MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 18 September 2018 09:57
Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit
Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama bersama anggotanya saat menunjukan sejumlah barang bukti yang biasanya digunakan tersangka untuk memproduksi miras. (FOTO: RUSLAN KALTENG POS)

PROKAL.CO, NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras) skala besar di tengah perkebunan kelapa sawit. Pengungkapan ini bermula dari diamankannya seorang  tersangka penjual miras berinisial M (28) pada Rabu (12/9) lalu. M diamankan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Menthobi Raya.

Kapolres Lamandau, AKBP Andika K Wiratama mengatakan, dari pelaku M, pihaknya mengembangkan kasus tersebut hingga berhasil mengetahui asal miras. Bahkan lokasi produksi miras ditemukan, tepatnya di tengah perkebunan sawit, berjarak beberapa kilometer dari pusat desa.

“Kasus ini sebenarnya sudah lama menajadi target operasi kami, namun modusnya selalu berpindah-pindah tempat. Sehingga dilokasi tempat yang baru kali ini berhasil kami bongkar,” ujar kapolres dalam keterangan persnya, Minggu (16/9).

Menurut kapolres, penggerebekan dilakukan saat terjadi produksi miras, dan mendapati jumlah yang cukup besar.dengan barang bukti total ada sebayak 220 liter arak siap edar.

“Barang bukti yang diamankan, miras jenis arak 220 liter. Terbagi dalam 11 kantong plastik berisi kemasan 20 liter. Selain itu peralatan masak seperti dandang, bahan baku berupa gula pasir, ragi, tape dan beras merah,” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, miras yang di produksinya dipasarkan untuk kebutuhan lokal dan ke kabupaten tetangga. Salah satunya Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Tersangka mampu menghasilkan arak ratusan liter dalam satu kali produksi. Artinya pabrik arak ini sudah berskala besar dan pasarnya juga sudah jelas,” tegas kapolres. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 204 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (lan/ang)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*