MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 Juni 2018 23:04
Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

Dek Kendaraan Dipenuhi Penumpang

ilustrasi mudik

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan Pangkalan Bun. Pemandangan saat arus mudik jalur darat dan udara di ibu kota, sangat berbeda dengan di Sampit dan Pangkalan Bun yang didominasi melalui jalur laut.

Dari Pelabuhan Sampit, ribuan pemudik berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Perak Surabaya. Sedikitnya 3.500 pemudik dari tiga kapal yang berangkat; KM Kirana III dan KM Kelimutu, Selasa (12/6). Tujuan Surabaya sekitar 2.500 penumpang dan KM Kirana I tujuan Semarang sekitar 972 orang.

 “Sesuai prediksi, tanggal 12 Juni (kemarin, red) puncak arus mudik,” ujar KSOP Pelabuhan Sampit Toto Sukarno kepada awak media, usai memantau langsung keberangkatan dua kapal, kemarin siang.

Pantauan Kalteng Pos di Pelabuhan Sampit, ramai lancar. Tidak ada desak-desakan ketika menaiki dek kapal. Sejak pagi, penumpang Kapal Kirana III diperbolehkan naik. Meski jadwal keberangkatan baru pukul 13.00 WIB.

Penumpang mengisi tempat yang sudah disediakan. Penumpang lain yang tidak kebagian tempat duduk, terpaksa mengisi tempat kosong. Seperti yang dialami Dwi Jayanti dengan suami serta kedua anaknya. Mereka kebingungan mencari tempat yang menurutnya nyaman. Di lantai 2 dan 3 sudah terisi penuh.

Dek bagian bawah yang biasa untuk kendaraan dan barang, terisi penuh oleh penumpang. Kebetulan, kendaraan roda empat yang ikut menyeberang lautan, bisa dihitung dengan jari. Pihak pelabuhan menyediakan terpal panjang di geladak kapal untuk istirahat penumpang. 

 “Dek bawah yang biasa buat kendaraan, kondisi kosong. Jadi, kami pakai buat penumpang,” katanya. Hal itu, menurut Toto, masih dianggap wajar dalam situasi mudik lebaran. Sisi kemanusiaan dikedepankan. Tapi, syarat-syarat keselamatan juga diperhatikan oleh pihaknya.

Kondisi kapal tidak ada kelebihan beban. Stabilitas kapal memenuhi syarat untuk diberangkatkan. “Kami sudah cek, memenuhi syarat. Kalau tidak memenuhi menurut nakhoda, ya kita setop (tidak berangkat, red),” tegasnya.

Pemandangan ini, menurutnya masih wajar dibanding dengan puncak arus mudik tahun lalu. Penumpang kapal bisa mencapai 2.000 penumpang setiap keberangkatan. “Kali ini, kita dibatasi tak sampai 2.000 penumpang,” sebutnya. Pihaknya juga masih ada dua keberangkatan kapal menuju Semarang pada 13 dan 14 Juni. Yaitu KM Leuser dan KM Binaiya.

 “Kami usahakan semua pemudik berangkat sebelum lebaran. Dua kapal itu kapasitas penumpangnya rata-rata 1.600 orang,” tutup Toto. Sementara itu, Manajer Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Hendrik Sugiharto mengatakan, pada puncak arus mudik ini, pihaknya memberangkatkan dua kapal. KM Kirana III dengan jumlah penumpang 962 orang, dan KM Kirana I berpenumpang 972 orang. Kapasitas yang biasa digunakan untuk kendaraan, dimaksimalkan untuk arena lesehan bagi penumpang.

“Total penumpang yang kami berangkatkan sejak H-15 sampai H-3 adalah 5.420 orang. Sepeda motor 276 unit dan mobil 33 unit,” jelasnya. (jpg)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 11:05

Seni dan Budaya Kalteng ke Pentas Internasional

PALANGKA RAYA-Malay Heritage Centre merupakan salah satu lembaga budaya Melayu. Setiap tahun, menyelenggarakan…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:51
Melihat Geliat Peternakan Sapi di Kobar

Dulu Inseminasi, Kini Pakai Transfer Embrio

Peternakan merupakan salah satu program unggulan atau prioritas pemerintahan Bupati Hj Nurhidayah dan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:57
Cegah Terorisme, Polres Katingan Sosialisasi Sampai ke Nelayan

Jangan Mudah Terpengaruh Paham Radikalisme

Untuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme di Kabupaten Katingan, jajaran Satpolair Polres Katingan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:54

Dua Perwira Polres Kotim Diganti

SAMPIT- Dua perwira Polres Kotim bergeser. Pergantian itu ditandai dengan serah terima jabatan yang…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:52

Piton 5 Meter “Serang” Rumah Warga

PANGKALAN BUN – Kediaman Gusti Basri di RT 17, Jalan Pagunegara, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:49

Polres Lamandau Terus Menyelidiki Kasus SHU Koperasi Berkah Kujan

NANGA BULIK -  Hingga Jumat (5/10), Polres Lamandau terus menyelidiki kasus pembagian sisa hasil…

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:48

Harga Turun, Petani Kelapa Banyak Gulung Tikar

KUALA PEMBUANG– Harga kelapa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan turun.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:20

Salat Ghaib untuk Korban Gempa dan Tsunami

PALANGKA RAYA- Anggota Polda Kalteng menggelar salat ghaib yang ditujukan kepada seluruh korban gempa…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:49
Cara Polres Katingan Mengantisipasi Tindak Kriminal di Wilayahnya

Polisi dan Juga Satpam Harus Aktif Patroli

Untuk mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di Kabupaten Katingan, polres setempat menerapkan…

Selasa, 02 Oktober 2018 11:45

Ancam Lapor ke Polda Kalteng

NANGA BULIK – Sejak dilaporkan pada 12 September 2018, kasus dugaan penyimpangan dana sisa hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .