MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Selasa, 08 Januari 2019 09:22
Obesitas, Titi Minta Suami Nikah Lagi

Polda dan Pemprov Kalteng Turut Membantu

OBESITAS: Pinta Titi Wati (37), warga Jalan G Obos XXV Palangka Raya memiliki berat badan lebih 300 kilogram. Sehari-hari dihabiskan hhanya dengan tengkurap.ARNOLDUS MAKU/KALTENG POS

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Titi Wati, wanita 37 tahun itu, meminta suaminya untuk nikah lagi. Masalah obesitas yang dideritanya, membuatnya tak bisa melayani suami sejak enam tahun terakhir. Warga Jalan G Obos XXV Gang Bima itu pun merasa kasihan dengan suaminya. Lantaran, ia sudah tak mampu melayani kebutuhan biologis selayaknya pasangan suami istri.

Sambil menitikan air mata dan seolah pasrah, ibu dari Herlina (19) ini menuturkan, jika berkenan dirinya ingin suaminya untuk menikah lagi dengan perempuan lain. “Makan dan minum saya sudah mengharapkan suami. Setelah itu saya tidak mampu melayani suami. Makanya, saya pernah meminta suami untuk menikah lagi. Karena, hampir enam tahun terakhir sudah tidak melayani dia lagi,” ujar istri dari Edi ini.

Tersipu malu dan sesekali tertunduk, perempuan yang sering dipanggil Titin ini mengaku kasihan dengan suaminya yang enggan menikah lagi. Apalagi, suaminya masih bekerja keras untuk Herlina, anak perempuan mereka.

“Biar diminta nikah lagi, suami saya tetap tidak mau, soalnya dia ingat saya dan anaknya Herlina,” tutur Titin sedih.

Kini, berat badan Titin sudah mencapai 300 Kg. Dia hanya bisa tengkurap dan rebahan dengan posisi miring. “Tahun 2013 berat badan saya 167 kg,” kisah anak dari pasangan Kurnia dan Rustini ini sembari memegang fotonya sewaktu gadis.

Bahkan obesitas hebat yang diamalinya tidak mengurungkan niat sang suami untuk merawat dan menuruti permintaannya. “Bahkan suami saya sering memandikan saya. Membantu ke toilet. Itu memalukan,” kisah istri tukang kayu tersebut tentang suaminya.

Meskipun meminta suaminya menikah lagi, tetapi, Titin masih ada keinginan untuk memiliki keturunan lagi dari pernikahan yang sudah mereka rajut itu. “Ada keinginan untuk hamil dan memiliki anak, tetapi mau bagaimana kalau keadaan sudah seperti ini,” ujarnya.

Sekian lama, Titin juga merasa seperti dipandang berbeda dan aneh dengan orang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, dirinya berpasrah dan mengharapkan uluran tangan sejumlah pihak agar bisa mengeluarkan dirinya dari obesitas dan kembali beraktivitas normal seperti biasanya.

Yang dialami Titin, mendapat respons dari berbagai pihak. Saat dikunjungi di rumahnya, Titin tengah dikerumuni beberapa media serta tim Polda Kalteng dan Dinas Kesehatan Kalteng. Kabid Dokkes Polda Kalteng M Haris mengatakan, kadar gula Titin sangat tinggi. Hampir 400 lebih.

Sementara, Kepala Dinkes Kalteng Suyuti juga merespons baik. Bahkan akan memberikan bantuan berupa biaya. Tetapi, kata dia, hal ini juga perlu dikoordinasikan dengan Dinkes Kota Palangka Raya karena masuk di wilayah Kota Palangka Raya.

“Harus melibatkan ahli gizi. Proses penanganannya pun harus operasi pengecilan lambung, tidak bisa hanya tindakan konservatif saja,” ucapnya di sela-sela mengunjungi Titin.

Selain itu, pihaknya akan berkomunikasi dengan RSUD dr Doris Sylvanus serta pihak polda. Menurutnya, yang dialami Titin sudah masuk pada obesitas luar biasa. Karena, pada dasarnya seseorang dapat disebut obesitas jika berat badan sudah melebihi 10 kilogram dari berat ideal. “Apalagi ini, sudah jelas obesitas dan kami akan mencari jalan keluarnya,” singkatnya.

Menurut dia, sementara waktu akan dilakukan kunjungan dari RSUD dr Doris Sylvanus guna pengaturan gizi dalam keseharian. “Tentu, kami akan membantu karena memang ada anggaran khusus. Apalagi ibu Titin ini, memiliki BPJS. Lainnya, akan akan ditanggung provinsi,” pungkasnya. (old/abw/ami)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 28 Maret 2019 10:14

WADUH..!! Kalteng Peringkat 4 Penderita Stunting se Indonesia

PALANGKARAYA- Saat ini Kalimantan Tengah (Kalteng) menduduki peringkat keempat terburuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:28

Kecam Peredaran Miras Oplosan

PALANGKA RAYA-Bisnis peracikan dan penjualan minuman keras ilegal dan oplosan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:25

GEGER..!! Misterius, Tiba-tiba Keluar Darah di Leher Wanita Ini

PALANGKA RAYA-Peristiwa tak terduga dialami oleh aparatur sipil negara bernama…

Rabu, 20 Maret 2019 11:20

Perusahaan Wajib Hargai Bukti Milik Masyarakat

GUBERNUR Kalteng H Sugianto Sabran melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri…

Jumat, 15 Maret 2019 13:48

Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk)…

Minggu, 10 Maret 2019 12:56

Penduduk Bertambah, Tapi Bentang Alam Sebangau Wajib Dijaga

PALANGKARAYA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendukung kegiatan perlindungan dan pelestarian…

Minggu, 10 Maret 2019 12:49

Soal Sampah, Tanggungjawab Pemda Dong..!!

PALANGKA RAYA – Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka…

Minggu, 24 Februari 2019 12:23

Dua Kelompok Tawuran, Ditangkap Lalu Dijemur

 Bundaran Besar mendadak heboh dengan adanya anak Puntun dan Mendawai…

Kamis, 21 Februari 2019 09:58
Orangtua Tak Terima Anaknya Tak Lulus Tes CPNS

Kontroversi CPNS Kapuas Belum Diketahui BKN

PALANGKA RAYA-Hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten…

Kamis, 21 Februari 2019 09:56

Buruh Memilih, PBS Wajib Meliburkan atau Membuat Giliran

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berharap perusahaan besar swasta (PBS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*