MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 04 September 2018 11:09
Polisi Gerebek Bansaw

Puluhan Kayu Log Hasil Illegal Logging Disita

Terlihat susunan kayu yang sudah diolah telah diberikan garis polisi. Kayu-kayu ini menjadi barang bukti terkait kasus illegal logging yang menyeret pemilik bansaw sebagai tersangkanya. (FOTO : POLRES FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, KASONGAN-Aktivitas pembalakan liar di Desa Tumbang Labehu, Kecamatan Sanaman Mantikei berhasil dibongkar aparat Polres Katingan. Kasus illegal logging di kawasan tersebut terungkap setelah kepolisian memergoki sebuah bansaw (tempat pengolahan kayu) yang mengolah hasil hutan itu tanpa dilengkapi dokumen resmi atau perizinan.

Penggerebekan yang terjadi 13 Aguslalu lalu itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Katingan, AKP Edia Sutaata. Namun baru kemarin dilakukan gelar perkara terkait peningkatan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Dalam kasus ini, pemilik bansaw berinisial HB kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Katingan, AKBP E Dharma B Ginting SH SIK MH, Senin (3/9).

Menurut kapolres, dari penggerebekan ditemukan 62 potong kayu log dengan panjang empat meter dan kayu olahan berbagai macam ukuran sekitar 20 kubik. Temuan itu bermula saat digelarnya operasi Wanalaga 2018.

Ketika itu anggota mendapati bansaw yang menyimpan atau menguasai material dalam bentuk kayu log. Setelah petugas melakukan pengecekan,  rupanya kayu yang didapat pemilik bansaw berinisal HB tidak dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan.

“Karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat, petugas langsung melakukan penyitaan untuk dilakunan penyidikan lebih lanjut. Ini baru kita ungkap ke rekan-rekan karena selama ini masih tahap lidik. Kini sudah masuk ke sidik setelah serangkaian kegiatan dan koordinasi dengan saksi ahli,” tegas kapolres.

Saat ini, lanjut Dharma, pemilik bansaw sudah mereka tahan dan resmi ditetapkan menjadi tersangka. “Sedangkan pasal yang disangkakan Pasal 83 Ayat 1 UU Nomor  18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan perusakan hutan. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun,” pungkasnya. (eri/ang)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*