MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 29 September 2018 11:16
Kata Bawaslu, Pencalonan Bisa Dibatalkan, Ini Alasannya
ILUSTRASI

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Masa kampanye pemilihan presiden (pilpres) dan legsilatif (pileg), sudah dimulai sejak 23 September lalu. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalteng terus pasang mata dan telinga, khususnya terkait kerawanan dugaan pelanggaran hingga kecurangan. Tim pemenangan capres-cawapres, caleg DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota, harus memahami aturan mainnya.

Apalagi, saat ini tidak hanya politik uang (money politics). Politik barang-barang seperti kebutuhan rumah tangga pun dimainkan. Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi mengatakan, jika dalam perjalanan kampanye terjadi politik uang maupun barang, pihaknya akan melakukan penindakan berupa sanksi pembatalan sebagai calon.

“Kami akan melakukan penindakan sanksi, baik itu laporan maupun tertangkap tangan oleh Bawaslu,” ungkap Satriadi saat dibincangi via ponsel, Jumat (28/9).

Meski politik uang tidak hanya membagikan uang, tetapi juga barang lain termasuk sembilan bahan pokok (sembako), tetap ada beberapa barang yang dibolehkan untuk dibagikan. Hanya saja, dalam konteks bahan kampanye saja.

“Ada beberapa bahan kampanye yang boleh dibagikan kepada masyarakat. Selain itu, sangat dilarang,” tegasnya.

Bahan kampanye yang boleh dibagikan, lanjut Satriadi, di antaranya selebaran, brosur, pamflet, poster, stiker, pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, dan alat tulis.

“Barang yang disebutkan itu adalah dalam rangka bahan kampanye. Di luar dari itu, dilarang. Harganya pun tidak boleh melebihi Rp60 ribu,” ucapnya.

Menurutnya, pencegahan politik uang tidak hanya semata-mata untuk peserta kampanye. Tetapi masyarakat juga berperan penting dalam hal ini. Diakui Satriadi, pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat, agar tidak menerima politik uang. Diharapkan melaporkan kepada Bawaslu, apabila menemukan politik uang.

“Kami terus sosialisasi, baik kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Tidak hanya di tingkat provinsi saja, tetapi juga di daerah-daerah hingga kelurahan,” ucapnya.(*abw/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*