MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 04 September 2018 11:09
Polisi Gerebek Bansaw

Puluhan Kayu Log Hasil Illegal Logging Disita

Terlihat susunan kayu yang sudah diolah telah diberikan garis polisi. Kayu-kayu ini menjadi barang bukti terkait kasus illegal logging yang menyeret pemilik bansaw sebagai tersangkanya. (FOTO : POLRES FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, KASONGAN-Aktivitas pembalakan liar di Desa Tumbang Labehu, Kecamatan Sanaman Mantikei berhasil dibongkar aparat Polres Katingan. Kasus illegal logging di kawasan tersebut terungkap setelah kepolisian memergoki sebuah bansaw (tempat pengolahan kayu) yang mengolah hasil hutan itu tanpa dilengkapi dokumen resmi atau perizinan.

Penggerebekan yang terjadi 13 Aguslalu lalu itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Katingan, AKP Edia Sutaata. Namun baru kemarin dilakukan gelar perkara terkait peningkatan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Dalam kasus ini, pemilik bansaw berinisial HB kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Katingan, AKBP E Dharma B Ginting SH SIK MH, Senin (3/9).

Menurut kapolres, dari penggerebekan ditemukan 62 potong kayu log dengan panjang empat meter dan kayu olahan berbagai macam ukuran sekitar 20 kubik. Temuan itu bermula saat digelarnya operasi Wanalaga 2018.

Ketika itu anggota mendapati bansaw yang menyimpan atau menguasai material dalam bentuk kayu log. Setelah petugas melakukan pengecekan,  rupanya kayu yang didapat pemilik bansaw berinisal HB tidak dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan.

“Karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat, petugas langsung melakukan penyitaan untuk dilakunan penyidikan lebih lanjut. Ini baru kita ungkap ke rekan-rekan karena selama ini masih tahap lidik. Kini sudah masuk ke sidik setelah serangkaian kegiatan dan koordinasi dengan saksi ahli,” tegas kapolres.

Saat ini, lanjut Dharma, pemilik bansaw sudah mereka tahan dan resmi ditetapkan menjadi tersangka. “Sedangkan pasal yang disangkakan Pasal 83 Ayat 1 UU Nomor  18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan perusakan hutan. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun,” pungkasnya. (eri/ang)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 01:19

Katingan Dihantam Banjir Jelang Makan Sahur

PALANGKA RAYA - Dua desa di Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten…

Rabu, 22 Mei 2019 01:17

Kobar Mendadak Sepi..!! Sudah 5.500 Orang Pergi

PANGKALAN BUN – Walaupun bulan Ramadan baru pertengahan, namun tercatat setidaknya…

Rabu, 22 Mei 2019 01:15
Kisah Tukang Pijat Cabuli Bocah Laki-Laki

Ngaku Bisa Keraskan Alat Vital, Urut 10 Menit "Keluar"

Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN harus berurusan dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:15

Petugas Pemilu Paring Lahung Meninggal

MUARA TEWEH-Diduga karena kelelahan pascapemilu, dan penyakit asma yang dideritanya,…

Selasa, 21 Mei 2019 12:14

Kepala Sekolah Cabul Harus Dihukum Berat..!!

KUALA KAPUAS-Tindakan asusila yang dilakukan oknum kepala sekolah (kasek) di…

Selasa, 21 Mei 2019 12:13
Suka Sesama Jenis Sejak SMP

Ngaku Bisa Pijat Alat Vital Pria, Pelaku Cabuli Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG – Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN…

Senin, 20 Mei 2019 22:01

NJIIRRRR..!! Kepsek Mesum..!! Murid Sendiri Dibawa Kabur, Lalu Diajak Wik Wik Wik...

KUALA KAPUAS-Dunia pendidikan Kalteng tercoreng. Oknum kepala sekolah (kasek) di…

Senin, 20 Mei 2019 21:58

YESS..!! Kalteng Siap Sambut Event Wonderful Sail to Indonesia

PALANGKA RAYA – Provinsi Kalteng menyatakan siap menyambut event Wonderful Sail…

Senin, 20 Mei 2019 11:35

Kalteng Memenuhi Kriteria Jadi Ibu Kota

Prof Danes Jaya Negara “Menurut saya soal pantas dan tidak…

Minggu, 19 Mei 2019 11:37
Wacana Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

Gubernur Usulkan Infrastruktur Mendukung Ibu Kota Baru

PALANGKA RAYA-Beberapa hari setelah Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*