MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 09 Oktober 2018 10:41
Melihat Pengembangan Pariwisata di Kobar
Tugu Palagan Sambi, Obyek Wisata Bernilai Sejarah
Bupati Kobar Hj Nurhidayah ketika mengunjungi Monumen Tugu Palagan Samba di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara. (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Destinasi wisata di Bumi Marunting Batu Aji—sebutan Kotawaringin Barat (Kobar), tidaklah sedikit. Bahkan pemerintah daerah setempat sudah menyiapkan konsep wisata yang terintegrasi antara destinasi yang satu dengan yang lainnya. 

 

HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

 

PEMERINTAH sudah menyiapkan wisata budaya yang bisa terintegrasi dengan wisata Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Turis-turis nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke TNTP bisa menikmati kesenian dan budaya khas Kobar. Wisatawan mancanegara ketika tiba maupun pulang dari TNTP bisa singgah di rumah betang Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

Wisatawan akan disuguhkan tarian adat, olahraga tradisional seperti memanah, menyumpit dan kesenian tradisional lainnya. Hal ini ditawarkan, agar wisatawan mancanegara memiliki banyak kesan ketika datang ke Kobar.

Tidak hanya mengintegrasikan wisata budaya dan alam saja. Pemerintah daerah juga sudah memiliki wacana besar untuk mengembangkan wisata alam dan sejarah yang ada di Arut Utara (Aruta). Wilayah Aruta memiliki jalur yang cocok untuk melakukan offroad.

Pemerintah mempunyai rencana, agar di wilayah Aruta bisa dilaksanakan event offroad. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan keindahan jalur maupun potensi wisata daerah yang dimiliki Bumi Marunting Batu Aji. Selain melaksanakan offroad, peserta bisa diajak melintasi jalur-jalur wisata. Salah satunya wisata Monumen Tugu Palagan Sambi.

“Kita punya Bukit Marundau yang memiliki pemandangan yang bagus, kemudian Monumen Palagan Sambi yang sarat akan nilai sejarah. Nah, inilah yang akan kita perkenalkan,” kata Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah kepada wartawan, baru-baru ini.

Pemerintah menilai, Monumen Tugu Palagan Sambi sarat dengan nilai sejarah. Sehingga cukup diminati wisatawan dari luar daerah. Karena banyak hal yang didapat ketika mengunjungi destinasi wisata ini. Salah satunya, bisa memberikan edukasi atau pendidikan bagi para pengunjungnya, untuk mengetahui sejarah perjuangan pahlawan bangsa. 

Sebagai bentuk keseriusan mengembangkan destinasi tersebut, pemerintah daerah mulai melakukan perbaikan jalan dan jembatan menuju monument itu. Secara perlahan, jalan menuju Monumen Tugu Palagan Sambi mulai bisa dilalui. Hal itu berkat proyek konsorsium yang digagas pemerintahan Nurhidayah-Ahmadi Riansyah (NURANI).

“Pengembangan pariwisata terutama Monumen Tugu Palagan Sambi ini juga menjadi perhatian kami. Dengan perbaikan infrastruktur ini, saya yakin untuk menjangkaunya lebih mudah,” ungkap Bupati Kobar Hj Nurhidayah. (*)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan budaya dan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau cacat spiritual. Untuk…

Senin, 08 Oktober 2018 09:25
Bambang, pemuda yang meresahkan Warga Kuala Pembuang

Pria Ini Berdoa Minta Gempa dari Atas Jembatan

Cari perhatian. Biar tenar. Momen gempa dianggap sebagai candaan. Hal itulah yang dilakukan Bambang.…

Kamis, 04 Oktober 2018 09:46
Menengok Anak Penderita Gizi Buruk di RSUD dr Doris Sylvanus

Meski Kondisi Pas-pasan, Orang Tua Tak Pernah Berpaling Muka

Harapan Ade Putra untuk bertumbuh dan berkembang layaknya remaja pada umumnya, pupus. Sejak lima tahun…

Senin, 01 Oktober 2018 10:42
Sinergitas Polri dan Insan Pers Demi Menciptakan Pemilu yang Damai

Junjung Tinggi Independensi Pemberitaan

Pemilu 2019 begitu rentan terhadap gesekan antar simpatisan. Belum lagi jika persaingan politik yang…

Sabtu, 29 September 2018 11:07
Taman Baca Baraoi, Membuka Mata dan Melihat Dunia (3/selesai)

Pindah Rumah agar Lebih Dekat Sekolah

No pain no gain.Secara harfiah bisa diartikan, tanpa rasa sakit, tidak akan mendapatkan sesuatu. Demikianlah…

Kamis, 20 September 2018 10:09
Diah Isma Khairani Paparkan Penelitiannya di Depan Sri Mulyani

Murid SD Sanggau, Peneliti Cilik Terunggul 2018

Semangat belajar menjadi kunci sukses. Meski tak punya waktu khusus belajar di rumah, Diah Isma Khairani…

Senin, 17 September 2018 09:50
Arif Rahman, Mempekerjakan 13 Saudaranya Menjadi Badut

Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa…

Kamis, 13 September 2018 10:11
Cecep Juanda, Tuna Rungu yang Berjalan Kaki Keliling Indonesia

Mengampanyekan Kesehatan dan Persatuan

Kekurangan tak menjadi halangan. Meski dalam keterbatasan, mencoba meraih impian. Menjelajahi negara…

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .