MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 15 September 2018 12:24
Jenazah Bayi dan Orang Tua Dikebumikan Dalam Satu Liang Lahat
Domi Dikenal Pendiam dan Sering Membantu Teman
Jenazah Domi, Imel, dan Apriliano dikebumikan di Desa Trahean, Jumat (14/9). (DADANG/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kematian Dominikus Jehatu alias Domi (34), Meliana Minur alias Imel (24), dan putra mereka Apriliano (4 bulan), masih menyisakan misteri. Untaian doa pun dipanjatkan, agar keluarga kecil itu berbahagia di Surga.

 

DADANG, Muara Teweh

 

RAUT wajah kesedihan masih tampak jelas dari para pelayat yang datang. Iring-iringan tiga unit ambulans, berangkat dari rumah sakit membawa ketiga jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Beberapa orang tak kuasa menahan tangis, ketika jenazah korban pembunuhan sadis itu siap dikebumikan. Tiga peti, dua berukuran besar berwarna cokelat, dan satu berukuran kecil berwarna putih, dimasukkan dalam satu liang lahat.

Jenazah dimakamkan di pemakaman umum Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Batara, Jumat (14/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sedikitnya ada 50 orang lebih hadir saat itu. Tak ketinggalan, kerabat dan teman dekat. Begitu juga perwakilan dari perusahaan dan kepolisian, serta keluarga besar Manggarai dan Flobamora. Dua pastor dari Paroki Santa Maria De la Salette Muara Teweh dan Paroki Santo Monfort Maranen memimpin upacara pemakaman secara Katolik.

Kapolres Batara AKBP Dostan Matheus Siregar, melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Nandi Indra Nugraha mengatakan, pihaknya meminta keluarga untuk menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini. Saat ini pihak berwajib masih mendalami kasus dan memburu pelaku. Dirinya menegaskan, aparat polisi terus bekerja keras untuk menyelesaikan kasus pembunuhan terhadap pasutri dan anak itu.

“Infomasi sekecil apapun akan membantu proses penyelidikan. Percayakan kepada polisi. Kami akan menyelesaikan kasus ini,” terangnya.

Terkait kasus tersebut, Ketua DAD Batara Jonio Suharto meminta komponen masyarakat untuk menghindarkan sikap saling menuduh yang bisa berujung fitnah.

“Kami ikut berduka cita, sama seperti yang dirasakan keluarga besar Manggarai di sini. Mari kita ambil hikmah dan terus memperkokoh persatuan antarsuku di Batara dalam wadah NKRI,” katanya. 

Sementara itu, Perwakilan Keluarga Manggarai Tarsisius Darut mengharapkan, polisi segera menangkap pelaku pembunuhan dan membongkar tuntas kasus ini. Seorang rekan korban, Kristo mengatakan, Domi merupakan sosok pendiam dan jarang keluar rumah. Juga merupakan pribadi yang baik hati dan sering membantu teman yang sedang memiliki kesulitan.

Di waktu berbeda, salah satu kerabat korban, Rico menyebutkan, korban Domi sudah bekerja selama 14 tahun di PT Antang Ganda Utama (AGU). Selama ini mampu menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan kerjanya. “Setahu saya, dia tidak punya musuh. Karena memang tidak bermasalah dengan pihak lain,” sebutnya.

 

Untuk diketahui, fakta baru terungkap. Polisi menemukan adanya indikasi keluarga kecil itu dibunuh, sebelum dibakar. Hal itu diperkuat dengan ditemukan sejumlah mata luka akibat kekerasan senjata tajam pada tubuh Domi, Imel, dan anaknya Apriliano.

 Fakta tersebut didapat setelah dilakukan autopsi oleh dokter forensik dr Ricka Brilianty bersama tim di RSUD Muara Teweh.Dalam autopsi yang berlangsung selama 120 menit itu, ditemukan mata luka pada masing-masing jenazah. Pada jasad Domi, ditemukan mata luka di tengkuk leher. Istrinya mengalami luka bacok di paha dan di leher. Sedangkan bayi Apriliano terdapat luka tusukan.(ce/ram)

 


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 10:24

Met..Met..Ngapain Nyebur ke Sumur..?? Mau Ditolong Malah Nolak

PANGKALAN BUN – Slamet (57), membuat geger warga Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan…

Minggu, 21 Juli 2019 10:15

Lahan Sengaja Dibakar, Belasan TKP Disegel Polisi

PALANGKA RAYA–Beberapa pekan terakhir kabut asap sudah menyelimuti Kota Palangka…

Sabtu, 20 Juli 2019 12:06

TENANG..., Karhutla Tak Pengaruhi Pemindahan Ibu Kota

PALANGKA RAYA-Hari pengumuman ibu kota negara pengganti DKI Jakarta semakin…

Sabtu, 20 Juli 2019 00:54

Dua Hal Penting yang Mesti Diperhatikan Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA – Persiapan pemindahan ibukota negara (IKN) Republik Indonesia ke…

Sabtu, 20 Juli 2019 00:50

Yakin Jadi Ibu Kota Baru, Sugianto : Kalteng Telah Miliki Semua yang Disyaratkan

PALANGKA RAYA - Provinsi Kalimantan Tengah calon kuat lokasi Ibu…

Jumat, 19 Juli 2019 10:33

Yantenglie Menangis dalam Persidangan, Bukan Air Mata Penyesan

PALANGKA RAYA-Ruang sidang tipikor seketika hening. Bersamaan dengan itu, air…

Jumat, 19 Juli 2019 08:25

Ngaku Dapat Petunjuk Mistis, Anak Sekdes Dicabuli Pak Kades

MUARA TEWEH-Oknum Kepala Desa Narui, Puncak Mandala Putra (49) diadlili…

Jumat, 19 Juli 2019 08:23

Ini Alasan Mengapa Mantan Bupati Menangis saat Persidangan

PALANGKA RAYA – Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan…

Jumat, 19 Juli 2019 08:21

Di Persidangan, Mantan Bupati Ini Menangis

PALANGKA RAYA – Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa…

Jumat, 19 Juli 2019 08:18

Seberapa Parah Kualitas Udara di Palangka Raya..?? Ternyata Tak Bisa Diukur

KABUT asap tipis semakin sering menyelimuti Palangka Raya. Masyarakat Kota Palangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*