MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 08 Agustus 2018 11:19
BPOM Jamin Kandungan Vaksin Aman
Seorang bocah ditemani tim pendamping, tampak meringis menahan sakit saat imunisasi vaksin MR, di halaman kantor gubernur, Selasa (7/8). (NIZAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PEMPROV Kalteng melalui Dinas Kesehatan Kalten, terus melanjutkan imunisasi vaksin measles-rubella (MR), sejak 1 Agustus lalu. Hingga saat ini, penyelenggaraan imunisasi MR di Kalteng, tak terlalu terhambat akibat pro dan kontra belum adanya sertifikasi halal, yang kini sedang berproses untuk Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kami dari kesehatan, sangat menghargai itu. Sudah keluar surat dari Menkes, bahwa sikapnya tetap melayani anak-anak yang ingin mendapatkan pelayanan ini. Dan apabila ingin ditunda, kami sangat menghormati. Kami akan menjadwalkan ulang, jika sudah ada fatwa yang jelas tentang hal ini,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Yayu Indriaty, di halaman kantor gubenur, Selasa (7/8).

Dia mengungkapkan, progres keseluruhan real time sampai Senin (7/8) malam, dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng, imunisasi sudah mencapai 10,5 persen, dari sekitar 691.362 anak lebih sasaran imunisasi. Terbanyak masih Katingan dan Kobar.

“Hari ini, yang imunisasi 130 anak (di kantor gubernur). Kami tidak intervensi jadwal. Jadwal itu memang sudah ada di puskesmas,” urainya.

Sementara itu, Dirjen Kesmas Kemenkes RI, Kirana Pritasari mengungkapkan, pemerintah ingin mengendalikan dan menurunkan prevalensi kejadian penyakit rubella di Indonesia. Penyakit rubella tidak banyak dikenal, tetapi banyak bayi lahir yang menderita kecacatan. Seperti ketulian, kelainan jantung, dan sebagainya, karena saat hamil ibunya menderita penyakit rubella.

“Vaksin baru ini, imunisasi rubella. Kalau campak sudah sering. Tetapi untuk rubella, baru dan perlu dimulai. Sebab, yang kami inginkan, di tahun 2020, penyakit rubella dan kejadian pada bayi yang lahir itu, menurun. Dimulai dari sekarang pada anak usai 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun,” kata dia.

Mengenai masalah fatwa halal, Pritasari mengungkapkan, berdasarkan surat dari Menteri Kesehatan, menghargai masukan dari MUI. Kemenkes mematuhi, akan mengajukan sertifikasi. Bagi masyarakat yang tidak keberatan dengan masalah halal, bisa imunisasi. Kalau ada yang ingin mendapat keyakinan, mereka bisa menunggu sampai fatwa MUI keluar.

“Walau belum ada sertifikasi halal, imunisasi tetap dilaksanakan,” jelas dia.

BPOM JAMIN VAKSIN MR AMAN

Polemik vaksin meales rubella (MR) yang dipermasalahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), membuat program pemerintah pusat ini terhambat penerapannya di lapangan. Terkait halal atau aman digunakan kandungan di dalam vaksin tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya mengungkapkan, dari sisi keamanan kandungan vaksin itu, tentu pemeritah sangat menjamin hal tersebut.

“Dalam hal ini, vaksin yang masuk ke Indonesia itu sudah dilakukan pengecekan dari kami (BPOM, red). Dan itu aman digunakan oleh masyarakat, terutama anak-anak,” tegas Kepala BPOM Palangka Raya Trikoranti Mustika, melalui Kasi Pemeriksaan dan Penyelidikan Siti Dahlih Noor, saat dibincangi Kalteng Pos, Selasa (7/8).

Siti menjelaskan, untuk setiap yang mengandung enzim-enzim yang berasal dari hewani yang tak halal, seperti babi, tentunya akan tertulis dan tertera dalam vaksin tersebut. Namun untuk vaksin MR ini, tidak tertulis di labelnya.

“Jadi, dipastikan itu aman untuk digunakan oleh seluruh masyarakat kita. Namun, dari segi halal tidaknya, ada pada MUI. Ranah mereka di sana, untuk melakukan pengecekan, apabila ada keraguan kandungan apa dalam vaksin MR ini,” terangnya.

Ia menilai, kekhawatiran pihak MUI, dalam hal ini bisa jadi akibat negara penyuplai. Sehingga untuk memastikan halal tidaknya atau mengandung enzim-enzim yang dilarang dalam Islam, maka dicek kembali.

“Dan untuk tim di MUI itu, BPOM termasuk juga. Sehingga dipersilakan saja untuk menguji kehalalan dari vaksin itu, untuk meyakinkan kalau itu benar-benar halal,” jelas Siti.

Secara kesehatan, terutama pada anak-anak, lanjut dia, vaksin ini sebenarnya sangat baik untuk mencegah penyakit campak dan virus berbahaya lainnya. Hanya saja, dengan adanya fatwa MUI itu, tidak mewajibkan untuk dilakukan vaksinasi.

“Tujuannya, agar anak-anak kita tidak terkena campak, yang dapat mengakibatkan penyakit yang berbahaya saat pertumbuhan mereka, dan cacat bawaan lahir ketika sang ibu terserang virus itu,” pungkas Siti. (uni/ari/ce/abe)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:46

Teman Mengapung di Air, Dibangunkan Ternyata Sudah Tak Bernyawa

PALANGKA RAYA-Beny, ditemukan tewas mengapung di parit, tak jauh dari bahu Jalan Tjilik Riwut Km 22,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:41

Melanjutkan Perjuangan Pahlawan

PALANGKA RAYA-Upacara memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Lapangan Sanaman…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:44
Ketika HUT ke-11 DAD Kalteng Bersamaan dengan HUT ke-73 RI

Penggerak Keberlangsungan Bumi Tambun Bungai

Momentum Hari Kemerdekaan RI dan Hari Jadi DAD Kalteng, bersamaan. Diperingati sederhana. Penuh makna.…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:42

Buku Panduan Bom Disita

PALANGKA RAYA-Masyarakat tak perlu khawatir. Kasus dugaan radikalisme maupun terorisme, terus didalami…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:37

Dendam kepada Perusahaan, Orangutan Jadi Pelampiasan

KUALA PEMBUANG-Kapolda Kalteng Irjen Pol Anang Revandoko akhirnya mengungkap siapa pembunuh orang utan,…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:34

600,10 Gram Sabu dan 214 Botol Miras Dimusnahkan

PALANGKA RAYA-Polda Kalteng memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang diungkap, dan sudah menjadi…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:31

LAKA MAUT ! Dua Nyawa Terenggut

PALANGKA RAYA-Kesunyian malam menjelang pergantian hari, seketika berubah menjadi peristiwa mengerikan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:51

Jaga Stamina, Kurangi Bepergian Jauh.

PANGKALAN BUN-Anggota DPD RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman Ebol menyempatkan diri bertemu dengan…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:42

Preman Tikam Pelangsir di SPBU

SAMPIT-Antrean kendaraan di SPBU Jalan HM Arsyad, Desa Pelangsian, Kecamatan MB Ketapang yang semula…

Rabu, 15 Agustus 2018 10:19

Empat Napi Teroris Ada di Kalteng

PENANGKAPAN terduga aksi radikalisme alias terorisme, Lu, mengingatkan pada sangat rentannya warga binaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .