MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 10 Oktober 2018 13:04
Sabu 7 Kg Asal Malaysia Disita
Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto (tengah), didampingi Dirreskoba Kombes Pol Agustinus Suprianto (kiri), dan Kapolres Lamandau AKBP Andhika Wiratama menunjukkan barang bukti sabu, di Mapolda Kalteng, Selasa (9/10).(DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Seorang kurir sabu jaringan internasional berhasil ditangkap anggota Polres Lamandau. Polisi menyita 7 kilogram (7,169 gram) kristal putih dari tangan tersangka Panji Rajji. Tangkapan ini merupakan tangkapan paling besar yang dilakukan Polda Kalteng dan polres jajaran.

 

“Sabu dikirim dari negara tetangga yaitu Malaysia. Dikirimkan melalui perbatasan Kalbar. Kemudian baru ke Kalteng,” ujar Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Rikwanto, didampingi Dirreskoba Kombes Pol Agustinus Suprianto, dan Kapolres Lamandau AKBP Andhika Wiratama, kemarin (9/10).

 

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos, berdasarkan video yang beredar, penangkapan itu dilakukan Rabu (3/10). Saat itu, polisi lalu lintas (polantas) Polres Lamandau sedang patroli di Jalan Trans-Kalimantan. Anggota mencurigai sebuah mobil Avanza. Lalu, polisi memberhentikan dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, di dalam dua tas ransel ditemukan enam kantong besar berisi sabu.

Tersangka sempat berusaha kabur. Namun diberi tindakan tegas oleh polisi. Kaki kiri pria 27 tahun itu ditembak.

 

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah mengirimkan dua kali paketan sabu dengan jumlah yang besar. Sebelumnya, tersangka membawa 5 kilogram sabu. Lolos. Rencananya, barang haram itu akan dikirim ke Kalimantan Selatan.

“Akibat perbuatannya, tersangka terancam maksimal hukuman mati dan minimal enam tahun kurungan penjara serta denda Rp10 miliar,” ungkap jenderal bintang satu itu kepada awak media.

 

Rikwanto menambahkan, dengan adanya penangkapan besar semacam ini, akan memberikan efek jera terhadap kurir sabu. Minimal para kurir tidak lagi melewati jalur Kalteng.

”Kami akan melakukan koordinasi dengan Kalbar dan Kalsel, untuk melakukan penutupan akses terhadap jalan yang dianggap rawan transaksi narkoba. Dengan adanya tangkapan besar tersebut, ribuan masyarakat yang ada di Kalimantan telah terselamatkan dari penggunaan narkoba jenis sabu” ungkapnya.

 

 

Sementara itu, Ditresnarkoba Kombes Pol Agustinus Suprianto menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus ini. Tujuannya, mengungkap gembong narkoba yang ada di Kalimantan.

Pengedaran sabu di Kalimantan seperti rantai yang putus, karena para kurirnya cukup andal dalam melakukan pengiriman. Contohnya saja Pandi Rajji. Ia melakukan pengiriman secara estafet. Transitnya nanti di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kemudian, baru dibawa lagi oleh kurir lainnya menuju Kalsel.

“Mendapat informasi ini, kami akan melakukan patroli secara intensif lagi, agar tidak kecolongan,” tegasnya.

 

Pemprov Apresiasi Kinerja Polda

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mengapresiasi kinerja kepolisian daerah (Polda) Kalteng, yang berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu sebesar tujuh kilogram di Kabupaten Lamandau. Karena merupakan tangkapan terbesar di Kalteng ini.

“Upaya aparat penegak hukum menjalankan fungsi dan melakukan pencegahan kejahatan di bidang narkoba ini, kami apresiasi,” ucap Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, saat diwawancara Kalteng Pos di Gedung DPRD Kalteng, kemarin.

Fahrizal mengatakan, penangkapan narkoba yang dilakukan pihak kepolisian ini sejalan dengan pemikiran Gubernur Kalteng, yang menginginkan perang terhadap narkoba di Bumi Tambun Bungai ini. Gubernur begitu peduli dengan upaya aparat penegak hukum. Ia mendukung sikap tegas tembak di tempat bagi para gembong narkoba ini.

“Ini menjadi salah satu yang merusak generasi pemuda Kalteng. Karena itu, menjadi peringatan bagi kita semua untuk mewaspadai narkoba ini,” jelasnya.

Menurutnya, untuk wilayah Kalteng sendiri, sangat dimungkinkan sebagai tempat transit ataupun peredaran narkoba dari wilayah lain. Hal ini menjadi perhatian untuk semua pihak. Bersama-sama untuk pencegahannya. Caranya, dengan melaporkan apabila menemukan atau mencurigai adanya indikasi pendistribusian dan peredaran perdagangan narkoba di Kalteng ini. Karena narkoba ini merusak segala aspek kehidupan dan masa depan bangsa.

“Saya tidak tahu ya, apakah Kalteng ini sebagai transit saja atau justru tempat peredarannya. Namun, harus dicegah semua pihak,” tegas Fahrizal.

Masih dengan mudahnya peredaran narkoba di Kalteng ini, artinya masih belum kuatnya upaya pencegahan di daerah masing-masing oleh lembaga yang menanggani hal tersebut. Sebagai contoh, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Karena hanya dua daerah saja yang sudah terbentuk. Sementara daerah lainnya masih belum.

“Tentunya ke depan, harapan kami agar setiap bupati segera membentuk BNNK-nya. Karena ini sangat berpengaruh terhadap upaya pencegahan narkoba,” pungkas Fahrizal. (idu/ari/ce/ram)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:04

Mantan Istri Yantenglie Diperiksa Tujuh Jam

WAKIL Ketua DPRD Katingan Endang Susilawatie dimintai keterangan terkait hilangnya kas daerah semasa…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

JANGAN MACAM-MACAM..!! ASN Tidak Netral Bisa Dipidana, Sanksi Penjara Dua Tahun

PALANGKA RAYA-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Satriadi dengan tegas mengatakan, Aparatur…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

INGAT..!! Jangan Sampai Kehilangan Hak Pilih

PALANGKA RAYA-Daftar pemilih sudah seharusnya tanpa kesalahan. Sebab, siapa saja berhak memilih dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:01

Pencuri Uang Amal Masjid Ditangkap Polantas

PALANGKA RAYA- Terhenti sudah pelarian pencuri uang yang ada di kotak amal masjid, yang terjadi beberapa…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18

Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .