MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 13 September 2018 10:41
Ketika Mahasiswa Menuntut Program Tak Prioritas Dipending
Harga Sembako Naik Akibat Melemahnya Rupiah
Bupati Kobar Hj Nurhidayah didampingi Ketua DPRD Triyanto menerima perwakilan Kammi Pangkalan Bun yang mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah terkait melemahnya rupiah, Rabu (12/9). (FOTO: HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Pangkalan Bun melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu pagi (12/9). Mereka mempertanyakan kebijakan pemerintahan daerah untuk menyikapi masalah rupiah yang terus melemah.

HUSRIN A LATIF, Pangkalan Bun

Beberapa perwakilan kelompok yang menggelar aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua Kammi Pangkalan Bun, Ari Putra Pamungkas menyebutkan, dampak dari melemahnya rupiah sangat terasa oleh masyarakat. Harga sembako semakin naik. Apalagi kebutuhan pokok sangat bergantung pada impor.

Hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya lajur kemiskinan dengan tidak adanya peningkatan penghasilan bahkan sama sekali tidak mempunya penghasilan akibat di PHK maupun menganggur. Maka dari itu, pengurus pusat melalui bidang kebijakan publik mendesak pemerintah lebih serius menyelamatkan rupiah dari keterpurukan.

Beberapa menit melakukan aksi, perwakilan dari kelompok yang melakukan aksi damai diterima oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Ketua DPRD Triyanto dan beberapa anggota dewan lainnya.

Hj Nurhidayah mengaku, menyambut sangat baik sekali aksi damai tersebut. Siapapun kata bupati, punya hak menyampaikan aspirasinya, terutama di Kobar.  “Dampak ini (rupiah melemah) bukan hal yang bukan negara kita Indonesia saja. Tetapi ada negara lain di Asia juga, yang dengan fluktuasi dolar yang cukup menggangu stabilitas ekonomi,” kata bupati.

Menurut bupati, Jelas itu nanti dampaknya juga berpengaruh di Kobar, terutama yang kondisi saat ini, barang-barang kebutuhan pembangunan hampir 60 persen dari ekspor. “Saya sudah sampaikan kepada peserta aksi damai. Apa kebijakan pemerintah daerah? Tentunya akan kita evaluasi, belanja-belanja. program pemerintah daerah terutama akan mempengaruhi pada efek pembangunan,” teragnya.

“Makanya yang tidak prioritas akan dipending dulu. Jadi yang prioritas saja dulu yuang akan dilakukan,” tambah Bupati sembari menyebut, berkaitan dengan daya beli masyarakat di Kobar sejauh ini masih terpantau aman.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kobar Triyanto menyatakan, pihaknya akan segera menyampaikan hal yang disampaikan oleh kelompok mahasiswa melalui Kammi Pangkalan Bun. “Hal ini merupakan bentu rasa nasionalisme yang tinggi terhadap negara ini. Kita ingin semuanya kembali normal. Dan pemerintah melalui kritikan ini, bisa segera mengambil kebijakan,” tegasnya. (ala/ang)


BACA JUGA

Jumat, 17 Mei 2019 15:15

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Dituntut 15 Tahun Penjara

NANGA BULIK - Terdakwa TR yang tega menyetubuhi anak tirinya…

Jumat, 17 Mei 2019 00:57

NAH KAN..!! ASN Penganiaya ART Dieksekusi ke Penjara

NANGA BULIK - Catarina Sirait, oknum ASN yang bekerja di Dinas…

Rabu, 15 Mei 2019 15:08

LAKA MENGERIKAN..!! Satu Tewas, Satu Kritis

KUALA KAPUAS - Kecelakaan maut merenggut korban jiwa kembali terjadi…

Senin, 13 Mei 2019 12:53

Terkunci di Mobil, Tewas Kehabisan Oksigen

PANGKALAN BUN-Mendadak warga Gang Haji Sabil, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan…

Senin, 13 Mei 2019 12:47

Hindari Lobang, Nyawa Melayang

KECELAKAAN yang menyebabkan pengendara sepeda motor tewas, kembali terjadi lagi…

Senin, 13 Mei 2019 12:46

Putra Bejat, Menjala Sambil Cabuli Bocah

PURUK CAHU- Puncak Mandala Putra, ditangkap aparat Polsek Laung Tuhup…

Minggu, 12 Mei 2019 12:21

Soal Kasus Dua Oknum ASN Mesum, Ini Perintah Bupati ke Inspektorat

KASONGAN–Kasus dua oknum ASN berinisial Yu dan IR yang sebelumnya…

Sabtu, 11 Mei 2019 12:05
Karena Kebakaran Lahan Tahun 2018

Divonis Bersalah ! PT KLM Bayar Ganti Rugi Rp89 M, Biaya Pemulihan Rp210 M

KUALA KAPUAS-Kebakaran lahan yang terjadi 2018 lalu di area perusahaan…

Rabu, 08 Mei 2019 11:54

Ramadan, Volume Sampah Bakal Tinggi

PALANGKA RAYA - Dinas Permukiman Rakyat dan Kawasan Perumahan (Disperkim) Kota…

Rabu, 08 Mei 2019 11:52

Duh, Pasien BPJS Tak Bisa Cek Kandungan di RSUD Lamandau

NANGA BULIK – Pasien BPJS yang akan memeriksakan kandungan di RSUD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*