MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial
Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah
Beberapa petugas KPU Kota Palangka Raya saat melakukan pengecekan DPT bagi para pemilih pemula, di Taman Pasuk Kameloh, Jumat (9/11). (ANISA/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu bagi kontestan untuk meraup suara. Terutama kaum milenial yang mendominasi jumlah penduduk negeri. Seiring itu, banyak waktu bagi para pemilih untuk memastikan dirinya sudah masuk DPT atau belum.

 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

==================-==========

GENERASI milenial disematkan kepada mereka yang lahir pada rentang waktu dari 1980-an hingga awal 2000-an. Generasi ini, menjadi jumlah terbanyak penduduk Indonesia, apabila diklasifikasikan berdasarkan usia.

Generasi milenial alias muda-mudi, sangat mudah dijumpai. Kerap kongkow-kongkow di mal, taman, dan tempat-tempat wisata lainnya. Gaya hidup pemuda yang kini diikuti kelompok usia di atasnya,

karena pemuda tidak akan melewatkan keseharianya tanpa diabadikan dengan ponsel canggih, lalu diunggah ke media sosial seperti whatsapp, instagram, facebook, twitter, dan lainnya.

Karena menjadi yang dominan dalam jumlah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan perhatian khusus terhadap generasi milenial. Terutama hak pilih mereka pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Cara yang dilakukannya, sebagaimana yang terjadi di Taman Pasuk Kameloh, Palangka Raya, Jumat (9/10) lalu.

“Silakan cek, nama anda sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) apa belum?” ucap seorang pria mengajak beberapa remaja menghampiri pos KPU Palangka Raya.

Sedikit bingung, beberapa gadis yang mengenakan jas almamater Universitas Palangka Raya itu, menuruti ajakan. Ternyata, mereka sedang sosialisasi melindungi hak pilih dengan pengecekan DPT pemilu 2019.

“Bisa lihat KPT-el nya?” ucap perempuan yang bertugas.

Ada yang mengejutkan. Beberapa remaja mendapat hadiah dari petugas, lantaran namanya tidak terdaftar di DPT. Petugas pun langsung mendaftarkan menjadi pemilih tetap saat pemilu nanti. Bagi masyarakat yang namanya tidak terdaftar di DPT, petugas memberikan pulsa senilai Rp10 ribu.

Itulah alasan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya Ngismatul Khoiriyah, memilih taman sebagai tempat sosialisasi terkait pemilu 2019 nanti. Kenapa?

Pertama, generasi milenial tidak ketinggalan dengan ponsel canggih dan media sosialnya yang sudah pasti banyak pengikut (followernya).

Taman menjadi lokasi yang tepat menjaring generasi milenial untuk disosialisasi, karena taman merupakan lokasi favorit kaum milenial, entah hanya sekadar untuk berswafoto bersama teman-temannya. Tak lama, foto itu diunggah di akun media sosial. Like dan komen akan dibanjiri para follower.

“Yang kami sasar memang anak-anak muda atau sering disebut generasi milenial. Sebab, mereka memiliki banyak jaringan media sosial. Mereka bisa mengunggah sosialisasi ini di media sosialnya,” ucap Ketua KPU Kota Palangka Raya, Ngismatul Khoiriyah.

Sementara itu, target pemilih milenial juga dilakukan oleh KPU Kalteng, sebagai salah satu bentuk tugas sosialisasi. Pasalnya, untuk menjaring pemilih pemula yang cerdas, pihaknya menyasar ke beberapa universitas. Selain untuk pengecekan DPT para pemilih pemula, tetapi juga mendapat informasi terkait pemilih yang cerdas.

“Sosialisasi ini kan sudah menjadi tugas dari KPU. Jadi sudah semestinya kami melakukan ini, ya. Memang yang kami gencarkan adalah generasi milenial,” ucap Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim.

Dijelaskannya, pemilih pemula memiliki potensi yang sangat luar biasa, dengan jumlah mencapai hingga 15-17 persen. Pasalnya, pemilih pemula masih memiliki idealisme yang bagus, sehingga diharapkan paham akan kepentingan pemilu. Mengetahui siapa yang dipilih, dan paham bagaimana cara memilih yang benar.

“Harapan kami, melalui sosialisasi ini pemilih pemula bisa mengetahui siapa yang dipilih dan bagaimana cara memilih yang benar,” ujarnya.

Memang, tambahnya, saat ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi terkait pemutakhiran data, karena akan dilakukan rekap nasional pada 15 November nanti. Harapannya, masyarakat yang masih belum masuk dalam DPT, akan segera ter-cover secara keseluruhan.

Diakuinya, antusias para pemilih pemula sangat luar biasa. Sebab, kebanyakan mahasiswa yang menempuh pendidikan, tidak semua warga Kota Palangka Raya. Untuk itu, sosialisasi ini sangat perlu dan disambut baik oleh para pemilih pemula. Mereka menjadi paham, apabila tidak sempat pulang ke daerahnya saat pemilu 17 April nanti, masih bisa melakukan pemilihan di Kota Palangka Raya.

“Yang pasti kami cek dahulu, apakah sudah terdaftar atau belum di daerahnya. Apabila sudah terdaftar, maka bisa mengajukan pindah pemilih,” bebernya. (*/ce)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .