MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 09 Agustus 2018 10:44
CJH Kalteng Dilanda Suhu 45 Derajat
Seorang CJH menggunakan ambulans yang membawanya ke bandara dari asrama haji, kemarin. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SELURUH calon jemaah haji (CJH) asal Kalteng, sudah meninggalkan Bumi Tambun Bungai. Terakhir, kelompok terbang (Kloter) 14 asal Palangka Raya, Seruyan, dan Murung Raya. Berangkat dari Palangka Raya menuju Banjarmasin, Rabu (8/8) pukul 16.00 WIB. Dalam kloter 14 ini, ada 3 dari 15 CJH menggunakan kursi roda.

Sebelum memasuki bus untuk diantarkan ke Bandara Tjilik Riwut, CJH diberikan pembekalan dan pengecekan tas. Barang bawaan diperiksa. Ternyata, masih banyak CJH yang belum paham, terkait barang apa saja yang boleh dan tidak saat naik ke kabin pesawat.

Contoh, air minum, parfum lebih dari 100 milligram, hand and body lotion, minyak rambut, dan sejenisnya. Bahkan ada cabai yang disimpan di botol dan diisi air.

“Keberangkatan hingga kloter terakhir ini lancar-lancar saja. Tidak ada signifikan dan masih bisa dikendalikan dan diatasi. Masalahnya seperti barang bawaan. Barang yang seharusnya disimpan di bagasi, malah dibawa ke kabin,” jelas Teknisi Seksi Siskohat Kanwil Kemenag Kalteng Ismail Marzuki, di Asrama Haji Palangka Raya, Rabu (8/8).

Dia mengungkapkan, yang seharusnya dibawa oleh CJH ke kabin pesawat, hanyalah bekal umrah wajib. Sebab, setibanya di Jeddah, CJH langsung melaksanakan umrah wajib sebagai awal ibadah memasuki Arab Saudi.

“Setelah itu baru ke hotel,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari 325 kursi pesawat, yang berangkat dari Banjarmasin untuk kloter 14, totalnya 320 orang. Bertambah dua orang dari CJH asal Kalsel. Sementara CJH dari kloter 14 ada 4 orang yang gagal berangkat dan harus tunda, karena hamil dan kecelakaan.

“Ada yang hamil, jadi suaminya tunda. Selain itu, ada yang mengalami kecelakaan seminggu sebelum berangkat. Sehingga tunda termasuk pasangannya. Untuk yang pakai kursi roda dari kloter 14 ini, ada 3 orang,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran juga memberikan beberapa pesan kepada CJH dari kloter 14, yang disampaikan oleh Kepala Biro Kesra Syahrudin. Dia meminta CJH asal Kalteng, menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi.

“Selalu berkoordinasi dan konsultasi kepada para medis yang mendampingi CJH kloter 14. Informasinya, suhu di sana berkisar 40-45 derajat celsius. Puncaknya bisa sampai 50 derajat celsius. Sementara, di Palangka Raya atau Kalteng itu hanya berkisar di 32-33 derajat celsius,” jelas dia.

Dia juga meminta kepada petugas yang mendampingi jemaah, agar memberikan pelayanan secara optimal dan terbaik. “Berikan pelayanan terbaik dan optimal untuk CJH Kalteng,” pintanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Yayu Indriaty menjelaskan, setelah dirinya berkomunikasi dengan petugas kesehatan yang ada di sana, saat ini kondisi suhu udara di Arab Saudi mencapai 44-45 derajat celsius.

 

“Sampai dengan hari ini, ada satu CJH yang dirawat di rumah sakit di sana. Dengan alasan gangguan jantung, tetapi masih kategori ringan. Hingga saat ini, masih dipantau lagi. Sementara, yang berkunjung ke klinik khusus rawat jalan, yang diobati karena penyakit berkenaan dengan pencernaan, seperti mual dan muntah. Diduga karena kurang istirahat dan pola makan yang berubah. Klinik memang ramai, selalu saja ada CJH kita yang berobat ke sana,” jelas Yayu, di depan Aula Asrama Haji, Rabu (8/8).

Dia menambahkan, CJH Kalteng diimbau agar dapat menjaga tubuhnya tidak kekurangan air. Selalulah membawa air minum. Selain itu, jika tidak sedang ihram, sebaiknya memakai penutup kepala. Juga diminta selalu mengenakan alas kaki, khususnya sepatu.

“Untuk menghindari panas matahari langsung, carilah tempat berteduh untuk melindungi diri. Kalau ada keluhan, segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan. Apabila memiliki penyakit kronis dan sudah terbiasa meminum obat itu, namun ketika berangkat dibatasi, diimbau jangan lupa untuk meminum obat. Jangan sampai penyakit yang diderita menjadi lebih parah,” urainya.

Apabali berjalan di tanah tandus, disarankan menggunakan alas kaki. Apalagi bagi penderita diabetes, untuk menghindari luka di kaki.

“Serta memerhatikan tips kesehatan yang sudah dibagikan, agar diikuti. Jadwal ibadah juga harus ditaati. Jangan memaksakan diri beribadah di bawah terik matahari yang panas,” kata wanita berhijab dan berkacamata ini.

Sementara itu, Kabag Kemas Kesra Pemkab Kapuas, H Junaidi mengatakan, salah seorang jemaah yang terkena serangan sakit asma, sudah dirujuk ke rumah sakit setempat. Informasi tersebut didapatkannya, saat melakukan percakapan langsung dengan H Noor Salim, selaku Ketua Rombongan Jemaah Haji Kapuas, Rabu (8/8).

“Hari ini (kemarin), jemaah sudah masuk, maktab (kantor haji). Saat ini berada di Hotel Al Wihdah Tower, Makkah,” ungkap Junaidi, di ruang kerjanya, kemarin.

Penginapan jemaah ini berjarak sekitar 1,2 kilometer dari Masjidil Haram. Jemaah mendapat fasilitas armada angkutan bus yang disediakan Kementerian Agama RI. Jemaah juga diberi alat pelindung diri (APD) terdiri dari payung, tas, sandal, dan kacamata hitam ultraviolet.

“Harapannya, semua jemaah asal Kapuas dapat menjalankan ibadah haji secara baik, dan nantinya kembali dengan selamat,” tutupnya. (uni/alh/ce/abe)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:53

Kemenag dan Ormas se-Kotim Tolak LGBT

SAMPIT - Kementerian Agama dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kotim menolak keberadaan kelompok lesbian,…

Sabtu, 17 November 2018 15:37

Terpeleset, Tukang Las Tewas di Sungai Mentaya

SAMPIT - Nahas dialami Dirin. Pria 35 tahun yang berprofesi sebagai tukang las itu ditemukan tewas di…

Sabtu, 17 November 2018 15:33

Awas! KTP, KK dan Akta Palsu

SAMPIT – Hati-hati menggunakan jasa calo dalam urusan kartu tanda penduduk (KTP) maupun akta kelahiran,…

Sabtu, 17 November 2018 15:20
Rejeki Ultah ke-26 Bagi Bidan Diah Ayu Novitasari

Baru Dua Bulan di Lamandau, Lulus Tes SKD CPNS

Ada yang unik dari pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Jumat, 16 November 2018 16:05

Melarikan Diri, Dua Tersangka Dihadiahi Timah Panas

SAMPIT - Usai sudah pelarian Taufiqurrahman alias Upik dan Mudianto alias Mudi. Dua pria yang sempat…

Jumat, 16 November 2018 16:03

Tak Hadir, Otomatis Gugur

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 15 November 2018 11:56

Selamat HUT ke 73 Brimob ! Semoga Semakin Dicintai Masyarakat

UPACARA peringatan HUT ke-73 Brimob Polri di Kalteng, diselenggarakan di Lapangan Mako Batalyon Raider…

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan

Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng…

Kamis, 15 November 2018 11:51

Mobil Pelangsir Terbakar, SPBU Di-Police Line

PALANGKA RAYA-Dua pintu mobil Honda Civic terbuka secara bersamaan, dibarengi bunyi letusan kecil. Sesaat…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Kesadaran Menurun, Pelanggaran Meningkat

OPERASI Zebra Telabang 2018 telah berakhir kemarin (12/11). Hasilnya sudah bisa diprediksi. Banyak pengendara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .