MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18
Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia
Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum kuat upaya pencegahan yang dilakukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP-TPPO).

Hal ini diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana S Yembise saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) GT PP-TPPO 2018, di Ballroom Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Kamis pagi (11/10).

Yohana menyadari, untuk upaya pencegahan yang lebih masif, perlu adanya penguatan antarlembaga dan kementerian terkait. Menurutnya, kebijakan dan program yang dihasilkan lebih fokus pada penindakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), namun belum mampu memaksimalkan upaya pencegahan.

“Perempuan dan anak adalah masa depan dari bangsa ini. Harus dijaga dan dilindungi. Tindak pidana perdagangan orang adalah tindakan kriminal nasional yang kasusnya terus meningkat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perdagangan orang merupakan konspirasi dan dilakukan oleh mafia-mafia yang terselubung. Caranya, dengan langsung masuk kepada keluarga-keluarga tak mampu. Mengiming-imingi penghasilan besar di luar negeri. Tapi ternyata, di sana mereka diperdagangkan.

“Melalui rakornas ini, mari kita buka kembali program yang sudah kita buat. Kemudian, kita evaluasi bersama. Marilah kita kembali membangun komitmen untuk melawan dan memberantas kejahatan perdagangan orang. Maka, rakornas kali ini harus berjalan serius,” ungkap perempuan yang juga sebagai ketua harian GT-PP TPPD pusat ini dalam sambutannya, kemarin.

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Venneta R Danes,yang merupakan ketua panitia Rakornas GT PP-TPPO 2018 mengatakan, dipilihnya Kalteng sebagai tuan rumah, dikarenakan letak yang strategis, berada di tengah-tengan Indonesia. Kemudian, adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah dan jajaran untuk mendukung kegiatan ini.

Dikatakannya, melalui rakornas ini, diharapkan dapat diketahui kinerja dan tugas PP-TPPO pusat, provinsi, kabupaten/kota dalam pencegahan serta penanganan TPPO, pratik-praktik baik yang muncul dalam PP-TPPO, permasalah dan tantangan yang dihadapi, serta rekomendasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan dan tantangan tersebut.

Selain itu, diharapkan dapat mensinergikan pelaksanaan langkah-langkah pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang secara nasional.

Dijelaskannya, rapat koordinasi teknis (rakortek) perlindungan hak perempuan (PHP) merupakan forum koordinasi tentang perlindungan hak perempuan. Melalui rakortek PHP, diharapakn dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, sinkronisasi, dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam upaya perlindungan hak, baik di pusat maupun daerah. Juga untuk meningkatkan hak perempuan melalui perencanaan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kebijakan-kebijakan perlindungan hak perempuan, dan meningkatkan standarisasi dan kualitas hak perempuan.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Habib Said Ismail yang membacakan sambutan Gubernur Sugianto Sabran mengatakan, Provinsi Kalteng berkomitmen untuk menjadi terdepan dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

“Kami menyadari bahwa perdagangan orang merupakan pelanggaran terhadap HAM. Sejak awal kami sudah diberi mandat, bahwa Kalteng akan menjadi provinsi yang bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis (BERKAH) bagi perempuan dan anak,” ujarnya, kemarin.

“Secara teknis, kami sudah meningkatkan berhatian untuk masa depan anak. Kami juga mendorong seluruh daerah di Kalteng, untuk terus mengembangkan daerahnya menjadi kota layak anak,” tegasnya. (bud/ens)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 09:57

Sejak Januari, Sudah 16 Kali Kasus Ular Masuk Rumah

PALANGKA RAYA– Dalam beberapa hari terakhir banyak informasi aduan warga…

Kamis, 20 Juni 2019 09:55

Sadis, Begini Cara Fadli Mengeksekusi Bosnya Sendiri

MUARA TEWEH - Kasus pembunuhan tahun 2016 yang dilakukan oleh seorang…

Kamis, 20 Juni 2019 09:52

Lima Kabupaten Zona Merah Stunting, Dua Kabupaten Jadi Perhatian Utama

PALANGKA RAYA-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalteng merilis bahwa bahwa lima…

Rabu, 19 Juni 2019 13:01

Sering Nonton Bokep, Bini Tidur, Anak Tiri yang Digenjot

PERBUATAN keji seorang ayah tiri berusia 31 di salah satu…

Rabu, 19 Juni 2019 12:58

Bupati Sering Terima Laporan ASN Malas Ngantor

BUNTOK–Kedisiplinan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Barsel terus menjadi sorotan, terutama…

Rabu, 19 Juni 2019 12:56
Keracunan Usai Makan Nasi Kotak di Pemberkatan Nikah

Tak Ada Tambahan, Ini Jumlah Korban Keracunan Jamaat Gereja

MUARA TEWEH-Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek…

Rabu, 19 Juni 2019 12:53

Dikirim Via Paket, 1 Kg Ganja Berhasil Diamankan

PALANGKA RAYA – Anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng menyita satu kilogram ganja…

Rabu, 19 Juni 2019 12:51

BEJAT..!! 5 Pria Memperkosa Gadis, Direkam Pakai Ponsel

SAMPIT – Kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan 5 pria terhadap…

Minggu, 16 Juni 2019 14:25

Arus Balik Padati Pelabuhan Bahaur

PULANG PISAU–Arus balik melalui Pelabuhan Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (15/6),…

Minggu, 16 Juni 2019 14:18

BIKIN DEG-DEGAN, Gubernur Isyaratkan Rombak Kabinetnya

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran isyaratkan dalam waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*