MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan
Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan
Anak-anak Panti Asuhan Annida Qolbu di Jalan Jaya Wijaya, Sampit, saat mendapat bantuan dari Ditpolair Polda Kalteng, Kamis (15/11). (BAHTIAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida Qolbu di Jalan Jaya Wijaya, Sampit, Kamis (15/111). Saat itu terlihat anak-anak panti menggunakan seragam corak batik dan celana hujau duduk rapi bersama para pengasuhnya. Kebetulan saat, mereka kedatangan tamu dari Ditpolair Polda Kalteng.

 

BAHTIAR EDY FAISAL, Sampit

 

SAMANGAT yang dilalui sejumlah anak-anak panti asuhan patut diangcung jempol. Dari 68 anak panti asuhan dengan berbagai latar belakang, baik yang masih bayi, disabalitas, remaja rentan hingga jompo. Sebagian dari mereka sebelumnya sudah yang mampu mandiri hingga sukses dan telah mendapatkan gelar sarjana.

Wakil Direktur Ditpolair Polda Kalteng AKBP Denny Haryadi mengatakan kunjungan mereka kali ini sebagai silaturahmi dan bentuk kepedulian terhadap anak panti. Dari kunjungan tersebut, ia melihat berbagai kesulitan yang dihadapi anak panti. Diantaranya terkait makanan dan juga pakaian.

“Ini adalah salah satu bentuk kegiatan kami. Disinilah kami bisa merasakan bagaimana sulitnya mereka berada di panti asuhan ini, sehingga secara pribadi kita bisa merasakan. Disamping itu, juga sebagai bentuk kita untuk berbagi,” kata Denny saat anjangsana ke Panti Asuhan Annida Qolbu, Kamis (15/11).

Dijelaskannya, anjangsana ke panti asuhan ini dalam rangka memperingati HUT ke-68 Ditpolair Polda kalteng tahun ini. Sehingga mereka bisa berbagi dengan anak panti, berupa bantuan tali asih, dalam bentuk bahan makanan serta sejumlah uang.

Sekretaris Panti Asuhan Annida Qolbu Rizal Azmi mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada anak-anak yatim tersebut. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk membantu anak-anak. “Jumlah anak disini ada 68, ada yang jompo, disabalitas, remaja rentan dan anak di bawah usia 10 tahun dan lima tahun ke bawah,” ungkap Rizal, kemarin.

Rizal juga mengaku, pihaknya tidak membatasi usai yang masuk panti asuhan tersebut. “Anak di panti ini ada yang berumur tujuh bulan hingga sekitar 54 tahun. Mereka yang mandiri ada yang sudah mengayuh pendidikan S1, menjabat manajer di perusahaan, ada yang menjadi pegawai di Seruyan dan yang lainnya,”  ungkapnya. (*)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .