MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 Juni 2018 23:04
Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

Dek Kendaraan Dipenuhi Penumpang

ilustrasi mudik

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan Pangkalan Bun. Pemandangan saat arus mudik jalur darat dan udara di ibu kota, sangat berbeda dengan di Sampit dan Pangkalan Bun yang didominasi melalui jalur laut.

Dari Pelabuhan Sampit, ribuan pemudik berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Perak Surabaya. Sedikitnya 3.500 pemudik dari tiga kapal yang berangkat; KM Kirana III dan KM Kelimutu, Selasa (12/6). Tujuan Surabaya sekitar 2.500 penumpang dan KM Kirana I tujuan Semarang sekitar 972 orang.

 “Sesuai prediksi, tanggal 12 Juni (kemarin, red) puncak arus mudik,” ujar KSOP Pelabuhan Sampit Toto Sukarno kepada awak media, usai memantau langsung keberangkatan dua kapal, kemarin siang.

Pantauan Kalteng Pos di Pelabuhan Sampit, ramai lancar. Tidak ada desak-desakan ketika menaiki dek kapal. Sejak pagi, penumpang Kapal Kirana III diperbolehkan naik. Meski jadwal keberangkatan baru pukul 13.00 WIB.

Penumpang mengisi tempat yang sudah disediakan. Penumpang lain yang tidak kebagian tempat duduk, terpaksa mengisi tempat kosong. Seperti yang dialami Dwi Jayanti dengan suami serta kedua anaknya. Mereka kebingungan mencari tempat yang menurutnya nyaman. Di lantai 2 dan 3 sudah terisi penuh.

Dek bagian bawah yang biasa untuk kendaraan dan barang, terisi penuh oleh penumpang. Kebetulan, kendaraan roda empat yang ikut menyeberang lautan, bisa dihitung dengan jari. Pihak pelabuhan menyediakan terpal panjang di geladak kapal untuk istirahat penumpang. 

 “Dek bawah yang biasa buat kendaraan, kondisi kosong. Jadi, kami pakai buat penumpang,” katanya. Hal itu, menurut Toto, masih dianggap wajar dalam situasi mudik lebaran. Sisi kemanusiaan dikedepankan. Tapi, syarat-syarat keselamatan juga diperhatikan oleh pihaknya.

Kondisi kapal tidak ada kelebihan beban. Stabilitas kapal memenuhi syarat untuk diberangkatkan. “Kami sudah cek, memenuhi syarat. Kalau tidak memenuhi menurut nakhoda, ya kita setop (tidak berangkat, red),” tegasnya.

Pemandangan ini, menurutnya masih wajar dibanding dengan puncak arus mudik tahun lalu. Penumpang kapal bisa mencapai 2.000 penumpang setiap keberangkatan. “Kali ini, kita dibatasi tak sampai 2.000 penumpang,” sebutnya. Pihaknya juga masih ada dua keberangkatan kapal menuju Semarang pada 13 dan 14 Juni. Yaitu KM Leuser dan KM Binaiya.

 “Kami usahakan semua pemudik berangkat sebelum lebaran. Dua kapal itu kapasitas penumpangnya rata-rata 1.600 orang,” tutup Toto. Sementara itu, Manajer Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Hendrik Sugiharto mengatakan, pada puncak arus mudik ini, pihaknya memberangkatkan dua kapal. KM Kirana III dengan jumlah penumpang 962 orang, dan KM Kirana I berpenumpang 972 orang. Kapasitas yang biasa digunakan untuk kendaraan, dimaksimalkan untuk arena lesehan bagi penumpang.

“Total penumpang yang kami berangkatkan sejak H-15 sampai H-3 adalah 5.420 orang. Sepeda motor 276 unit dan mobil 33 unit,” jelasnya. (jpg)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 11:35

Pemkab Kobar Salurkan 52 Hewan Kurban

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) membagikan sebanyak 52 sapi…

Senin, 20 Agustus 2018 10:27

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN–Tim gabungan dari Kodim 1014/PBN, Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Tagana dan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:49

KEREN…! Pegawai Lapas Kenakan Baju Adat Nusantara

TIDAK seperti upacara pada umumnya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:00

Truk Bermuatan Kernel Terguling, Ini Penyebabnya

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km…

Minggu, 12 Agustus 2018 13:27

INGAT YA…! TPA Bisa Tempat Rekreasi dan Lomba Lho, Ini Buktinya

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman…

Jumat, 10 Agustus 2018 12:30

Dihantam Tongkang Bermuatan Pasir, Kelotok dan Jamban Warga Hancur

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat…

Rabu, 25 Juli 2018 21:17

Wah! Ternyata di Kotim Belum Ada SOP Baku Penerbitan SKT

SAMPIT-Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur…

Rabu, 25 Juli 2018 21:10

Wajib Konfirmasi Status Wajib Pajak

SAMPIT–Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit mewajibkan anggota masyarakat yang ingin memperoleh…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Minggu, 03 Juni 2018 14:45

Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia

BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .