MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 15 Agustus 2018 09:22
Cuaca Ekstrem, Pemerintah Beri Payung dan Kacamata untuk Jemaah
Ketua kloter, Muhidin menyerahkan kelengkapan jemaah untuk ibadah di Armina. (WAHYUDI / KALTENG POS)

PROKAL.CO, MAKKAH-Pemerintah Indonesia sepertinya sangat mewaspadai cuaca dan suhu ekstrem yang sekarang terjadi di Makkah. Apalagi, di Masjidil Haram saat sore menjelang magrib sekitar pukul 18.00 waktu Arab Saudi, tercatat cuaca mencapai angka 42 derajat celsius. Cukup panas. Padahal jemaah sudah berjejal hendak ke Masjidil Haram untuk salat Magrib dan Isa.

Biasanya, sebagian besar jemaah akan bertahan di masjid dari Magrib sampai Isa. Setelah itu, baru bergelombang pulang ke pemondokan masing-masing.

Saking panasnya cuaca saat ini, terasa sekali bila di bawah terik matahari. Wajah terasa panas dan menyengat.

Untuk menjaga ketahanan dan fisik jemaah, petugas tiada henti-hentinya mengingatkan, untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas sunah. Sementara melalui Kementerian Kesehatan, rencananya hari ini petugas dan panitia haji Indonesia, akan memberikan penyuluhan cara bertahan di tengah cuaca panas.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bekal satu tas untuk jemaah, di antaranya berisi payung dan kacamata hitam, selain kelengkapan lain selama wukuf di Mina dan Arafah pada 20 Agustus (bukan 22 Agustus seperti diberitakan sebelumnya).

“Saya diminta menyerahkan paket ini kepada jemaah. Isinya kacamata dan payung untuk menahan panas, serta kelengkapan lain seperti kecap, gula, dan lain-lain,” kata Ketua Kloter 14, Muhidin.

Sementara itu, petugas maktab Indonesia memperkirakan cuaca panas ini akan terus terjadi. Malah bisa tembus 50 derajat celsius.

Meski begitu, antusias jemaah untuk mengambil umrah tetap tinggi. Sebagian besar mereka memilih mengambil mikad di Tan'im, karena jaraknya tak terlalu jauh dari Masjidil Haram.

Dengan cuaca yang cukup panas menyengat, para jemaah dari berbagai negara itu berdesakan tawaf berputar mengelilingi kakbah.

Perhatian pemerintah terhadap jemaah kali ini begitu besar. Lantaran kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat.

Informasi dari Andi, seorang tenaga medis ketika berbincang-bicnang dengan Kalteng Pos di Grand Zamzam, diingatkan untuk jemaah tidak memaksa diri tawaf, apalagi berniat mencium Hajar Aswad.

Menurutnya, kemarin ada salah satu jemaah yang wafat, karena memaksakan diri mencium Hajar Aswad.

Ini terjadi setelah yang bersangkutan selesai mencium Hajar Aswad. Mendadak sakit dada. Rupanya yang bersangkutan menderita penyakit jantung, tapi memaksakan diri berdesak-desakan. (wah/ce/abe)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:53

Kemenag dan Ormas se-Kotim Tolak LGBT

SAMPIT - Kementerian Agama dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kotim menolak keberadaan kelompok lesbian,…

Sabtu, 17 November 2018 15:37

Terpeleset, Tukang Las Tewas di Sungai Mentaya

SAMPIT - Nahas dialami Dirin. Pria 35 tahun yang berprofesi sebagai tukang las itu ditemukan tewas di…

Sabtu, 17 November 2018 15:33

Awas! KTP, KK dan Akta Palsu

SAMPIT – Hati-hati menggunakan jasa calo dalam urusan kartu tanda penduduk (KTP) maupun akta kelahiran,…

Sabtu, 17 November 2018 15:20
Rejeki Ultah ke-26 Bagi Bidan Diah Ayu Novitasari

Baru Dua Bulan di Lamandau, Lulus Tes SKD CPNS

Ada yang unik dari pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Jumat, 16 November 2018 16:05

Melarikan Diri, Dua Tersangka Dihadiahi Timah Panas

SAMPIT - Usai sudah pelarian Taufiqurrahman alias Upik dan Mudianto alias Mudi. Dua pria yang sempat…

Jumat, 16 November 2018 16:03

Tak Hadir, Otomatis Gugur

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 15 November 2018 11:56

Selamat HUT ke 73 Brimob ! Semoga Semakin Dicintai Masyarakat

UPACARA peringatan HUT ke-73 Brimob Polri di Kalteng, diselenggarakan di Lapangan Mako Batalyon Raider…

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan

Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng…

Kamis, 15 November 2018 11:51

Mobil Pelangsir Terbakar, SPBU Di-Police Line

PALANGKA RAYA-Dua pintu mobil Honda Civic terbuka secara bersamaan, dibarengi bunyi letusan kecil. Sesaat…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Kesadaran Menurun, Pelanggaran Meningkat

OPERASI Zebra Telabang 2018 telah berakhir kemarin (12/11). Hasilnya sudah bisa diprediksi. Banyak pengendara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .