MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 05 Oktober 2018 09:58
Polisi Periksa Lima Saksi

Ungkap Penyebab Kematiannya, Mayat Sopir Travel Diautopsi di Palangka Raya

Polisi saat memeriksa mayat M Zaidi alias Unyir sebelum dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Murjani Sampit, Rabu (3/10) lalu. (BASARNAS FOR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT - Penemuan mayat M Zaidi atau Unyir (32) tanpa busana di Sungai Mentaya, Rabu 3/10) lalu telah ditangani Polres Kotim. Terkait kasus tersebut, polisi sudah memeriksa lima orang saksi. Dugaan sementara, sopir travel itu dibunuh, lalu dibuang ke sungai. Motifnya diduga karena cinta segitiga, karena korban menjalin hubungan dengan seorang wanita yang masih berstatus istri orang.

Untuk membantu mengungkap penyebab kematian pria 32 tahun itu, polisi langsung membawa jenazahnya ke RSUD dr Murjani Sampit. Selanjutnya, mayat pria asal Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuhan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan itu dibawa ke kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk diautopsi.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasatreskrim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Ada lima orang yang sudah diperiksa. “Penyidik masih memeriksa saksi-saksi,” kata Wiwin saat dikonfirmasi, Kamis, (4/10).

Sementara warga yang mengenal Unyir yang bekerja sebagai sopir travel tersebut mengaku korban dikenal cukup baik. Namun sebagian juga mengetahui bahwa pria tersebut sedikit tertutup alias kurang terbuka dengan teman-temannya.

“ Dia itu (Unyir, Red) orangnya baik, dan sudah lama juga bekerja ikut kami disini (travel, red),” kata Nur Hayati saat dijumpai di travelnya di Jalan Ir H Juanda, Sampit, Kamis (4/10). “Dia itu orangnya jarang bicara dan tertutup juga. Biasa kalau datang paling tidur lalu berangkat,” tambah perempuan rekannya Unyir di travel tersebut.

Pantauan dari Facebook dengan nama Idi Mpt yang diduga akun milik Unyir dengan terakhir diperbaharui foto profil pada 28 September 2018 pukul 10.25 WIB. Foto yang di-upload terakhir tersebut, tampak Unyir menggunakan kemeja biru dengan motif kotak-kotak, dan tulisan keterangan foto dengan singkatan ‘d mna nc’ dengan 31 komentar.

Seperti diketahui, pada Rabu (3/10), ditemukan mayat seorang pria tanpa busana di Sungai Mentaya dengan kondisi bengkak. Diduga merupakan korban penganiayaan. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa korban dianiaya seseorang befrinisial Fa yang diduga merupakan orang tua dari perempuan yang memiliki hubungan dengan Unyir.

M Zaidi yang kerap di panggil Unyir tersebut diduga memiliki hubungan dengan salah satu perempuan yang mengaku janda yang belum diketahui namanya. Namun perempuan tersebut memiliki suami, hingga Fa yang merupakan orang tua perempuan tersebut diduga tidak terima anaknya menjalin hubungan dengan Unyir. Alasannya, karena anaknya sudah menikah dengan pria lain.

Untuk mengakhiri cinta segitiga tersebut, ayah si perempuan itu diduga telah memukul dan menceburkan Unyir ke Sungai Mentaya, hingga akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat. (ais/ens)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*