MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 25 September 2018 10:10
Hamil Tua, Jual Sabu Demi Biaya Persalinan
Dengan kondisi hamil tua, Vony terpaksa menjadi tahanan kepolisian atas kepemilikan empat paket sabu seberat 1,19 gram. (FOTO: EDY/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT-Usia kandungan yang sudah sembilan bulan rupanya tidak membuat Vony Windi Sasmita “cuti” dari dunia narkoba. Ibu muda berusia 22 tahun ini bahkan tetap menjadi pemakai sekaligus pengedar sabu. Ironisnya, bisnis barang haram tersebut justru mengantarkan Vony ke balik jeruji besi, sembari menunggu detik-detik persalinan.

Vony mendekam di penjara bersama aparat Satresnarkoba Polres Korim menciduknya bersama empat paket sabu seberat 1,19 gram, Minggu (23/9). Selain itu ada juga tida pelaku lainnya Usup (43), Hamidah (49), dan Yopi (30).

Kepada penyidik, Vony mengaku sering memakai sabu. Bahkan sebagian lagi dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup atau biaya persalinan dan untuk membeli susu.

“Selain memakai sabu, sisanya dijual untuk kebutuhan sehari-hari dan  biaya persalinan,” ujar Vony dibincangi, Senin (24/9).

Wanita yang sedang mengandung anak kedua ini berujar jika sudah tiga tahun terakhir sebagai pemakai. Sementara menjadi pengedar baru beberapa bulan saja.

Semenjak mengandung, Vony mengaku tidak bisa lepas dari sabu. Parahnya, pernah dia menggunakan sabu sebanyak dua kali dalam satu hari.

“Mengandung anak kedua memang tidak bisa lepas dari sabu. Biasanya memakai sabu dua kali sehari,” ungkapnya.

Vony bisa dikatakan senasib dengan suaminya. Tepatnya juga ditangkap polisi atas kasus serupa pada Februari 2018 silam. Hal inilah yang memaksa Vony mencari uang untuk kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo mengatakan jika tidak perbedaan perlakuan terhadap Vony dengan tahanan lainnya.

“Meski begitu kami tetap memperhatikan dan meningkatkan pengawasan terhadap yang sedang hamil. Jika tiba waktunya, segara dievakuasi ke puskesmas dan polwan juga dilibatkan,” tandas Agoes. (ais/ang)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*