MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 20 September 2018 09:56
Mengawal Puncak Tahun Politik

Mewanti-wanti Distribusi Logistik dan Penyimpangan Medsos

ILUSTRASI/NET

PROKAL.CO, POLDA Kalteng bersama polres jajaran mulai mempersiapkan pengamanan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pengamanan akan dilakukan semaksimal mungkin mengingatkan dua pesta demokrasi itu dilaksanakan secara serentak.

Persiapan pengamanan itu ditandai dengan dilaksanakan upacara gelar pasukan, Rabu (19/9). Tidak hanya di lingkungan Polda Kalteng dan melibatkan beberapa unsur seperti TNI. Sebab upacara gelar pasukan juga dilakukan seluruh polres.

Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan kareakteristik yang khas. Bahkan bisa dikatakan, untuk pertama kalinya pilpres dan pileg dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen atau parliamantary threshold sebesar empat persen.

Di lingkungan Polres Kotawaringin Barat (Kobar), pengamanan melibatkan tim gabungan. Mulai dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Senkom dan linmas.

Kapolres Kobar, AKBP Arie Sandy ZS menyebutkan, dalam Operasi Brata Telabang 2018, pihaknya mengerahkan 260 personel. Pelaksanaan pemilu akan all out. “Kami akan kawal terus pelaksanaan pemilu. Mulai kampanye sampai pada saat pemilihan dan pengamanan kotak suara,” ucapnya.

Arie mengakui jika pelaksanaan Pemilu 2019 sangat rawan. Sebab dilaksanakan secara serentak. Untuk itu Polres Kobar pun akan mendirikan pos-pos pengamanan di daerah yang dianggap rawan terutama daerah sulit terjangkau.

"Di Kobar ada 811 TPS. Tersebar di enam kecamatan. Maka dari itu perlu pengamanan yang ekstra,” imbuhnya.

Sementan di lingkungan Polres Seruyan, mengharapkan adanya peran dan dukungan dari masyarakat agar pesta demokrasi berjalan sesuai dengan aman dan lancar.

"Mari bersama-sama menjaga dan mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019. Kami akan tindak siapa saja yang menganggu jalannya pesta demokrasi tersebut,” ucap Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting.

Menurutnya, semua tahapan akan dilakukan pengawasan dan penjagaan secara ketat. Untuk itu apa yang dilakukan menjadi tantangan. Apalagi pada saat melakukan pendistribusian logistik-logistik.

"Kami juga meatensikan pada saat pensdistribusian logistik yang melalui jalur air atau laut. Sebab kondisi cuaca yang tidak menentu,” ungkap Ramon.

Berkaitan dengan potensi kerawanan, sejauh ini memang belum terlihat, tetapi jajarannya sudah melakukan patroli dan antisipasi. Apalagi yang menjadi perhatian adalah terjadinya konflik sosial, berita hoax ataupun ujaran-ujaran kebencian.

Persiapan serupa juga berlangsung di lingkungan Polres Lamandau demi memastikan kesiapan personel dalam menyambut pesta demokrasi . Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Lamandau, AKBP Andhika K Wiratama, dan diikuti ratusan peronel gabungan.

Andhika juga mengingatkan masyarakat supaya bisa bersikap bijak dalam menyikapi penyebaran isu, SARA, ujaran kebencian, berita hoax dan lain-lainnya. “Kami tegaskan, agar masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan hal semacam ini,” tandas Dharma. (ala/lan/son/ang)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*