MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 11 Desember 2018 13:04
Aruta Dikepung Banjir

Diduga Akibat Aktivitas Pertambangan dan Perkebunan

Aparat TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan saat melihat lokasi banjir di wilayah Arut Utara, kemarin (10/12). (WARGA FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara (Aruta). Wilayah yang memiliki jarak kurang lebih 180 km dari Kota Pangkalan Bun tersebut sedang “dikepung” banjir. Beberapa desa dinyatakan terisolir seperti Desa Nanga Mua, Gandis dan Desa Sukarame.

 Banjir di Aruta menjadi malapetaka yang selalu menghantui setiap musim hujan tiba. Tidak bisa dipungkiri. Padatnya aktivitas pertambangan dan perkebunan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Seruyan tersebut menjadi salah satu pemicu “ganasnya” banjir melanda wilayah Aruta. Banjir diduga kerap kali terjadi akibat peralihan lahan.

Sehingga tidak ada kawasan untuk menahan air, alhasil ketika musim hujan tiba, sungai arut dan sungai-sungai kecil lainnya meluap hingga menenggalamkan rumah dan permukiman warga.

Camat Aruta Marwoto menyebut, banjir tersebut adalah dampak dari kegiatan perkebunan di Arut Utara dikarenakan kurang ada keseimbangan semuanya beralih fungsi. Sehingga wilayah Aruta dikepung banjir saat musim hujan terjadi.

“Saya pernah usulkan dibuat kanal yang besar sehingga air tidak tumpah semuanya ke sungai,” ucap Marwoto kepada wartawan usai menghadiri acara di rumah Betang Pasir Panjang, kemarin (10/12).

Marwoto tidak menampik, wilayah Aruta yang memiliki 15 ribu jiwa tersebut sebagian besar terbuka lahan perkebunan. Sehingga setiap tahun banjir selalu terjadi dan hampir 12 desa di Arut Utara terdampak banjir.

“Dari jumlah tersebut, 3.000 jiwa tinggal di bantaran Sungai terutama Kelurahan Pangkut sendiri, ini belum masuk bulan Januari tapi debit sungai terus naik, apalagi saat puncak penghujan nanti, saya sangat khawatir dengan masyarakat terutama yang tinggal di Kelurahan Pangkut, dan lagi saat ini saja akses jalan desa pun putus karena kedalaman air mencapai 1,5 meter,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, masalah banjir di Aruta karena musiman sehingga sulit diprediksi. Oleh sebab itu, kata bupati, untuk mengatasi banjir tersebut maka perlu dilakukan penghijauan dan mengamankan sepadan sungai.

“Apalagi sudah ada Peraturan Daerah di mana 500 meter dari Sepadan sungai dilarang melakukan penebangan. Sepadan sungai akan kita tanam bambu, karena berdasarkan hasil penemuan terbaru tanaman bambu itu ternyata mampu menahan abrasi sepadan sungai dan menahan air,”ujar Nurhidayah usai mengikusi aksi gerakan penanaman 10.000 pohon di kawasan Sport Center, Pangkalan Bun.(ala/ram)


BACA JUGA

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*