MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 18 September 2018 09:57
Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit
Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama bersama anggotanya saat menunjukan sejumlah barang bukti yang biasanya digunakan tersangka untuk memproduksi miras. (FOTO: RUSLAN KALTENG POS)

PROKAL.CO, NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras) skala besar di tengah perkebunan kelapa sawit. Pengungkapan ini bermula dari diamankannya seorang  tersangka penjual miras berinisial M (28) pada Rabu (12/9) lalu. M diamankan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Menthobi Raya.

Kapolres Lamandau, AKBP Andika K Wiratama mengatakan, dari pelaku M, pihaknya mengembangkan kasus tersebut hingga berhasil mengetahui asal miras. Bahkan lokasi produksi miras ditemukan, tepatnya di tengah perkebunan sawit, berjarak beberapa kilometer dari pusat desa.

“Kasus ini sebenarnya sudah lama menajadi target operasi kami, namun modusnya selalu berpindah-pindah tempat. Sehingga dilokasi tempat yang baru kali ini berhasil kami bongkar,” ujar kapolres dalam keterangan persnya, Minggu (16/9).

Menurut kapolres, penggerebekan dilakukan saat terjadi produksi miras, dan mendapati jumlah yang cukup besar.dengan barang bukti total ada sebayak 220 liter arak siap edar.

“Barang bukti yang diamankan, miras jenis arak 220 liter. Terbagi dalam 11 kantong plastik berisi kemasan 20 liter. Selain itu peralatan masak seperti dandang, bahan baku berupa gula pasir, ragi, tape dan beras merah,” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, miras yang di produksinya dipasarkan untuk kebutuhan lokal dan ke kabupaten tetangga. Salah satunya Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Tersangka mampu menghasilkan arak ratusan liter dalam satu kali produksi. Artinya pabrik arak ini sudah berskala besar dan pasarnya juga sudah jelas,” tegas kapolres. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 204 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (lan/ang)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 09:57

Sejak Januari, Sudah 16 Kali Kasus Ular Masuk Rumah

PALANGKA RAYA– Dalam beberapa hari terakhir banyak informasi aduan warga…

Kamis, 20 Juni 2019 09:55

Sadis, Begini Cara Fadli Mengeksekusi Bosnya Sendiri

MUARA TEWEH - Kasus pembunuhan tahun 2016 yang dilakukan oleh seorang…

Kamis, 20 Juni 2019 09:52

Lima Kabupaten Zona Merah Stunting, Dua Kabupaten Jadi Perhatian Utama

PALANGKA RAYA-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalteng merilis bahwa bahwa lima…

Rabu, 19 Juni 2019 13:01

Sering Nonton Bokep, Bini Tidur, Anak Tiri yang Digenjot

PERBUATAN keji seorang ayah tiri berusia 31 di salah satu…

Rabu, 19 Juni 2019 12:58

Bupati Sering Terima Laporan ASN Malas Ngantor

BUNTOK–Kedisiplinan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Barsel terus menjadi sorotan, terutama…

Rabu, 19 Juni 2019 12:56
Keracunan Usai Makan Nasi Kotak di Pemberkatan Nikah

Tak Ada Tambahan, Ini Jumlah Korban Keracunan Jamaat Gereja

MUARA TEWEH-Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek…

Rabu, 19 Juni 2019 12:53

Dikirim Via Paket, 1 Kg Ganja Berhasil Diamankan

PALANGKA RAYA – Anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng menyita satu kilogram ganja…

Rabu, 19 Juni 2019 12:51

BEJAT..!! 5 Pria Memperkosa Gadis, Direkam Pakai Ponsel

SAMPIT – Kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan 5 pria terhadap…

Minggu, 16 Juni 2019 14:25

Arus Balik Padati Pelabuhan Bahaur

PULANG PISAU–Arus balik melalui Pelabuhan Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (15/6),…

Minggu, 16 Juni 2019 14:18

BIKIN DEG-DEGAN, Gubernur Isyaratkan Rombak Kabinetnya

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran isyaratkan dalam waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*