MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 13 November 2018 10:56
Diguyur Hujan, Rumah Dinas Terbakar
Ahmad Maulana bersama orang tuanya diantara bangunan rumah kayu tempat tinggal mereka di Jalan S. Parman tepatnya Bangkirai II Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (12/11). (BAHTIAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT – Bersamaan dengan hujan lebat mengguyur Kota Sampit dan sekitarnya, Senin (12/11) dini hari WIB, satu rumah kayu di Jalan S Parman, tepatnya di Bangkirai II, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ludes dilahap api. Akibatnya, barang-barang berharga, termasuk baju seragam sekolah milik anak penghuni Rumah Dinas Pertanian itu juga ikut terbakar. Anak-anaknya pun tidak bisa sekolah, kemarin.

Seragam sekolah yang biasanya digunakan telah tiada, setelah api malahap rumah kayu yang dihuni satu keluarga tersebut. Julia Inggrit Meilani (17), siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadyah yang duduk di bangku kelas 12 bersama dua adiknya, Ahmad Maulana (13) Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Sampit dan Syifa Khairunisa yang masih Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Sampit itu tidak bisa masuk sekolah seperti biasanya. Alasannya karena dalam musibah itu, menghanguskan baju seragam sekolah mereka. Bangunan rumah pun nyaris ludes. Pakaian, buku sekolah hingga tas pun ikut terbakar.

Ahmad Maulana, anak kedua dari pasangan Jhon Wahyudi dan Suparmi itu nampak sedih. Dia hanya bisa melihat buku pelajaran, topi sekolah, hingga tas dan seragamnya yang hangus terbakar. Bahkan ia tidak bisa sekolah kemarin lantaran tidak memiliki baju seragam lagi.

"Tadi (kemarin) enggak sekolah. Karena seragamnya enggak ada. Maunya sekolah, tapi sudah izin sama guru di sekolah tadi," kata Ahmad Maulana saat ditemui di puing-uping bangunan rumah yang terbakar, Senin (12/11).

Bahkan ia belum tahu hari selanjutnya bisa sekolah seperti biasanya atau tidak. Karena selain baju seragam, alat tulis dan sepatu pun hangus terbakar.

"Enggak sekolah kalau enggak ada seragam. Kalau pake baju bebas nanti beda sendiri sama yang lain. Maunya sama-sama pake seragam. Kalau enggak ada seragam, enggak sekolah dulu sementara, sampai ada seragam," kata siswa yang mengaku menyukai pelajaran Bahasa Indonesia itu.

Kebakaran tersebut terjadi saat itu sekitar pukul 02.45 WIB. Suparmi yang sebelumnya tertidur bangun setelah mencium bau gosong seperti bau karet yang terbakar di dapur rumahnya. Dia pun mencoba mengecek dan melihat ada api pada bagian atas dinding di dekat kompor bagian dapur.

"Lampu mati hidup sampi tiga kali. Karena terbangun, lalu saya lihat sudah ada api yang hidup di pojok. Mau dipadamkan enggak berani. Soalnya ada tabung gas juga di situ. Anak-anak enggak sekolah, karena baju seragamnya juga terbakar. Saya hanya sempat menbawa berkas penting sama kipas angin,” ungkap Suparmi, yang saat kejadian panik karena berusaha membangunkan anaknya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur Rihel membenarkan, adanya peristiwa tersebut. Saat itu, pihaknya mengrim empat unit mobil pemadam. “Kondisi saat itu hujan gerimis, di bawah juga banjir (luapan air, red). Api berhasil padam oleh petugas. Kalau penyebab kebakaran diduga akibat korsteling listrik,” ungkapnya. (ais/ens/CTK)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…

Jumat, 07 Desember 2018 14:24

Kalteng Putra Ambisi Beli Pemain Asing

EUFORIA lolosnya Kalteng Putra ke Liga 1 musim depan, belum…

Kamis, 06 Desember 2018 15:07

Kalteng Putra Disambut Bak Pahlawan, Diguyur Bonus 170 Persen dari Gaji

Tim Kalteng Putra disambut bak pahlawan. Turun dari pesawat yang…

Kamis, 06 Desember 2018 14:54

Truk Terbalik ! Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka (Sub)

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:46

Karyawan PT AKT Ditelantarkan, Dua Bulan Gaji dan BPJS Kesehatan Belum Dibayar

PURUK CAHU-Massa dari pekerja PT Asmin Kolindo Tuhup (AKT) mendatangi…

Jumat, 30 November 2018 10:45

MANTAP..!! Dishut Gagalkan Penyelundupan Kayu

PALANGKA RAYA-Lima unit truk bermuatan kayu terparkir di Kantor Dinas…

Kamis, 29 November 2018 11:20

WADUH..!! Cuma Dalam Waktu 2 Pekan, Sudah Ada 16 Pasangan Cerai

NANGA BULIK-Kurang dari dua pekan pascaresmi berdiri, Pengadilan Agama (PA)…

Kamis, 29 November 2018 11:19

Orangutan Diselamatkan dari Kebun Durian

SEMPAT meresahkan warga, orangutan berjenis kelamin jantan dengan berat 87,7…

Sabtu, 24 November 2018 11:53

Maling Walet Pakai Senpi Rakitan

SAMPIT-Satreskrim Polres Kotim berhasil meringkus pelaku spesialis pencuri sarang burung…

Sabtu, 24 November 2018 11:52

Geledah Kantor BPN, 179 Buku Tanah Disita

SAMPIT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggeledah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .