MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 25 September 2018 10:26
ASTAGAAA...!! Sopir Truk Itu Meninggal di Toilet
ILUSTRASI/NET

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Agus Budi Santosa ditemukan tergeletak di dalam toilet salah satu rumah makan, di Jalan Mahir Mahar, kemarin (24/9). Pria berusia 51 itu ditemukan meninggal sekitar pukul 14.10 WIB.

Peristiwa mengejutkan ini berawal ketika sopir truk itu datang dari Pulang Pisau. Kemudian singgah di warung makan. Memesan susu soda.

“Bu, pesan susu soda saja,” tutur Rustin kepada Kalteng Pos via telepon, menirukan ucapan korban saat itu.

Meneguk sebotol susu soda sambil mengisap sebatang rokok. Lalu, sopir perusahaan PT Musimas ini meminta izin pemilik warung untuk mandi. Sebelum makan. Permintaan itu diiyakan oleh Rustin.

Hampir sejam di dalam toilet. Karena curiga, pemilik warung langganan korban itu memanggil. Namun tak terdengar sahutan. Saat itu memang sedang diguyur hujan deras. Rustin berpikir mungkin korban tidak mendengar.

“Karena kelamaan, makanya aku panggil. Namun tidak direspons. Pikirku karena hujan,” terang ibu berusia 60 tahun itu.

Saking curiga, Rustin akhirnya memberanikan diri melihat dari celah pintu toilet bagian bawah. “Tidak kelihatan,” kata Rustin.

Penasaran, akhirnya Rustin memberitahu tukang parkir di depan warungnya untuk membantu membobol pintu toilet. Ketika pintu toilet terbuka, terlihat korban sedang duduk. Tak berbusana. Dalam posisi bersandar ke dinding toilet.

“Korban belum sempat mandi. Dialam posisi telanjang, bersandar di dinding toilet,” ujar Hadi, tukang parkir yang dimintai Rustin untuk membobol toilet.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga Jalan Mahir Mahar itu, akhirnya dilaporkan ke Polsek Pahandut.

Pihak kepolisian melalui Kapolsek Pahandut AKP Roni Wijaya mengatakan, saat menerima laporan warga, pihaknya langsung menuju TKP. Di lokasi pihaknya mengamankan barang bukti satu bungkus minuman suplemen, tiga bungkus obat, dan satu buah palu. Selanjutnya pihak kepolisian meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan dan pengembangan.

“Ya, setelah dapat laporan kami langsung ke TKP untuk catat identitas saksi dan korban, mengamankan barang bukti. Selanjutnya korban dibawa untuk visum,” terang kapolsek.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti sebab kematian korban, karena masih menunggu hasil visum tim dokter.(*old/ce/ram)

loading...