MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 18 September 2018 09:57
Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit
Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama bersama anggotanya saat menunjukan sejumlah barang bukti yang biasanya digunakan tersangka untuk memproduksi miras. (FOTO: RUSLAN KALTENG POS)

PROKAL.CO, NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras) skala besar di tengah perkebunan kelapa sawit. Pengungkapan ini bermula dari diamankannya seorang  tersangka penjual miras berinisial M (28) pada Rabu (12/9) lalu. M diamankan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Menthobi Raya.

Kapolres Lamandau, AKBP Andika K Wiratama mengatakan, dari pelaku M, pihaknya mengembangkan kasus tersebut hingga berhasil mengetahui asal miras. Bahkan lokasi produksi miras ditemukan, tepatnya di tengah perkebunan sawit, berjarak beberapa kilometer dari pusat desa.

“Kasus ini sebenarnya sudah lama menajadi target operasi kami, namun modusnya selalu berpindah-pindah tempat. Sehingga dilokasi tempat yang baru kali ini berhasil kami bongkar,” ujar kapolres dalam keterangan persnya, Minggu (16/9).

Menurut kapolres, penggerebekan dilakukan saat terjadi produksi miras, dan mendapati jumlah yang cukup besar.dengan barang bukti total ada sebayak 220 liter arak siap edar.

“Barang bukti yang diamankan, miras jenis arak 220 liter. Terbagi dalam 11 kantong plastik berisi kemasan 20 liter. Selain itu peralatan masak seperti dandang, bahan baku berupa gula pasir, ragi, tape dan beras merah,” ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, miras yang di produksinya dipasarkan untuk kebutuhan lokal dan ke kabupaten tetangga. Salah satunya Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Tersangka mampu menghasilkan arak ratusan liter dalam satu kali produksi. Artinya pabrik arak ini sudah berskala besar dan pasarnya juga sudah jelas,” tegas kapolres. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 204 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (lan/ang)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:25

Kepala Daerah Diawasi

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah terus mengawasi…

Jumat, 14 Desember 2018 14:14

Berawal di Kalteng, Puncak PHI di Bukit Tinggi

PALANGKA RAYA-Kalimantan Tengah (Kalteng) diberi kepercayaan sebagai provinsi pertama yang…

Jumat, 14 Desember 2018 14:07

PARAH ! Oknum ASN Kurir Sabu

SUKAMARA-Kepolisian Resort (Polres) Sukamara kembali mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan…

Rabu, 12 Desember 2018 08:33

DIPA Kalteng Naik Rp900 M

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menerima daftar…

Selasa, 11 Desember 2018 13:11

OALAH ! Ayah Dua Anak Ini Bawa Kabur Motor Ustaz

SAMPIT-Perbuatan Endiansyah tak patut ditiru. Pasalnya, bukannya ke masjid untuk…

Selasa, 11 Desember 2018 13:08

BEJAT ! Pemuda Ini Cabuli Bunga di Hadapan Pacarnya

SAMPIT-Entah apa yang ada dalam benak AR. Pemuda 21 tahun…

Selasa, 11 Desember 2018 13:02

160 ASN Kobar Tes Urine

PANGKALAN BUN-Dalam rangka memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah…

Senin, 10 Desember 2018 12:06

Dua Gadis dan Tiga Pria Terciduk di Kamar Hotel

DUA gadis yang masih berusia belasan tahun terjaring razia. Dua…

Senin, 10 Desember 2018 11:58

LUAR BIASA ! Kiper Asal Palangka Raya Ini Bawa Persib Juara

PALANGKA RAYA- Dunia olahraga, khususnya cabang olahraga sepakbola di Bumi…

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .