MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 15 Agustus 2018 09:22
Cuaca Ekstrem, Pemerintah Beri Payung dan Kacamata untuk Jemaah
Ketua kloter, Muhidin menyerahkan kelengkapan jemaah untuk ibadah di Armina. (WAHYUDI / KALTENG POS)

PROKAL.CO, MAKKAH-Pemerintah Indonesia sepertinya sangat mewaspadai cuaca dan suhu ekstrem yang sekarang terjadi di Makkah. Apalagi, di Masjidil Haram saat sore menjelang magrib sekitar pukul 18.00 waktu Arab Saudi, tercatat cuaca mencapai angka 42 derajat celsius. Cukup panas. Padahal jemaah sudah berjejal hendak ke Masjidil Haram untuk salat Magrib dan Isa.

Biasanya, sebagian besar jemaah akan bertahan di masjid dari Magrib sampai Isa. Setelah itu, baru bergelombang pulang ke pemondokan masing-masing.

Saking panasnya cuaca saat ini, terasa sekali bila di bawah terik matahari. Wajah terasa panas dan menyengat.

Untuk menjaga ketahanan dan fisik jemaah, petugas tiada henti-hentinya mengingatkan, untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas sunah. Sementara melalui Kementerian Kesehatan, rencananya hari ini petugas dan panitia haji Indonesia, akan memberikan penyuluhan cara bertahan di tengah cuaca panas.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bekal satu tas untuk jemaah, di antaranya berisi payung dan kacamata hitam, selain kelengkapan lain selama wukuf di Mina dan Arafah pada 20 Agustus (bukan 22 Agustus seperti diberitakan sebelumnya).

“Saya diminta menyerahkan paket ini kepada jemaah. Isinya kacamata dan payung untuk menahan panas, serta kelengkapan lain seperti kecap, gula, dan lain-lain,” kata Ketua Kloter 14, Muhidin.

Sementara itu, petugas maktab Indonesia memperkirakan cuaca panas ini akan terus terjadi. Malah bisa tembus 50 derajat celsius.

Meski begitu, antusias jemaah untuk mengambil umrah tetap tinggi. Sebagian besar mereka memilih mengambil mikad di Tan'im, karena jaraknya tak terlalu jauh dari Masjidil Haram.

Dengan cuaca yang cukup panas menyengat, para jemaah dari berbagai negara itu berdesakan tawaf berputar mengelilingi kakbah.

Perhatian pemerintah terhadap jemaah kali ini begitu besar. Lantaran kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat.

Informasi dari Andi, seorang tenaga medis ketika berbincang-bicnang dengan Kalteng Pos di Grand Zamzam, diingatkan untuk jemaah tidak memaksa diri tawaf, apalagi berniat mencium Hajar Aswad.

Menurutnya, kemarin ada salah satu jemaah yang wafat, karena memaksakan diri mencium Hajar Aswad.

Ini terjadi setelah yang bersangkutan selesai mencium Hajar Aswad. Mendadak sakit dada. Rupanya yang bersangkutan menderita penyakit jantung, tapi memaksakan diri berdesak-desakan. (wah/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 10:26

ASTAGAAA...!! Sopir Truk Itu Meninggal di Toilet

PALANGKA RAYA-Agus Budi Santosa ditemukan tergeletak di dalam toilet salah satu rumah makan, di Jalan…

Selasa, 25 September 2018 10:23

Soal Dukungan pada Pilpres, Koyem Tak Mendua Hati

PALANGKA RAYA-Sikap tegas ditunjukkan Nadalsyah dalam percaturan pilpres. Politikus dan birokrat senior…

Selasa, 25 September 2018 10:13

TO Polisi Terciduk saat Transaksi

KUALA PEMBUANG- Berakhir sudah sepak terjang Fadla (27) sebagai bandar narkoba. Tepatnya setelah aparat…

Selasa, 25 September 2018 10:10

Hamil Tua, Jual Sabu Demi Biaya Persalinan

SAMPIT-Usia kandungan yang sudah sembilan bulan rupanya tidak membuat Vony Windi Sasmita “cuti”…

Senin, 24 September 2018 10:39
Pusat Dukung Prabowo, Daerah Dukung Jokowi

Demokrat Berbelok

PALANGKA RAYA-Dinamika politik setelah penetapan dan pencabutan nomor urut capres-cawapres, diwarnai…

Senin, 24 September 2018 10:35

Lima Jari Putus, Tergiling Mesin

PALANGKA RAYA-Apes dialami Muhammad alias Amad. Pemuda berperawakan kurus itu kehilangan lima jari di…

Senin, 24 September 2018 10:32
Usung Kearifan Lokal, KPU Fokus Antihoax, Politik Uang, dan SARA

Pilihan Berbeda, Jangan Lupa Saudara

Bendera start kampanye telah berkibar. Penyelenggara pemilu khususnya KPU dan Bawaslu mulai dipacu.…

Senin, 24 September 2018 10:28

Kampanye Semaunya, Sanksinya Pidana Penjara

PALANGKA RAYA-Masa kampanye telah dimulai sejak 23 September 2018. Bagi tim pemenangan capres-cawapres,…

Senin, 24 September 2018 10:23

Wanita Hamil Tua Edarkan Sabu

SAMPIT-Tim gabungan dari Satresnarkoba Polres Kotim dan Polsek Baamang berhasil meringkus empat pelaku…

Senin, 24 September 2018 10:13

Sugianto Lantik 10 Bupati dan Wali Kota Se Kalteng

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, melantik 9 pasangan bupati/wakil bupati dan 1 wali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .