MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 13 September 2018 10:41
Ketika Mahasiswa Menuntut Program Tak Prioritas Dipending
Harga Sembako Naik Akibat Melemahnya Rupiah
Bupati Kobar Hj Nurhidayah didampingi Ketua DPRD Triyanto menerima perwakilan Kammi Pangkalan Bun yang mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah terkait melemahnya rupiah, Rabu (12/9). (FOTO: HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Pangkalan Bun melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu pagi (12/9). Mereka mempertanyakan kebijakan pemerintahan daerah untuk menyikapi masalah rupiah yang terus melemah.

HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

Beberapa perwakilan kelompok yang menggelar aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua Kammi Pangkalan Bun, Ari Putra Pamungkas menyebutkan, dampak dari melemahnya rupiah sangat terasa oleh masyarakat. Harga sembako semakin naik. Apalagi kebutuhan pokok sangat bergantung pada impor.

Hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya lajur kemiskinan dengan tidak adanya peningkatan penghasilan bahkan sama sekali tidak mempunya penghasilan akibat di PHK maupun menganggur. Maka dari itu, pengurus pusat melalui bidang kebijakan publik mendesak pemerintah lebih serius menyelamatkan rupiah dari keterpurukan.

Beberapa menit melakukan aksi, perwakilan dari kelompok yang melakukan aksi damai diterima oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Ketua DPRD Triyanto dan beberapa anggota dewan lainnya.

Hj Nurhidayah mengaku, menyambut sangat baik sekali aksi damai tersebut. Siapapun kata bupati, punya hak menyampaikan aspirasinya, terutama di Kobar.  “Dampak ini (rupiah melemah) bukan hal yang bukan negara kita Indonesia saja. Tetapi ada negara lain di Asia juga, yang dengan fluktuasi dolar yang cukup menggangu stabilitas ekonomi,” kata bupati.

Menurut bupati, Jelas itu nanti dampaknya juga berpengaruh di Kobar, terutama yang kondisi saat ini, barang-barang kebutuhan pembangunan hampir 60 persen dari ekspor. “Saya sudah sampaikan kepada peserta aksi damai. Apa kebijakan pemerintah daerah? Tentunya akan kita evaluasi, belanja-belanja. program pemerintah daerah terutama akan mempengaruhi pada efek pembangunan,” teragnya.

“Makanya yang tidak prioritas akan dipending dulu. Jadi yang prioritas saja dulu yuang akan dilakukan,” tambah Bupati sembari menyebut, berkaitan dengan daya beli masyarakat di Kobar sejauh ini masih terpantau aman.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kobar Triyanto menyatakan, pihaknya akan segera menyampaikan hal yang disampaikan oleh kelompok mahasiswa melalui Kammi Pangkalan Bun. “Hal ini merupakan bentu rasa nasionalisme yang tinggi terhadap negara ini. Kita ingin semuanya kembali normal. Dan pemerintah melalui kritikan ini, bisa segera mengambil kebijakan,” tegasnya. (ala/ang)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 10:21

Satlantas Bersihkan Jalan dari Sampah

KUALA PEMBUANG-Ada yang tak biasa dari aktivitas personel Satlantas Polres Seruyan belum lama ini. Dimana…

Senin, 24 September 2018 10:19

Ada Temuan di Pabrik CPO PT SAL

NANGA BULIK-Keberadaan pabrik kelapa sawit milik PT Sumber Adinusa Lestari (SAL) di Desa Kujan, Kabupaten…

Kamis, 20 September 2018 09:49

Kerahkan 320 Personel untuk Mengamankan 1.295 TPS

SAMPIT-Polres Kotim mengerahkan 320 personel, terdiri dari prajurit TNI dan maupun BKO dari Polda Kalteng…

Rabu, 19 September 2018 12:15

Gencar Patroli Mencegah Hoax

KUALA PEMBUANG-Kapolres Seruyan, AKBP Ramon Zamora Ginting akan melakukan tindakan tegas bagi siapa…

Rabu, 19 September 2018 12:12

Kampanye, Rawan Tindak Pidana

KASONGAN-Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan  Legislatif (Pileg) mendatang, berbagai…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Bapak Wajib Dampingi Perkara Anak

PANGKALAN BUN-Balai Pemasayarakat (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun, memiliki peran yang sangat penting.…

Senin, 17 September 2018 10:06

Pembobol Toko Ponsel Terciduk

KUALA PEMBUANG-Akibat melakukan tindak pidana pencurian, seorang pemuda bernama Dedi Hendra Destafiyan…

Jumat, 14 September 2018 10:24

Remaja 18 Tahun Edarkan Sabu

SAMPIT-Seorang remaja berinisial, Mad harus berurusan dengan kepolisian. Remaja berusia 18 tahun itu…

Kamis, 13 September 2018 10:39

Tingkatkan Patroli, Sebar Polisi di Perkotaan Hingga Pedalaman

KUALA PEMBUANG- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg),…

Kamis, 13 September 2018 10:35

Pengedar Lintas Kabupaten Terciduk

NANGA BULIK- Anang Ujung (49) mungkin tidak menyangka jika bisnis haramnya sudah masuk dalam target…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .