MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 09 Agustus 2018 10:30
Diduga Dibunuh, Seorang Laki-Laki Bersimbah Darah di Jalan

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Pengguna jalan yang melintas di Jalan Pasir Panjang menuju Kumpai Batu Atas, dibuat geger. Sesosok laki-laki tergeletak bersimbah darah di atas aspal, di Desa Pasir Panjang. Peristiwa itu terjadi, Rabu (8/8), sekitar pukul 02.00 WIB. Informasi yang dihimpun Kalteng Pos, lelaki yang sudah tak bernyawa itu diketahui bernama Roni, warga Desa Pasir Panjang.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh pasangan suami istri (pasutri), yang kebetulan melintas menuju pasar. Melihat korban tergeletak dan sepeda motornya terguling, keduanya memberi tahu kepada warga sekitar.

Sejurus kemudian, warga langsung mendekati sosok yang tergeletak tersebut. Setelah mendekat, terlihat luka di bagian punggung dan kepala.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan tergeletak di jalanan, dalam kondisi  terluka dan meninggal dunia,” ucap sumber Kalteng Pos.

Muncul dugaan, pria 40 tahun tersebut korban tabrak lari. Namun, dilihat dari lokasi kejadian, tidak terlihat ada tanda-tanda bekas kecelakaan.

Menyikapi hal ini, Kasatlantas Polres Kobar AKP Marshono mengatakan, pihaknya bersama Satreskrim Polres Kobar masih melakukan penyidikan.

“Belum tahu apakah lakalantas atau kasus lain. Masih diselidiki pihak Reskrim dan Satlantas, karena di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kecelakaan,” ungkap AKP Marshono kepada wartawan, kemarin (8/8).

Ditambahkan Kasatlantas, informasi sementara dari kepala desa setempat, sebelum gempar ditemukan mayat bersimbah darah di Jalan Pasir Panjang, memang ada info keributan.

“Sebelum itu, katanya ada keributan. Itu aja infonya. Makanya ini masih didalami oleh Reskrim dan Satlantas. Karena dari mulut korban tercium bau minuman keras, diperkirakan mabuk,” terang Kasatlantas.

Hal yang sama juga dikatakan Kasatreskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo. Ditegaskannya, saat ini pihaknya bersama Satlantas masih melakukan penyelidikan. “Hasil visum belum kami terima,” ucap Tri singkat. (ala/ce/ram)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 11:47

OMG ! Oknum Mahasiswi Aborsi, Janin Dikubur di Kompleks Kampus

PALANGKA RAYA-Perbuatan sejoli ini tak patut ditiru. Demi menyembunyikan aib,…

Senin, 22 April 2019 11:46

Penambang Tewas dengan Perut Robek

PALANGKA RAYA-Raut sedih terlihat pada wajah Samsiah saat menatap anaknya,…

Minggu, 21 April 2019 11:30

JALAN RUSAK PARAH..!! Truk dan Kendaraan Lain Antre Berjam-Jam

PALANGKA RAYA- Puluhan mobil dan ratusan sepeda motor harus terhenti…

Minggu, 21 April 2019 11:29

Dua Partai Bersaing Ketat, Gerindra Klaim Amankan Enam Kursi

PALANGKA RAYA-Perebutan 45 kursi di DPRD Kalteng sangat ketat, hasil…

Minggu, 21 April 2019 11:27

Kotak Suara Rusak, Ini Penjelasan Bawaslu

KUALA KAPUAS-Beredarnya foto kerusakan kotak suara terjadi di wilayah Kecamatan…

Minggu, 21 April 2019 11:24

Masalah Tanah Paling Banyak Diadukan ke ORI

PALANGKA RAYA – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Jumat, 19 April 2019 13:20

CATAT..!! Kapolda Jamin Keamanan Surat Suara

PALANGKA RAYA-Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko menyampaikan kepada seluruh…

Kamis, 18 April 2019 11:42

Gubernur : Siapapun yang Terpilih, Doa kan yang Terbaik

PALANGKA RAYA-Sebagai warga negara, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memiliki hak…

Rabu, 17 April 2019 13:30

Penggiat Lingkungan Desak Perusahaan Pemilik Tongkang Ditindak

Insiden tertabraknya tiang pancang pembangunan Jembatan Tumbang Samba di Kecamatan…

Selasa, 16 April 2019 10:28

BRAKKKK...!! Tongkang Hantam Jembatan Belum Jadi, Begini Kondisinya

KASONGAN–Sebuah tongkang bermuatan kayu log milik perusahaan HPH PT Dwima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*