MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:39
Menengok Tiga Pasutri yang Dikaruniai Anak pada Momen HUT ke-73 RI
Kelahiran Tak Terencana, Binggung Memberi Nama
Putra dari pasangan suami istri Dedy dan Mira lahir bertepatan dengan HUT ke-73 RI, di RSUD dr Doris Sylvanus. (HUMAS RSUD FOR KALTENG POS)

PROKAL.CO, Tidak semua pasangan suami istri (pasutri) yang beruntung, bisa dikaruniai anak bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Keberuntungan itu dirasakan tiga pasutri. Mendapatkan momongan tepat tanggal 17 Agustus. Sesuatu yang tak disangka sebelumnya.

 

AGUS PRAMONO, Palangka Raya

 

RASA haru bercampur bahagia dirasakan tiga pasutri. Mereka adalah pasangan Dedy (47) dan Mira (36), Abdi (25) dan Cristin Garuda (20), Roni Pramono (24) dan Siti Fatimah (19). Mereka mendapatkan kado istimewa dari Tuhan YME pada momen HUT RI kali ini. Bayi mereka lahir di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Saya (penulis) sempat berbincang dengan tiga pasangan tersebut, kemarin sore (17/8). Didampingi pihak humas rumah sakit, menuju ruangan kelas III. Di balik tirai berwarna hijau itu, tampak bayi mungil berbaring di ranjang nomor 14. Laki-laki. Tepat di samping ibunya. Berselimut. Wajahnya juga bersih. Ibunya, Mira tampak masih susah untuk terbuka. Baru terbangun dari tidur.

Di belakangnya, ada bungkusan kado yang belum dibuka. Bergambar film animasi, Frozen, disertai untaian doa yang tertulis pada kertas, berisikan ucapan selamat dan doa dari direksi rumah sakit.

Sang suami, Dedy menemani untuk berbincang. Pria 47 tahun itu, tak menyangka sebelumnya, istrinya melahirkan saat momen HUT kemerdekaan. Tak ada rencana. Senang istrinya bisa melahirkan normal. Terlebih putranya lahir dengan kondisi sehat, tanpa kekurangan apapun.

Beratnya 3,3 kilogram. Lahir pukul 08.55 WIB.

“Senang sekali. Enggak menyangka lahir pas tanggal 17,”ucap warga Luwuk Kanan, Katingan itu.

Bersama istrinya, tiba di rumah sakit terbesar di Kalteng itu pada pagi harinya, sekitar pukul 06.30 WIB. Sebelumnya sempat pergi ke puskesmas di desanya. Namun disarankan untuk ke RS Kasongan. Di RS Kasongan, dianjurkan ke RSUD dr Doris Sylvanus.

Terkait pemberian nama, Dedy masih binggung. Istrinya juga. Tapi, Dedy sempat ngobrol dengan keluarga. Nama yang akan diberikan, berhubungan dengan momen kemerdekaan.

“Tadi sempat berunding. Rencananya saya akan beri nama Dirgahayu,” ucapnya.

Di ranjang nomor 10, juga terbaring lemah Cristin Garuda (20), istri dari Abdi, yang melahirkan anak keduanya pukul 01.25 WIB. Melalui operasi cesar. Bayi laki-laki yang bobotnya 4,2 kilogram itu, juga tampak bersih. Sama seperti pasangan sebelumnya, proses operasi sendiri bukan menjadi rencana awal. Murni lantaran kondisi istrinya tak memungkinkan untuk melahirkan secara normal.

Untuk masalah nama, Abdi menyampaikan, belum terpikirkan. Masih memikirkan sang istri, yang masih terbaring lemah di ranjang perawatan.

“Belum ngobrol masalah nama. Tapi, kemungkinan tetap ada terselip kata Garuda dalam namanya nanti,” ucap pria berusia 25 tahun asal Tewah tersebut.

Pasutri ketiga yang ditemui berbeda ruangan. Berada di Kelas II. Ruangan yang berisi empat ranjang. Pasangan yang paling muda dari dua pasutri sebelumnya. Roni Pramono (24) dan Siti Fatimah (19). Raut wajah mereka tampak lebih bahagia.

