MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 04 Oktober 2018 10:32
Mantan Pejabat Nyambi Jual Obat Terlarang
Kabag Ops AKP Asdini Pratama Putra didampingi Kasatresnarkoba AKP Dhani S (kanan, duduk) menunjukkan barang bukti obat terlarang, kemarin (3/10). (LOGMAN KALTENG POS)

PROKAL.CO, TAMIANG LAYANG- Wance alias Bapak Riko tidak sadar telah diincar polisi. Pria yang diketahui sebagai mantan pejabat di DLH Kabupaten Bartim tersebut terbukti menjual atau mengedarkan obat terlarang.

 

Pria 62 tahun diciduk dikediamannya Desa Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, Senin (1/10) sekitar pukul 14.46 WIB. Barang bukti yang disita polisi sebanyak 1.380 butir obat seledryl yang tidak memiliki izin edar.

Selain Wance, polisi juga mengamankan dua tersangka lain yakni, Hamdani (32) dengan barang bukti obat samcodin sebanyak 527 butir dan Mufid Deva Herman (43) dengan obat seledryl sebanyak 5.016 butir. Keduanya ditangkap selama sepekan terakhir dalam waktu dan tempat berbeda.

"Untuk Hamdani TKP Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur dengan hari sama dengan pensiunan ASN Wance hanya waktu berbeda sekitar pukul 16.45 WIB. Sedangkan Mufid di Desa Unsum Kecamatan Raren Batuah Selasa (25/9) pukul 11.45 WIB lalu,"kata Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kabag Operasional AKP Asdini Pratama Putra didampingi Kasaresnarkoba AKP Dhani, Rabu (3/10).

Menurut Asdini, jajaran Satresnarkoba berhasil melakukan pengungkapan berdasarkan informasi masyarakat yang resah selama ini. Bahkan, sebut dia, di antara pelaku yang menjual tidak hanya warga dewasa namun sasarannya pelajar.

Hal itu, sambung Kasatreskoba, dengan sebelumnya polisi yang menerima informasi dari salah satu sekolah di Tamiang Layang maupun Ampah. Sejumlah pelajar tertangkap tangan para tenaga pendidik dalam kondisi mabuk obat. "Dari sana dilakukan pengembangan dan akhirnya ketiga pelaku mulai terkuak," imbuhnya.

Pelaku masih dimintai keterangan untuk pengembangan. Sedangkan ketiganya sama dijerat dengan Pasal 196 Ju Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 36/2009 tentang kesehatan.

 

"Terancam hukuman penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak satu miliar," tandasnya. (log/ram)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…

Jumat, 07 Desember 2018 14:24

Kalteng Putra Ambisi Beli Pemain Asing

EUFORIA lolosnya Kalteng Putra ke Liga 1 musim depan, belum…

Kamis, 06 Desember 2018 15:07

Kalteng Putra Disambut Bak Pahlawan, Diguyur Bonus 170 Persen dari Gaji

Tim Kalteng Putra disambut bak pahlawan. Turun dari pesawat yang…

Kamis, 06 Desember 2018 14:54

Truk Terbalik ! Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka (Sub)

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:46

Karyawan PT AKT Ditelantarkan, Dua Bulan Gaji dan BPJS Kesehatan Belum Dibayar

PURUK CAHU-Massa dari pekerja PT Asmin Kolindo Tuhup (AKT) mendatangi…

Jumat, 30 November 2018 10:45

MANTAP..!! Dishut Gagalkan Penyelundupan Kayu

PALANGKA RAYA-Lima unit truk bermuatan kayu terparkir di Kantor Dinas…

Kamis, 29 November 2018 11:20

WADUH..!! Cuma Dalam Waktu 2 Pekan, Sudah Ada 16 Pasangan Cerai

NANGA BULIK-Kurang dari dua pekan pascaresmi berdiri, Pengadilan Agama (PA)…

Kamis, 29 November 2018 11:19

Orangutan Diselamatkan dari Kebun Durian

SEMPAT meresahkan warga, orangutan berjenis kelamin jantan dengan berat 87,7…

Sabtu, 24 November 2018 11:53

Maling Walet Pakai Senpi Rakitan

SAMPIT-Satreskrim Polres Kotim berhasil meringkus pelaku spesialis pencuri sarang burung…

Sabtu, 24 November 2018 11:52

Geledah Kantor BPN, 179 Buku Tanah Disita

SAMPIT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggeledah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .