MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 04 Oktober 2018 09:41
CPNS Bongkar NIK Palsu

Lebih Banyak Formasi Dibanding Pelamar

Selain masyarakat umum, calon pelamar CPNS juga tampak berjubel di Disdukacapil Palangka Raya mengurus data kependudukan, Rabu (3/10)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Palangka Raya dilanda kekhawatiran. Penyebabnya, penerimaan CPNS kali ini justru membongkar banyaknya Nomor Induk Kependudukan (NIK) diduga palsu. Karena banyak pendaftaran ditolak akibat NIK dan nama tidak muncul.

Sejak dibuka pendaftaran CPNS pada 26 September lalu, lebih banyak jumlah formasi yang tersedia ketimbang pelamarnya. Dari 202 formasi CPNS Kota Palangka Raya yang dibuka, hingga kemarin baru 70 yang berhasil mendaftar secara online. Itupun baru tujuh berkas fisiknya diterima panitia melalui kantor pos.

“Sampai tanggal 2 Oktober lalu, masih tujuh berkas fisik pelamar yang masuk ke kami. Itu melalui kantor pos. Dari data yang tercatat pada sistem pendaftaran online, ada sekitar 70 pelamar yang berhasil,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, Mesliani Tara kepada Kalteng Pos, Rabu (3/10).

Sulitnya mengakses portal pendaftaran CPNS, kata dia, mengharuskan calon pelamar ekstra hati-hati ketika mengisinya. Sekali kesalahan, akan berakibat fatal. Teliti dengan baik formasi, tempat, dan lainnya. Jangan sampai salah. Apabila diunggah, sulit untuk diubah lagi.

“Berharap akan ada banyak pelamar lagi yang mengirimkan berkas fisik mereka. Kalaupun ada masyarakat yang belum memahami tahapan CPNS ini, agar dapat berkonsultasi dengan kami. Kami siap untuk membantu,” kata Mesliani.

Sebenarnya pendaftaran online tidak terlalu ribet. Tetapi, tautan sscn.bkd.go.id selalu sibuk (busy server), membuat pelamar mesti ekstra bersabar. Sesekali link bisa diakses, nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) berbeda. Tidak sinkron. Akses pun ditolak. Muncul dugaan NIK dan KK palsu beredar.

“Nah, kalau soal itu, kami tidak berani dan berwenang untuk menanggapi. Silakan konfirmasikan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),” kilahnya.

Sementara itu, salah satu warga Kota Palangka Raya, Rio mengeluhkan NIK dan KK yang tak sinkron dikeluarkan Disdukcapil. Akibatnya, saat mendaftar online, data tidak terbaca. Nama tidak muncul atau ditolak.

“Kecewa ya. Kok bisa NIK dan nomor KK berbeda? Ini sangat merugikan. Apalagi batas waktu pendaftaran yang tak lama lagi,” keluhnya.

Banyaknya persoalan teknis, tak membuat batas waktu pendaftaran diperpanjang. Tetap sesuai dengan jadwal semula, yakni dari 26 September sampai 15 Oktober mendatang.

“Saya belum dapat informasi resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk pengunduran batas waktu pendaftaran. Karena itu, batas waktu sesuai dengan jadwal semula,” ujar Plt BKPP Kota Palangka Raya, Mesliani Tara kepada Kalteng Pos, Rabu (3/10).

Mesliani menjelaskan, berdasarkan formasi CPNS yang dibuat pihaknya, untuk batas akhir pendaftaran di tanggal tersebut, dengan persyaratan yang lainnya. Bagi para pelamar diharapkan untuk menggunakan kesempatan dan waktu yang sudah ada itu.

“Termasuk kami juga menyediakan ruang khusus di BKPP ini, bagi para pelamar yang masih belum mendapatkan kejelasan soal informasi formasi CPNS dan lainnya. Jadi, berkomunikasi dan berkonsultasilah. Kami berharap semua tahapan ini berproses dengan baik. Masyarakat atau pelamar mesti menggunakan waktunya sebaik mungkin, untuk dapat mengakses secara online,” pungkas Mesliani.

Kendala pendaftaran CPNS secara online, mulai dari NIK berbeda dengan nama, ataupun tidak terdaftar di Disdukcapil, hingga soal gangguan jaringan, harus diperhatikan pemerintah. Sebab, di satu sisi, akan merugikan pelamar. Sehingga harus ada kebijakan untuk menyiasati kondisi tersebut. Termasuk dipersiapkannya lamaran secara manual, sebagai alternatif ketika tidak bisa dilakukan secara online.

“Harusnya disiapkan saja berkas lamaran secara manual, lalu mengirimkannya ke BKD masing-masing. Kami menunggu adanya kebijakan lain dari pusat terkait seleksi CPNS ini, dalam hal pendaftaran,” tegas Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, baru-baru ini.

Selain itu, pihaknya berharap ada perpanjangan waktu pendaftaran. Meski itu ranahnya pusat. “Ya, kalau bisa diundur, kenapa tidak? Namun saya ingatkan pula kepada masyarakat, agar dapat menggunakan waktu yang ada ini untuk mendaftar secara online, terutama di jam-jam yang tak sibuk,” tukas Fahrizal.

 

358 FORMASI PEMPROV, BARU 574 PELAMAR

Sudah lebih sepekan pendaftaran CPNS Pemprov Kalteng juga sepi peminat. Indikasinya, pelamar kesulitan mendaftar dan masih kebingungan terkait persyaratannya.

“Sudah 574 orang sampai siang ini yang mendaftar. Kalau terbanyak formasi apa yang diminati itu belum kami rekap datanya,” ujar Kasubbid Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Dewi kepada Kalteng Pos, Rabu (3/10).

Dia mengungkapkan, BKD Kalteng menyedikan layanan keluhan bagi pelamar CPNS yang bingung atau merasa mengalami kendala untuk memenuhi syarat pendaftaran.

“Iya kami ada layanan keluhan. Ada nomor telepon yang bisa dihubungi. Bisa dilihat di website BKD. Hubungi saja nomor itu,” jelas dia.

Dikatakannya, selama pendaftaran memang ada keluhan dari pelamar. Umumnya, berdasarkan data yang masuk, keluhan pelamar CPNS untuk formasi provinsi berkisar pada akreditasi dan kualifikasi pendidikan.

“Keluhan terbanyak itu masalah kualifikasi pendidikan dan akreditasi perguruan tinggi,” jelas dia.

Sementara itu, pihaknya belum menerima informasi perpanjangan pendaftaran CPNS hingga 15 Oktober 2018 dari Badan Kepegawaian Negaran (BKN). Sehingga BKD tidak berani memastikan apakah informasi itu benar atau hoax.

“Kami belum dapat surat resmi dari BKN. Jadi tidak berani mengatakan itu (diperpanjang lima hari, red) benar. Sampai saat ini pendaftaran itu dari 26 September-10 Oktober,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kalteng Katma F Dirun mengakui hal yang sama, bahwa dirinya belum mengetahui informasi perpanjangan pendafataran.

“Saya belum tahu itu,” kata Katma.

Dia juga mengungkapkan, BKD Kalteng membuka pelayanan kepada masyarakat yang ingin bertanya. Dia mempersilakan masyarakat datang ke BKD jika bingung.

“Setiap hari banyak calon pelamar di Kantor BKD (datang bertanya, red),” ucapnya. (ari/uni/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:11

OALAH ! Ayah Dua Anak Ini Bawa Kabur Motor Ustaz

SAMPIT-Perbuatan Endiansyah tak patut ditiru. Pasalnya, bukannya ke masjid untuk…

Selasa, 11 Desember 2018 13:08

BEJAT ! Pemuda Ini Cabuli Bunga di Hadapan Pacarnya

SAMPIT-Entah apa yang ada dalam benak AR. Pemuda 21 tahun…

Selasa, 11 Desember 2018 13:02

160 ASN Kobar Tes Urine

PANGKALAN BUN-Dalam rangka memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah…

Senin, 10 Desember 2018 12:06

Dua Gadis dan Tiga Pria Terciduk di Kamar Hotel

DUA gadis yang masih berusia belasan tahun terjaring razia. Dua…

Senin, 10 Desember 2018 11:58

LUAR BIASA ! Kiper Asal Palangka Raya Ini Bawa Persib Juara

PALANGKA RAYA- Dunia olahraga, khususnya cabang olahraga sepakbola di Bumi…

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…

Jumat, 07 Desember 2018 14:24

Kalteng Putra Ambisi Beli Pemain Asing

EUFORIA lolosnya Kalteng Putra ke Liga 1 musim depan, belum…

Kamis, 06 Desember 2018 15:07

Kalteng Putra Disambut Bak Pahlawan, Diguyur Bonus 170 Persen dari Gaji

Tim Kalteng Putra disambut bak pahlawan. Turun dari pesawat yang…

Kamis, 06 Desember 2018 14:54

Truk Terbalik ! Satu Tewas, 11 Orang Luka-Luka (Sub)

SAMPIT - Kecelakaan tunggal terjadi pada areal perkebunan kelapa sawit…

Jumat, 30 November 2018 10:46

Karyawan PT AKT Ditelantarkan, Dua Bulan Gaji dan BPJS Kesehatan Belum Dibayar

PURUK CAHU-Massa dari pekerja PT Asmin Kolindo Tuhup (AKT) mendatangi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .