MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 02 Januari 2019 10:21
Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan Kalimantan Tengah, nyaris makan korban manusia, Senin (31/12) lalu. Beruntung, nyawa para anak buah kapal (ABK) beserta nakhodanya selamat dari maut setelah mendapat pertolongan tim penyelamat.

Peristiwa itu menimpa tug boat yang menggandeng tongkang Buana Ocean 10. Tongkang bermuatan bauksit dari Sampit tujuan Kendawangan, Kalimantan Barat (Kalbar). Namun sebelum sampai tujuan, tiba-tiba terbalik dan tenggelam, setelah diterjang gelombang yang cukup besar.

Informasi yang dihimpun Selasa (1/1), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.23 WIB. Tepatnya pada posisi 03°-12'-649" S / 113°-03'-434" E atau -/+ 10 NM Bouy Merah OB Muara Sampit. Atau saat melintasi perairan di laut Ujung Pandaran, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Beruntung nakhoda tug boat Catur Budiarto dan tujuh ABK selamat dari maut. Mereka selamat setelah naik ke tongkang bermuatan bauksit yang ditarik oleh tug boat naas tersebut. Langkah tersebut mereka ambil karena melihat tug boat miring usai dihantam ombak besar. Sebelum tug boat tenggelam, nakhoda dan ABK memilih naik ke tongkang.

Dirpolair Polda Kalteng Kombes Pol Badarudin mengatakan, nakhoda dan ABK sudah divekuasi tim gabungan KSOP menggunakan KM Damaru KPLP. Delapan orang tersebut selamat dan sudah tiba di Sampit.

“Kami menyambut kedatangan mereka kru tug boat Buana superior yang tenggelam di laut, karena tersapu oleh ombak besar sehingga tug boat tersebut mengalami musibah hingga tenggelam. Nakhoda dan kru tug boat pun berpindah ke tongkang dan sudah diselamatakan. Kapal tongkang tersebut bermuatan bauksit dari Sungai Mentaya yang akan dibawa ke Kendawangan,” kata Badarudin kepada awak media di Pelabuhan Sampit, usai memantau arus mudik, Senin malam (31/12).

Dijelaskannya, pihaknya bersama KOSP Sampit juga akan mencari tahu apa penyebab hingga tug boat tersebut tenggelam. Namun Badarudin mengaku, akhir-akhir ini gelombang di laut cukup tinggi karena angin yang cukup kencang.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit Thomas Chandra menjelaskan tentang proses evakuasi nakhoda dan tujuah ABK tersebut. Menurut Thomas, setelah mendapat laporan sekitar pukul 08.23 WIB hingga KSOP Sampit melakukan koordinasi dengan KM Damaru untuk segera melakukan evakuasi terhadap ABK tersebut. Hingga pukul 11.00 WIB, tim KPLP Sampit berangkat dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB di lokasi. Sekitar pukul 15.30 WIB, mereka kembali ke Sampit membawa serta delapan orang tersebut.

“Kalau tug boat itu tenggelam dan perusahaan juga sudah memerintahkan untuk mengirim tug boat pengganti untuk mengamankan tongkang. Sementara untuk kru tug boat yang sudah dievakuasi sudah dibawa ke Sampit. Sebagian mereka adalah warga asal Sulawesi dan dari Pulau Jawa,” ungkapnya. (ais/ens)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 00:55

Selesaikan Masalah Ini, Perusahaan Wajib Hadir

KUALA KAPUAS-Mangkirnya pimpinan PT Lifere Agro Kapuas (LAK) dan PT…

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*