MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18
Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia
Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum kuat upaya pencegahan yang dilakukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP-TPPO).

Hal ini diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana S Yembise saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) GT PP-TPPO 2018, di Ballroom Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Kamis pagi (11/10).

Yohana menyadari, untuk upaya pencegahan yang lebih masif, perlu adanya penguatan antarlembaga dan kementerian terkait. Menurutnya, kebijakan dan program yang dihasilkan lebih fokus pada penindakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), namun belum mampu memaksimalkan upaya pencegahan.

“Perempuan dan anak adalah masa depan dari bangsa ini. Harus dijaga dan dilindungi. Tindak pidana perdagangan orang adalah tindakan kriminal nasional yang kasusnya terus meningkat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perdagangan orang merupakan konspirasi dan dilakukan oleh mafia-mafia yang terselubung. Caranya, dengan langsung masuk kepada keluarga-keluarga tak mampu. Mengiming-imingi penghasilan besar di luar negeri. Tapi ternyata, di sana mereka diperdagangkan.

“Melalui rakornas ini, mari kita buka kembali program yang sudah kita buat. Kemudian, kita evaluasi bersama. Marilah kita kembali membangun komitmen untuk melawan dan memberantas kejahatan perdagangan orang. Maka, rakornas kali ini harus berjalan serius,” ungkap perempuan yang juga sebagai ketua harian GT-PP TPPD pusat ini dalam sambutannya, kemarin.

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Venneta R Danes,yang merupakan ketua panitia Rakornas GT PP-TPPO 2018 mengatakan, dipilihnya Kalteng sebagai tuan rumah, dikarenakan letak yang strategis, berada di tengah-tengan Indonesia. Kemudian, adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah dan jajaran untuk mendukung kegiatan ini.

Dikatakannya, melalui rakornas ini, diharapkan dapat diketahui kinerja dan tugas PP-TPPO pusat, provinsi, kabupaten/kota dalam pencegahan serta penanganan TPPO, pratik-praktik baik yang muncul dalam PP-TPPO, permasalah dan tantangan yang dihadapi, serta rekomendasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan dan tantangan tersebut.

Selain itu, diharapkan dapat mensinergikan pelaksanaan langkah-langkah pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang secara nasional.

Dijelaskannya, rapat koordinasi teknis (rakortek) perlindungan hak perempuan (PHP) merupakan forum koordinasi tentang perlindungan hak perempuan. Melalui rakortek PHP, diharapakn dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, sinkronisasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam upaya perlindungan hak, baik di pusat maupun daerah. Juga untuk meningkatkan hak perempuan melalui perencanaan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kebijakan-kebijakan perlindungan hak perempuan, dan meningkatkan standarisasi dan kualitas hak perempuan.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Habib Said Ismail yang membacakan sambutan Gubernur Sugianto Sabran mengatakan, Provinsi Kalteng berkomitmen untuk menjadi terdepan dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

“Kami menyadari bahwa perdagangan orang merupakan pelanggaran terhadap HAM. Sejak awal kami sudah diberi mandat, bahwa Kalteng akan menjadi provinsi yang bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis (BERKAH) bagi perempuan dan anak,” ujarnya, kemarin.

“Secara teknis, kami sudah meningkatkan berhatian untuk masa depan anak. Kami juga mendorong seluruh daerah di Kalteng, untuk terus mengembangkan daerahnya menjadi kota layak anak,” tegasnya. (bud/ens)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:25

Kepala Daerah Diawasi

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah terus mengawasi…

Jumat, 14 Desember 2018 14:14

Berawal di Kalteng, Puncak PHI di Bukit Tinggi

PALANGKA RAYA-Kalimantan Tengah (Kalteng) diberi kepercayaan sebagai provinsi pertama yang…

Jumat, 14 Desember 2018 14:07

PARAH ! Oknum ASN Kurir Sabu

SUKAMARA-Kepolisian Resort (Polres) Sukamara kembali mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan…

Rabu, 12 Desember 2018 08:33

DIPA Kalteng Naik Rp900 M

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menerima daftar…

Selasa, 11 Desember 2018 13:11

OALAH ! Ayah Dua Anak Ini Bawa Kabur Motor Ustaz

SAMPIT-Perbuatan Endiansyah tak patut ditiru. Pasalnya, bukannya ke masjid untuk…

Selasa, 11 Desember 2018 13:08

BEJAT ! Pemuda Ini Cabuli Bunga di Hadapan Pacarnya

SAMPIT-Entah apa yang ada dalam benak AR. Pemuda 21 tahun…

Selasa, 11 Desember 2018 13:02

160 ASN Kobar Tes Urine

PANGKALAN BUN-Dalam rangka memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah…

Senin, 10 Desember 2018 12:06

Dua Gadis dan Tiga Pria Terciduk di Kamar Hotel

DUA gadis yang masih berusia belasan tahun terjaring razia. Dua…

Senin, 10 Desember 2018 11:58

LUAR BIASA ! Kiper Asal Palangka Raya Ini Bawa Persib Juara

PALANGKA RAYA- Dunia olahraga, khususnya cabang olahraga sepakbola di Bumi…

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .