MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 27 Agustus 2018 11:17
Mutasi tanpa Bupati

Rombak Kabinet sebelum Pelantikan

ILUSTRASI/NET

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Menjaga ketertiban pemerintahan, khususnya dalam penggantian pejabat oleh penjabat (Pj) kepala daerah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 821/970/SJ tentang Pj/Plt/Pjs kepala daerah, 12 Februari 2018. Sebagai salah satu penyelenggara pilkada serentak, Kapuas kini diisi Pj bupati. Dengan maksud agar tak terjadi kekosongan jabatan.

Sesuai SE tersebut, khusus kekosongan jabatan dan pengisian jabatan struktural pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pj dilarang melakukan mutasi jabatan. Tetapi, di Kapuas, kabarnya sedang mengusulkan mutasi puluhan sampai ratusan pejabat. Padahal, bupati terpilih Ben Brahim S Bahat-Nafiah Ibnoor belum dilantik.

Meski mutasi jabatan seluruhnya bermuara pada Mendagri, namun dikhawatirkan mutasi jabatan tanpa bupati definitif tersebut, akan bertolak belakang dengan visi dan misi kepala daerah terpilih.

Sesuai dengan wewenangnya serta berdasarkan peraturan perundang-undangan, susunan pejabat eselon ditentukan bupati definitif. Anehnya, di Kabupaten Kapuas justru berembus informasi dan indikasi akan adanya pengangkatan pejabat eselon, sebelum pelantikan bupati Kapuas difinitif yang diperkirakan sekitar tanggal 20 September 2018 mendatang.

“Kami minta agar tidak ada pengangkatan pejabat eselon yang baru, sebelum bupati definitif dilantik. Saran ini saya sampaikan, dikarenakan adanya informasi dan indikasi akan adanya pengangkatan pejabat eselon sebelum pelantikan bupati Kapuas,” ungkap Ketua Lembaga Musyawarah Masyarakat Adat Dayak dan Daerah Kapuas, William Assan, Minggu (26/8).

Pihaknya menilai, rencana pelantikan pejabat eselon sepertinya terburu-buru. Tak pelak, hal ini menjadi pertanyaan pihaknya. Terlebih pelantikan bupati Kapuas tinggal menghitung hari.

William yang juga merupakan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Betang Hapakat itu mengatakan, mutasi pejabat dalam kabinet kerja di Pemerintah Kabupaten Kapuas, harusnya merupakan orang pilihan bupati Kapuas definitif. Agar sesuai visi, misi, dan kebutuhan menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

“Siapa pun yang nantinya dilantik, saya setuju. Asalkan disusun bupati definitif. Karena kabinet pemerintahan itu untuk membantu bupati dalam program kerja yang telah dicanangkanya,” ungkap William.

Diyakininya, rencana pembangunan lima tahun ke depan oleh bupati terpilih, sudah disusun sedemikian rupa bagi kemajuan masyarakat dan daerah Kabupaten Kapuas. Untuk itu, alangkah lebih baik dan tidak menimbulkan pelanggaran, jika pengangkatan pejabat eselon menunggu pelantikan bupati Kapuas terpilih.

Kekhawatirannya beralasan. Kabar yang tersebar, Jumat (24/8) diduga sudah terjadi mutasi jabatan, Sekcam Mandau Talawang bernama Maspine (yang diduga merupakan saudara pejabat tinggi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kapuas), dimutasi menjadi Plt Camat Kapuas Hulu. Kini, Sekcam Mandau Talawang mengalami kekosongan.

“Saya memang sebelumnya sudah mengajukan pensiun dini. Nah, saya menerima SK pensiun saya pada Jumat (24/8) pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Saya juga kaget, karena seperti tergesa-gesa. Begitu saya menerima surat pensiun, hari itu juga Jumat sekitar pukul 13.00 WIB, saya dihubungi bahwa ada serah terima jabatan dengan Plt yang baru, berdasarkan surat tugas pak Pj bupati yakni Ibu Maspine yang sebelumnya merupakan Sekcam Mandau Talawang,” ungkap mantan Plt Camat Kapuas Hulu, Rusinde.

Pihaknya mengakui, awalnya serah terima direncanakan di Kantor Bupati Kapuas.

“Kami cari pak sekda tidak ada. Akhirnya kami serah terima di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kapuas,” tutupnya.

Meski begitu, belum ada konfirmasi dari pihak Sekretariat Daerah Kapuas karena hari libur. (ce/abe)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 12:54

Tiga Tahun Kepemimpinan Sugianto - Habib, Kalteng Makin Sejahtera

PALANGKA RAYA-Besok, genap tiga tahun Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil…

Kamis, 23 Mei 2019 12:05

Kalteng Sudah Umur 62 Tahun, Fokus Pengembangan Infrastruktur

HARI ini Kalteng genap berusia 62 tahun. Pembangunan segala sektor terus…

Kamis, 23 Mei 2019 12:02

Apa Kabar Proyek Kereta Api Palangkaraya-Banjarmasin..??

PALANGKARAYA- Rencana pembangunan rel kereta api dari Kalteng menuju Kalsel,…

Kamis, 23 Mei 2019 11:58

ADA APA..?? Gubernur Kunjungi Perbatasan Kalteng-Kalsel

SUDAH lebih dua pekan umat muslim melaksanakan ibadan puasa. Seperti tahun-tahun…

Rabu, 22 Mei 2019 01:19

Katingan Dihantam Banjir Jelang Makan Sahur

PALANGKA RAYA - Dua desa di Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten…

Rabu, 22 Mei 2019 01:17

Kobar Mendadak Sepi..!! Sudah 5.500 Orang Pergi

PANGKALAN BUN – Walaupun bulan Ramadan baru pertengahan, namun tercatat setidaknya…

Rabu, 22 Mei 2019 01:15
Kisah Tukang Pijat Cabuli Bocah Laki-Laki

Ngaku Bisa Keraskan Alat Vital, Urut 10 Menit "Keluar"

Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN harus berurusan dengan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:15

Petugas Pemilu Paring Lahung Meninggal

MUARA TEWEH-Diduga karena kelelahan pascapemilu, dan penyakit asma yang dideritanya,…

Selasa, 21 Mei 2019 12:14

Kepala Sekolah Cabul Harus Dihukum Berat..!!

KUALA KAPUAS-Tindakan asusila yang dilakukan oknum kepala sekolah (kasek) di…

Selasa, 21 Mei 2019 12:13
Suka Sesama Jenis Sejak SMP

Ngaku Bisa Pijat Alat Vital Pria, Pelaku Cabuli Anak di Bawah Umur

KUALA PEMBUANG – Mengaku bisa memijat alat vital pria, SN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*