MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 27 Agustus 2018 11:17
Mutasi tanpa Bupati

Rombak Kabinet sebelum Pelantikan

ILUSTRASI/NET

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Menjaga ketertiban pemerintahan, khususnya dalam penggantian pejabat oleh penjabat (Pj) kepala daerah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 821/970/SJ tentang Pj/Plt/Pjs kepala daerah, 12 Februari 2018. Sebagai salah satu penyelenggara pilkada serentak, Kapuas kini diisi Pj bupati. Dengan maksud agar tak terjadi kekosongan jabatan.

Sesuai SE tersebut, khusus kekosongan jabatan dan pengisian jabatan struktural pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pj dilarang melakukan mutasi jabatan. Tetapi, di Kapuas, kabarnya sedang mengusulkan mutasi puluhan sampai ratusan pejabat. Padahal, bupati terpilih Ben Brahim S Bahat-Nafiah Ibnoor belum dilantik.

Meski mutasi jabatan seluruhnya bermuara pada Mendagri, namun dikhawatirkan mutasi jabatan tanpa bupati definitif tersebut, akan bertolak belakang dengan visi dan misi kepala daerah terpilih.

Sesuai dengan wewenangnya serta berdasarkan peraturan perundang-undangan, susunan pejabat eselon ditentukan bupati definitif. Anehnya, di Kabupaten Kapuas justru berembus informasi dan indikasi akan adanya pengangkatan pejabat eselon, sebelum pelantikan bupati Kapuas difinitif yang diperkirakan sekitar tanggal 20 September 2018 mendatang.

“Kami minta agar tidak ada pengangkatan pejabat eselon yang baru, sebelum bupati definitif dilantik. Saran ini saya sampaikan, dikarenakan adanya informasi dan indikasi akan adanya pengangkatan pejabat eselon sebelum pelantikan bupati Kapuas,” ungkap Ketua Lembaga Musyawarah Masyarakat Adat Dayak dan Daerah Kapuas, William Assan, Minggu (26/8).

Pihaknya menilai, rencana pelantikan pejabat eselon sepertinya terburu-buru. Tak pelak, hal ini menjadi pertanyaan pihaknya. Terlebih pelantikan bupati Kapuas tinggal menghitung hari.

William yang juga merupakan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Betang Hapakat itu mengatakan, mutasi pejabat dalam kabinet kerja di Pemerintah Kabupaten Kapuas, harusnya merupakan orang pilihan bupati Kapuas definitif. Agar sesuai visi, misi, dan kebutuhan menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

“Siapa pun yang nantinya dilantik, saya setuju. Asalkan disusun bupati definitif. Karena kabinet pemerintahan itu untuk membantu bupati dalam program kerja yang telah dicanangkanya,” ungkap William.

Diyakininya, rencana pembangunan lima tahun ke depan oleh bupati terpilih, sudah disusun sedemikian rupa bagi kemajuan masyarakat dan daerah Kabupaten Kapuas. Untuk itu, alangkah lebih baik dan tidak menimbulkan pelanggaran, jika pengangkatan pejabat eselon menunggu pelantikan bupati Kapuas terpilih.

Kekhawatirannya beralasan. Kabar yang tersebar, Jumat (24/8) diduga sudah terjadi mutasi jabatan, Sekcam Mandau Talawang bernama Maspine (yang diduga merupakan saudara pejabat tinggi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kapuas), dimutasi menjadi Plt Camat Kapuas Hulu. Kini, Sekcam Mandau Talawang mengalami kekosongan.

“Saya memang sebelumnya sudah mengajukan pensiun dini. Nah, saya menerima SK pensiun saya pada Jumat (24/8) pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Saya juga kaget, karena seperti tergesa-gesa. Begitu saya menerima surat pensiun, hari itu juga Jumat sekitar pukul 13.00 WIB, saya dihubungi bahwa ada serah terima jabatan dengan Plt yang baru, berdasarkan surat tugas pak Pj bupati yakni Ibu Maspine yang sebelumnya merupakan Sekcam Mandau Talawang,” ungkap mantan Plt Camat Kapuas Hulu, Rusinde.

Pihaknya mengakui, awalnya serah terima direncanakan di Kantor Bupati Kapuas.

“Kami cari pak sekda tidak ada. Akhirnya kami serah terima di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kapuas,” tutupnya.

Meski begitu, belum ada konfirmasi dari pihak Sekretariat Daerah Kapuas karena hari libur. (ce/abe)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:04

Mantan Istri Yantenglie Diperiksa Tujuh Jam

WAKIL Ketua DPRD Katingan Endang Susilawatie dimintai keterangan terkait hilangnya kas daerah semasa…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

JANGAN MACAM-MACAM..!! ASN Tidak Netral Bisa Dipidana, Sanksi Penjara Dua Tahun

PALANGKA RAYA-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Satriadi dengan tegas mengatakan, Aparatur…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:02

INGAT..!! Jangan Sampai Kehilangan Hak Pilih

PALANGKA RAYA-Daftar pemilih sudah seharusnya tanpa kesalahan. Sebab, siapa saja berhak memilih dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:01

Pencuri Uang Amal Masjid Ditangkap Polantas

PALANGKA RAYA- Terhenti sudah pelarian pencuri uang yang ada di kotak amal masjid, yang terjadi beberapa…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:30

Bandar Narkoba Bersenjata Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA- Peredaran gelar narkotika di wilayah Kalteng, seakan tidak ada habisnya. Padahal pihak…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .