MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42
Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M
Sudah menghabiskan dana Rp180 miliar, Gor Indoor Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangka belum tuntas. Bahkan, masih kurang Rp24 miliar lagi untuk menyelesaikannya. (DOK / KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud. Meski Pemprov tak ingin gedung olahraga itu disebut mangkrak, yang pasti proyek di Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangka Raya itu mandek alias terhenti.

Tak ingin proyek itu mubazir, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meninjau dan berencana menuntaskan proyek pemerintah periode sebelumnya itu.

“Masih membutuhkan dana sedikitnya Rp24 miliar untuk menyelesaikan pembangunan. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan tenaga konsultan sebelumnya,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng, Falery Tuwan mengungkapkan, Pemprov Kalteng telah menggelontorkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp180 miliar. Namun, belum cukup untuk menyelesaikannya. Untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut, masih membutuhkan dana sebesar Rp24miliar lagi.

“Pembangunan terakhir dilakukan 2016 lalu. Dengan adanya pemerintahan yang baru, banyak prioritas pembangunan dengan menggunakan skala prioritas. Sehingga pembangunan gor, untuk sementara terhenti pembangunannya,” kata Falery di ruang kerjanya, Jumat (12/10).

Walau demikian, gedung yang berkapasitas 6 ribu penonton tersebut sudah dapat digunakan. Salah satunya adalah event kepemudaan dan olahraga di bawah naungan Dispora Kalteng.

“Tanggal 19 Oktober mendatang, akan kita gunakan untuk menggelar even nasional kirab pemuda nasional, kendati dengan fasilitas yang ada seperti saat ini,” jelas Falery.

Walaupun proyek itu mandek, beberapa fasilitas pendukung, seperti toilet, saluran perairan, dan listrik sudah dilengkapi, sehingga dapat digunakan untuk menggelar event di sana. Terkait penggunaan gedung nantinya, tetap melihat jenis kegiatan yang akan digelar.

“Karena belum semuanya dilakukan pembangunan, maka harus tetap memprioritaskan kegiatan pemuda dan olahraga. Di luar itu, seperti konser musik atau kegiatan lainnya, belum dapat diizinkan,” tuturnya.

Gor serbaguna Palangka Raya itu dilengkapi (site plan) parkir mobil, parkir motor, ruang komunitas, drop off, selasar, lapangan olahraga, ruang fungsional, fasilitas pendukung, tangga silinder, parkir bus, parkir official, power house, exit, dan lainnya.

Latar belakang pembangunan gedung tersebut, lantaran Kota Palangka Raya merupakan ibu kota Provinsi. Sebagaimana halnya kota lain yang ada di Pulau Kalimantan, yang kaya akan sumber daya alam, memiliki fasilitas atau gedung olahraga, maka dibangunlah gedung tersebut.

Potensi yang dimiliki Kota Cantik, mencakup budaya hingga komoditas alamnya.  Untuk mencapai kemajuan ekonomi dan pendapatan daerah, maka harus diiringi dengan ketersediaan fasilitas-fasilitas pemerintahan, publik, maupun privat.

Dengan adanya esadaran masyarakat akan kebutuhan fasilitas publik yang multifungsi, serta animo berolahraga yang sangat tinggi, maka perlu didorong untuk menambah fasilitas olahraga seperti pembangunan gor.

Tujuan adalah selain berpartisipasi dalam pengembangan perekonomian Kota Palangka Raya, melalui penciptaan kegiatan bernilai tambah, juga memfasilitasi kegiatan olahraga dan kepemudaan, sehingga menciptakan kondisi masyarakat yang aktif, sehat, dan positif.

Selain itu, untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar kawasan lokasi rencana investasi, serta mendorong perkembangan perekonomian di Kota Palangka Raya. (nue/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*