikan dan penjualan minuman keras ilegal dan oplosan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:25

GEGER..!! Misterius, Tiba-tiba Keluar Darah di Leher Wanita Ini

PALANGKA RAYA-Peristiwa tak terduga dialami oleh aparatur sipil negara bernama…

Rabu, 20 Maret 2019 11:20

Perusahaan Wajib Hargai Bukti Milik Masyarakat

GUBERNUR Kalteng H Sugianto Sabran melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri…

Jumat, 15 Maret 2019 13:48

Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk)…

Minggu, 10 Maret 2019 12:56

Penduduk Bertambah, Tapi Bentang Alam Sebangau Wajib Dijaga

PALANGKARAYA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendukung kegiatan perlindungan dan pelestarian…

Minggu, 10 Maret 2019 12:49

Soal Sampah, Tanggungjawab Pemda Dong..!!

PALANGKA RAYA – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka…

Minggu, 24 Februari 2019 12:23

Dua Kelompok Tawuran, Ditangkap Lalu Dijemur

 Bundaran Besar mendadak heboh dengan adanya anak Puntun dan Mendawai…

Kamis, 21 Februari 2019 09:58
Orangtua Tak Terima Anaknya Tak Lulus Tes CPNS

Kontroversi CPNS Kapuas Belum Diketahui BKN

PALANGKA RAYA-Hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten…

Kamis, 21 Februari 2019 09:56

Buruh Memilih, PBS Wajib Meliburkan atau Membuat Giliran

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap perusahaan besar swasta (PBS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*