Maklum saja, bayi laki-laki yang lahir tersebut merupakan putra pertama. Kado terindah selama menikah. Kebahagiaan lainnya, tanggal lahir putranya lebih mudah diingat.

Warga Tumbang Samba itu tak menduga anaknya lahir pada tanggal 17 Agustus. Meski, pasangan muda ini sudah mengharapkan buah hatinya segera lahir sebelumnya. Doa itu terjawab. Sekitar pukul 00.30 WIB, bayi laki-laki lahir dengan berat 3,8 kilogram.

Operasi merupakan tindakan yang diambil oleh tim medis, lantaran secara hitungan tidak bisa melahirkan normal.

“Alhamdulillah, anak saya normal dan sehat. Saya hanya berharap anak saya selalu sehat, dan selalu bisa menghargai sejarah saat ia bertumbuh dewasa nanti,” ujarnya penuh bahagia. (ram/ce)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 10:08
Delapan Tahun Terhambatnya Pembangunan 454 Tower SUTT

Siap Eksekusi, PLN dan Kejaksaan Kerja Sama

Sejak 2011, pembangunan 454 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tak kunjung menghubungkan Sampit…

Senin, 24 September 2018 10:00
Dua Hari Operasi Gabungan Penegakan Hukum Bidang Kelautan

Tim Gabungan Aman Satu Kapal Luar Kalteng

Satu unit kapal nelayan yang berasal dari luar Kalteng terjaring dalam operasi gabungan di wilayah laut…

Kamis, 20 September 2018 10:09
Diah Isma Khairani Paparkan Penelitiannya di Depan Sri Mulyani

Murid SD Sanggau, Peneliti Cilik Terunggul 2018

Semangat belajar menjadi kunci sukses. Meski tak punya waktu khusus belajar di rumah, Diah Isma Khairani…

Senin, 10 September 2018 11:01
Mengikuti Aqiqah dan Tasmiyah Putri Gubernur Kalteng

Diberi Nama Nayla, Doa Menjadi Anak Soleha

Setelah satu bulan terlahir ke dunia, putri kecil dari pasangan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran…

Selasa, 04 September 2018 11:24
Bripka Anastasia H Rompas Terima Penghargaan dari Kapolda

Polwan Kalteng Pertama yang Bertugas di Daerah Konflik

1 September 2019, merupakan HUT ke-70 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia. Di Kalteng, dirayakan…

Jumat, 31 Agustus 2018 10:29
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (2/selesai)

Apapun Terjadi, Harus Tetap Cantik

Panggung Sasono Langen Budoyo menjadi saksi. Peluh keringat terbayar, ketika riuh penonton terhibur…

Kamis, 30 Agustus 2018 09:49
Abib Habibi Igal, Penata Tari Terbaik Parade Tari Nusantara 2018 (1)

Berawal dari Mimpi dan Motivasi, Kini Ciptakan 15 Karya Tari

Gelaran Parade Tari Nusantara (PTN) ke-37 tahun 2018, memberi kesan tersendiri bagi Abib Habibi Igal.…

Jumat, 24 Agustus 2018 12:05
Melihat Eksistensi Perajin Alat Musik Tradisional Kalteng

Minim Peminat, Andalkan Jejaring online

Perajin alat musik maupun perajin pernak-pernik khas Kalteng, sudah jarang ditemukan di Palangka Raya.…

Kamis, 23 Agustus 2018 09:51
Mengenal Cupang Air Tawar dan Penggemarnya (2/Selesai)

Seharga Rp5 Ribu Menjadi Rp200 Ribu

Setiap orang memiliki alasan tersendiri terhadap hobinya masing-masing. Termasuk seorang penghobi ikan…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:44
Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme dan Nasionalisme

Kibarkan Merah Putih di Sungai Seruyan

"Janganlah sekali-kali meninggalkan sejarah." Demikian kutipan yang pernah dikatakan Bung Karno. Tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .