MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 08 Agustus 2018 11:15
Banyak Pindah Parpol

Kader Demokrat dan Hanura Menyeberang, Ramai-ramai Ajukan PAW ke DPRD

ILUSTRASI

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Setelah Gerindra dan Golkar, ternyata ada anggota partai Demokrat dan Hanura yang juga pindah partai. Anggota dewan yang maju lagi dalam Pileg 2019 melalui partai politik (parpol) lain, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20/2018, harus mengundurkan diri sebagai anggota legislatif, dan dilakukan pergantian antar waktu alias PAW dari parpol pengusung sebelumnya.

“Kayaknya dari Demokrat ada. Itu di Kotawaringin Barat,” ucap Ketua Harian DPD Demokrat Kalteng HM Sriosako, di Gedung DPRD Kalteng, Selasa (7/8).

Ia menjelaskan, anggota partai yang pindah tersebut, belum bisa dipastikan. Sriosako juga enggan menyebutkan pindah ke partai apa. Hanya saja, jika benar itu terjadi, maka Demokrat juga akan mengajukan PAW.

“Kami akan tindak lanjuti. Diberhentikan dan diusulkan PAW. Samalah seperti partai lain, seperti Golkar dan Gerindra,” terang suami dari wakil wali kota Palangka Raya terpilih, Hj Umi Mastikah ini.

Dia mengungkapkan, tidak mungkin ada kader yang bisa sembunyi-sembunyi pindah partai. Karena salah satu syarat mencalon kembali, yakni harus ada surat pengunduran diri dari partai jika sudah pindah. Selain itu, sistem yang dibangun saat ini juga sangat terbuka, sehingga dapat dilacak.

“Dalam aturan itu, tidak boleh (pindah partai). Itu pasti terlacak nantinya,” ucap ketua Fraksi Demokrat DPRD Kalteng ini.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kalteng, Heriadi juga menjelaskan, aturan partai dan PKPU sudah jelas, bahwa ketika angota dewan mencaleg kembali, namun menyeberang atau berbeda dari partai sebelumnya, maka harus mengundurkan diri dari partai dan segera diajukan PAW.

“Otomatis di-PAW. Kader Hanura juga tidak ada masalah di-PAW. Memang kartu anggotanya sudah beda,” kata Heriadi kepada Kalteng Pos, Selasa (7/8).

Dia menjelaskan, dua kader partai tersebut dari Kabupaten Barito Utara dan Kotawaringin Timur.

“Di Batara itu atas nama Amir Mahmud. Maka, nomor urut 3, Pak Pujiono yang menggantikannya. Karena nomor urut 2 mencaleg partai lain, saat menit terakhir pendaftaran. Sementara, di Kotim, atas nama Nono, dan digantikan oleh Dapak,” urainya.

Ia menjelaskan, Hanura sendiri sudah mengajukan PAW sejak sepekan lalu. Pihaknya tinggal menunggu SK penetapan saja, mengenai penggantinya.

“Sudah diproses, mungkin sudah di meja gubernur. Tetapi perlu diketahui juga, pindah partai ini hak individu, pihaknya tidak bisa melarang. Memilih berpolitik dari partai mana saja, itu hak individu masing-masing,” jelas dia.

Sementara itu, DPRD Kalteng sudah menerima pengajuan pergantian antar waktu (PAW) dari partai politik (Parpol) Gerindra atas nama Zain Alkim, dan Rini Widya Sari dari PDIP. Sedangkan untuk anggota Komisi D DPRD Kalteng Yustina Ismiati, sampai saat ini belum ada pengajuan permohonan pengunduran diri.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kalteng, Tantan mengungkapkan, pihaknya sudah menerima surat pengajuan PAW dari parpol masing-masing. Segera diproses secara internal, untuk selanjutnya segera dinaikkan ke pemprov.

“Intinya kami proses dahulu, baru bisa diajukan ke gubernur, terkait nama-nama yang di-PAW dan penggantinya siapa,” terang Tantan, kemarin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang mengatakan, pihaknya akan memproses nama PAW, untuk menggantikan anggota yang sudah mundur. Mengirimkan usulan nama berikutnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng dan ke pemprov, untuk kemudian diproses ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Untuk yang PAW ini, dari PDIP satu orang dan dua dari Gerindra,” ucapnya kepada Kalteng Pos, di Gedung DPRD Kalteng, kemarin.

Sekretaris DPD PDIP Kalteng, Freddy Ering juga menyampaikan, untuk PAW Rini Widyasari sudah diproses pihaknya. Berdasarkan urutan suara terbanyak berikutnya, atas nama Silvanus A.

“Saat ini sedang berproses pengajuan dari parpol ke DPRD. Mungkin besok (hari ini, red) kami akan serahkan ke KPU Provinsi, untuk meminta nama selanjutnya,” tukasnya.

Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini pun memprediksikan, untuk pelantikan PAW ini akan digelar September mendatang, menunggu semua proses pengajuan selesai sampai ke tingkat Kemendagri.

“Kami harapkan agar pelantikan ini segera dilakukan, setelah semua prosesnya berjalan cepat. Sehingga ada pergantian untuk meneruskan anggota sebelumnya, dengan masa tugas kurang lebih sekitar setahun lagi,” tegas Freddy. (ari/uni/ce/abe)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:01

Maling Kotak Amal Gentayangan

PALANGKA RAYA- Seorang pria terekam kamera CCTV Masjid Al-Husna Jalan Menteng dan Masjid Al Hikmah Tjilik…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:59

Isu Penculikan Anak Mencuat

KASONGAN– Isu penculikan anak kembali mencuat. Baik melalui media sosial maupun perbincangan ditengah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:45

Burung Eksotis Kalimantan Diselundupkan, 40 Ekor Kembali Dilepasliarkan

PANGKALAN BUN-20 ekor burung murai batu dan 20 ekor cucak hijau, dilepasliarkan di hutan Desa Pasir…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:42

Proyek GOR Mandek, Masih Kurang Rp24 M

PALANGKA RAYA-Mimpi masyarakat Kalteng memiliki gelanggang olahraga (gor) indoor, belum sepenuhnya terwujud.…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:30

Bandar Narkoba Bersenjata Diringkus Polisi

PALANGKA RAYA- Peredaran gelar narkotika di wilayah Kalteng, seakan tidak ada habisnya. Padahal pihak…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:28

Pedagang Digebuki, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA- Siapa tahu beruntung. Begitulah yang ada di pikiran Mulyadi. Pedagang alas kaki atau…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:18

Menteri PPPA Minta Awasi Mafia Perdagangan Manusia

PALANGKA RAYA-Masih terjadinya kasus tindak pidana perdagangan manusia, menjadi bukti selama ini belum…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:15

Aset Dikonversi, Istri Yantenglie Serahkan Mobil Fortuner

PALANGKA RAYA-Perkara mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie terus dikembangkan. Sudah banyak aset…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:15

Dua Cakades Kalahkan Kotak Kosong

NANGA BULIK -  Sejarah kembali terulang pada pemilihan kepala desa (pilkades)  di Kabupaten…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:12

Mayat Bersimbah Darah di PT Uni Primacom

SAMPIT - Warga sekitar perumahan karyawan Divisi H PT Uni Primacom di Desa Barunang Miri, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .