MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 13 November 2018 10:47
2.900 Ikut Tes, Hanya 82 yang Lulus
Peserta tes CPNS tampak serius mengerjakan soal di hari terakhir seleksi kompetensi dasar (SKD) di Asrama Haji Sampit, Senin (12/11). (ARIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT - Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kotawaringin Timur berakhir Senin siang (12/11). Dari 2.900 peserta yang mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD), hanya 82 orang yang dinyatakan memenuhi passing grade. Sehingga 82 peserta itu yang dinyatakan lulus dan berhak mengikut seleksi kompetensi bidang (SKB). 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto menjelaskan, sejak diadakan tes CPNS wilayah Kotim 7 November lalu, hingga hari terakhir kemarin, hanya 82 orang yang dinyatakan memenuhi nilai passing grade atau mampu melalui tahapan SKD. Padahal ada sekitar 2.900 peserta yang mengikuti tes SKD ini. Artinya, masih ada 520 formasi yang masih belum terisi, dari total 602 yang dibutuhkan.

Menurutnya, kesiapan dini memang diperlukan dalam tes CPNS kali ini, baik kesiapan mental, belajar dan restu orang tua. Peserta banyak mengeluhkan soal yang sulit. Padahal menurut Alang, tidak ada yang sulit, jika ingin menjadi abdi Negara, ya harus bersungguh-sungguh dalam mengikuti tes CPNS ini. Harus ditanamkan niat dan kesiapan yang matang.

Dijelaskannya, masih banyak peserta yang kurang mental dan kesiapan dalam mengikuti SKD kali ini. Misalnya, ada yang tertinggal kartu peserta, jadwal tidak tahu dan datangnya terlambat. Ini menandakan, kesiapan peserta sangat kurang, sehingga kesungguhan dalam mengikuti tes menjadi faktor yang menentukan kelulusannya.

“Dari 520 formasi yang belum terisi, BKD Kotim menyatakan itu keputusannya ada di Menpan, BKD hanya sebagai penyelenggara,” ujarnya kepada Kalteng Pos, kemarin.

Dari 82 peserta yang memenuhi nilai SKD, semua formasi terpenuhi, tetapi untuk formasinya masih belum diserahkan kepada BKD Kotim, masih ada di Badan Kepegawaian Negara. “BKN masih memilih dan memilah peserta yang berhasil memenuhi tes SKD tersebut sehingga dari BKD belum bisa mengumumkannya,” terang Alang.

Peserta yang tidak memenuhi nilai SKD, salah satunya ialah Sri Rahmawaty Rukmini. Dia hanya memperoleh nilai 260 dari 298 nilai ambang batas berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) PAN & RB Nomor 37 tahun 2018. Menurut gadis asal Kecamatan Kota Besi yang juga sarjana perawat ini, kesiapan yang minim dan waktu untuk mengerjakan soal sangat kurang. “Bayangkan, soal ada 100, sementara waktu yang disediakan hanya 90 menit. Artinya untuk satu soal pengerjaannya kurang dari satu menit. Dan pula, soalnya sangat panjang sehingga para peserta membutuhkan waktu untuk membacanya sangat minim,” akuinya.

Sri pasrah tidak memenuhi nilai SKD tersebut. “Semoga di tahun yang akan datang masih dibuka peluang untuk penerimaan CPNS lagi,” kata Sri Rahmawaty Rukminisaat dibincangi Kalteng Pos setelah mengikuti tes CPNS di Asrama Haji Sampit. (rif/ens)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*