MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan
Pemprov bersama Bank Indonesia, OJK, dan industri keuangan berencana menggelar pertemuan bersama seribu UMKM, pekan depan. (ANISA/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng menduduki angka tertinggi. Namun, tren pertumbuhan ekonomi di Bumi Tambun Bungai belum lepas dari kekayaan alam. Lantas, bagaimana upaya mengurangi ketergantungan tersebut? Berikut ulasannya!

 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

 

PADA triwulan III tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Kalteng tercatat sebesar 6,486 persen. Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang angkanya 5,17 persen saja. Secara regional, Kalteng juga tercatat paling tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia (BI) di Aula Betang Hapakat BI Kalteng, Rabu (14/11), pertumbuhan ekonomi lapangan usaha (LU) terbesar dibandingkan LU pertanian, kehutanan, dan perikanan. Utamanya bersumber dari komoditas kelapa sawit sebesar 19,83 persen, diikuti LU industri pengolahan CPO sebesar 15,91 persen. Sedangkan LU perdagangan besar dan eceran sebesar 13,17 persen, dan LU pertambangan dan penggalian sebesar 11,85 persen.

Selain itu, ekspor dari Kalteng masih didominasi dengan bahan mentah batu bara sebesar 65,83 persen, CPO 8,44 persen, karet 6,58 persen, dan kayu 6,34 persen. Karena itu, perlu beberapa upaya mengurangi ketergantungan terhadap kekayaan SDA dan ekspor bahan mentah. Tujuannya, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Kalteng.

Ada beberapa upaya dapat dilakukan. Salah satunya melalui pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Namun, dalam mengembangkan UMKM sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Kalteng, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan kemampuan dan pengetahuan. Hal tersebut dapat dilihat dari pelaku usaha yang masih menggunakan alat-alat sederhana dan kurang memerhatikan kualitas barang.

Tak hanya itu. Pelaku UMKM pun mengaku sulit dalam melakukan penjualan produk, karena pemasaran hanya dalam lingkup kota, kabupaten, dan kecamatan saja. Ditambah lagi dengan terbatasnya akses permodalan para pelaku UMKM.

Kepala BI Perwakilan Kalteng Wuryanto mengatakan, salah satu yang bisa dilakukan, yakni duduk bersama mencari jalan keluarnya. Pertemuan bersama 1.000 UMKM se-Kalteng akan digelar, Sabtu (17/11). Menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, perbankan dan asosiasi industri usaha mikro kecil dan menengah AKUMANDIRI.

“Kegiatan ini rencananya akan dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM, deputi gubernur BI, anggota dewan komisioner OJK, dan gubernur Kalteng,” ungkapnya, kemarin.

Dalam pertemuan itu, akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit atau pembiayaan oleh perbankan kepada 100 pelaku usaha UMKM terpilih. Tujuannya, untuk mengatasi salah satu permasalahan permodalan. Selain itu, juga akan dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat hak cipta, merek dan halal, dan penyerahan sertifikat IUMK.

“Iya, nanti akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit kepada 100 pelaku usaha terpilih, sekaligus penyerahan secara simbolis sertifikat,” katanya.

Harapannya, kegiatan ini mampu bersinergi antara BI, OJK, Pemprov Kalteng, dan industri keuangan khususnya perbankan, sehingga bersama-sama mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tidak hanya sekadar bertemu. Kami akan terus melakukan pembinaan kepada UMKM,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan tidak menjadi yang terakhir, tetapi menjadi starting point yang baik untuk pengembangan UMKM, khususnya industri produktif di Kalteng. Mengingat, kata dia, UMKM adalah usaha yang memiliki penyerapan tenaga kerja paling banyak.

“Oleh karena itu, menjadi kewajiban bersama untuk mengembangkan UMKM yang ada Kalteng, sehingga perekonomian lebih meningkat,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, Lies Fahimah berharap agar kegiatan ini benar-benar berjalan sesuai dengan visi dan misi gubernur Kalteng. Mengingat misi keempat gubernur Kalteng adalah mengendalikan inflasi dan pertumbuhan serta meminimalkan kemiskinan.

“Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, jila perlu dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan kepedulian perbankan, untuk memberikan peluang besar kepada pelaku usaha. Ke depan, kata dia, industri keuangan tak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga memberikan pelatihan usaha yang lebih luas. (*/ce)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 13:20

CATAT..!! Kapolda Jamin Keamanan Surat Suara

PALANGKA RAYA-Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko menyampaikan kepada seluruh…

Kamis, 18 April 2019 11:42

Gubernur : Siapapun yang Terpilih, Doa kan yang Terbaik

PALANGKA RAYA-Sebagai warga negara, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memiliki hak…

Rabu, 17 April 2019 13:30

Penggiat Lingkungan Desak Perusahaan Pemilik Tongkang Ditindak

Insiden tertabraknya tiang pancang pembangunan Jembatan Tumbang Samba di Kecamatan…

Selasa, 16 April 2019 10:28

BRAKKKK...!! Tongkang Hantam Jembatan Belum Jadi, Begini Kondisinya

KASONGAN–Sebuah tongkang bermuatan kayu log milik perusahaan HPH PT Dwima…

Selasa, 16 April 2019 10:25

Motor Tabrakan Dahsyat, Satu Tewas

PALANGKA RAYA- Adu kuat dua kuda besi di Jalan Tingang…

Selasa, 16 April 2019 10:23

NGERI..!! Pakai Tombak dan Parang, Mertua dan Temannya Bunuh Menantu

AKSI kejahatan yang mengakibatkan nyawa melayang tak terhindarkan. Di Sepang,…

Selasa, 16 April 2019 10:21

BUAT CALEG, INGAT YA..!! Suara Banyak, Belum Tentu Terpilih, Begini Hitung-Hitungannya....

PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2019 akan memasuki babak akhir. Besok, 17…

Senin, 15 April 2019 11:19

Bahan Melimpah, Harga Rotan Murah

PALANGKA RAYA-Dalam lawatannya ke Palangka Raya, Menteri Perdagangan (Mendag) RI…

Minggu, 14 April 2019 13:41

3 Bulan Pascaoperasi, Apa Kabar Terbaru Wanita Tergemuk di Kalteng Itu..??

Pihak RSUD dr Doris Sylvanus kembali menimbang berat badan Titi…

Minggu, 14 April 2019 13:39

Pedagang Ngeluh Harga Bawang Mahal, Ini Kata Mendag

PALANGKA RAYA - Para pedagang keluhkan naiknya harga bawang kepada Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*