MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 22 September 2018 14:17
Gubernur Soroti Infrastruktur dan Layanan Kesehatan
Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri menyerahkan potongan tumpeng kepada Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Jumat (21/9). (SINTHA/KALTENG POS)

PROKAL.CO, BUNTOK-Di usia ke-59Kabupaten Barsel, banyak apresiasi dan koreksi disampaikan. Misalnya, wejangan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat menjadi inspektur upacara. Salah satu yang disoroti adalah soal tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Masyarakat diminta berhati-hati menggunakan telepon genggam. Terutama yang bekerja di dunia pemerintahan dan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya, kata Sugianto, akan ada oknum yang mengambil kesempatan dalam tes penerimaan CPNS tersebut. Sehingga jangan ada yang percaya apabila ada orang yang mengaku dapat membantu kelulusan tes CPNS. Terlebih dengan meminta imbalan.

“Kami mengimbau masyarakat Kalteng, terutama warga Kabupaten Barsel yang ikut tes CPNS tahun ini, agar tak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku bisa membantu kelulusan. Kelulusan itu, tergantung pada usaha, kemampuan, dan kerja keras diri sendiri,” imbaunya, Jumat (21/9).

Gubernur juga menekankan kepada Bupati Barsel dan Wakilnya, untuk memantapkan dan lebih fokus pada pembangunan bidang infrastruktur. Semangat dalam membangun kabupaten setempat, sebut Sugianto, guna menuju Barsel yang mantap.

“Karena pemerintah provinsi sudah membantu untuk pembangunan infrastruktur Barsel ini. Dana reguler yang masuk ke daerah ini sekitar Rp44 miliar. Itu pun untuk pembangunan dua jembatan,” ungkapnya.

Hal yang disoroti pula pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Barsel, yakni mengenai pemberian layanan bidang kesehatan. Di mana ujar Sugianto, pemerintah harusnya memiliki empati kepada masyarakatnya.

Mulai Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel hingga RSUD, bahkan camat maupun lurah, jangan menolak jika ada permohonan warga kurang mampu yang memerlukan pertolongan kesehatan.

“Saya tidak ingin mendengar ada RSUD yang menolak pasien yang kurang mampu. Kalau tidak mampu menangani, segera diberikan rujukan. Apalagi jika pasien yang terkena kanker atau tumor,” tegas Sugianto.

Sementara itu, Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri mengatakan, memang masih banyak infrastruktur dasar yang harus dipenuhi, meski di tengah berbagai keterbatasan sumber daya.

Melalui peringatan HUT ke-59 ini, Eddy Raya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjalin kebersamaan dalam pembangunan Kabupaten Barsel.

 Di mana kebersamaan ini, tambahnya, akan mampu menyingkirkan sekat-sekat sosial, yang selama ini jadi penghambat dan tantangan dalam pembangunan.

“Karena keberhasilan pembangunan Barsel ini akan menjadi salah satu penunjang dalam mewujudkan Kalteng BERKAH,” ucapnya.

Ditambahkan Wakil Bupati Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir, ada dua kata yang menjadi roh pada moto peringatan HUT Barsel kali ini, yaitu ‘semangat’ dan ‘kebersamaan’.

“Dua kata yang pendek, namun sarat makna. Menjadi suatu energi dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama,” tukas Aty Djoedir sapaan akrabnya. (tha/ce/s)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*