MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 12 Oktober 2018 10:15
Aset Dikonversi, Istri Yantenglie Serahkan Mobil Fortuner
Mobil Fortuner yang dikembalikan istri Yantenglie ke pihak Dirkrimsus

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Perkara mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie terus dikembangkan. Sudah banyak aset Yantenglie disita kepolisian. Aset milik Yantenglie yang disita tersebut diubah alias dikonversi. Bukan lagi menjadi milik Yantenglie. Akan segera dilelang dan uangnya dimasukkan ke kas daerah Katingan yang raib Rp35 miliar.

Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalteng, Ade Iwan Ruswana menuturkan, prosedur pengembalian uang kas daerah, salah satunya melalui penyitaan aset. Setelah aset Yantenglie semuanya dikumpulkan penyidik, kemudian dilakukan lelang. Uang hasil lelang itulah yang akan masuk ke dalam kas negara sebagai pengganti yang hilang.

“Untuk saat ini, kasus Yantenglie masih menjadi kewenangan penyidik. Untuk melakukan lelang, merupakan hak mereka,” ungkap Ade kepada Kalteng Pos, Kamis (11/10).

Jika rumah dan tanah Yantenglie yang sudah disita, nominalnya belum mencapai Rp35 miliar, maka nasib Yantenglie ditentukan di meja hijau. Termasuk putusan terkait pengganti kerugian negara dengan hukuman badan alias penjara.

“Jika nanti aset tersebut tidak bisa mengembalikan kerugian negara, maka keputusan akan ada di pengadilan. Apakah kurungan badan bertambah? Kita tunggu saja hasil dari pemeriksaan dan lelang dari pihak kepolisian,” bebernya.

Untuk mengembalikan kerugian negara akibat hilangnya kas daerah Pemda Katingan di Bank Tabungan Negara (BTN) Pondok Pinang, Jakarta di masa Ahmad Yantenglie duduk di kursi Bupati Katingan, kepolisian terus menelusuri aset Yantenglie. Termasuk mengembangkan kemungkinan adanya tersangka lain.

Mobil Yantenglie Diserahkan

Sejak Senin (8/10) lalu, Yantenglie ditahan di Mapolda Kalteng. Terus menjalani pemeriksaan.

Dari pantauan Kalteng Pos, Rabu (10/10) sekitar pukul 17.45 WIB, segerombolan orang keluar dari Kantor Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalteng. Di antaranya istri Yantenglie, Farida Yeni (FY).

Dari informasi yang dihimpun Kalteng Pos, Farida Yeni mengantarkan dan menyerahkan mobil Fortuner ke pihak Dirkrimsus.

“Sejauh ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Wadirreskrimsus Polda Kalteng AKBP Teguh Widodo, Kamis (11/10).

Kemungkinan ada pihak ketiga yang ikut serta dalam dugaan penggelapan uang kas negara tersebut, masih terus didalami penyidik.

“Yang jelas, istri Yantenglie (FY) sudah datang memenuhi panggilan kami dan menyerahkan aset,” imbuh Teguh.

Sementara itu, Kasubdit AKBP Devy Firmansyah mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan panjang lebar saat ini. Sebab, berkas penyelidikan belum lengkap atau belum P21. “Saya tidak berani memberikan keterangan, karena takut ada yang salah nantinya,” jelasnya, saat dikonfirmasi soal perkembangan penyelidikan pihaknya.

Seperti diketahui, raibnya kas daerah itu bermula saat deposito Rp100 miliar ke BTN Pondok Pinang, Jakarta, pada 2014 silam. Pemkab Katingan sempat menarik dana itu Rp65 miliar. Pemkab masih menerima transferan bunga bank dari saldo Rp35 miliar.

Namun, kecurigaan muncul ketika bunga bank tidak disetor lagi oleh pihak bank ke kas daerah. Saat ditelusuri dan hendak ditarik semua, tidak bisa. Akhirnya, Pemkab dan DPRD Katingan melapor ke Polda Kalteng dan Mabes Polri, terkait kejanggalan raibnya uang kas daerah sebesar Rp35 miliar tersebut. (idu/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*