MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 Juni 2018 23:04
Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

Dek Kendaraan Dipenuhi Penumpang

ilustrasi mudik

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan Pangkalan Bun. Pemandangan saat arus mudik jalur darat dan udara di ibu kota, sangat berbeda dengan di Sampit dan Pangkalan Bun yang didominasi melalui jalur laut.

Dari Pelabuhan Sampit, ribuan pemudik berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Perak Surabaya. Sedikitnya 3.500 pemudik dari tiga kapal yang berangkat; KM Kirana III dan KM Kelimutu, Selasa (12/6). Tujuan Surabaya sekitar 2.500 penumpang dan KM Kirana I tujuan Semarang sekitar 972 orang.

 “Sesuai prediksi, tanggal 12 Juni (kemarin, red) puncak arus mudik,” ujar KSOP Pelabuhan Sampit Toto Sukarno kepada awak media, usai memantau langsung keberangkatan dua kapal, kemarin siang.

Pantauan Kalteng Pos di Pelabuhan Sampit, ramai lancar. Tidak ada desak-desakan ketika menaiki dek kapal. Sejak pagi, penumpang Kapal Kirana III diperbolehkan naik. Meski jadwal keberangkatan baru pukul 13.00 WIB.

Penumpang mengisi tempat yang sudah disediakan. Penumpang lain yang tidak kebagian tempat duduk, terpaksa mengisi tempat kosong. Seperti yang dialami Dwi Jayanti dengan suami serta kedua anaknya. Mereka kebingungan mencari tempat yang menurutnya nyaman. Di lantai 2 dan 3 sudah terisi penuh.

Dek bagian bawah yang biasa untuk kendaraan dan barang, terisi penuh oleh penumpang. Kebetulan, kendaraan roda empat yang ikut menyeberang lautan, bisa dihitung dengan jari. Pihak pelabuhan menyediakan terpal panjang di geladak kapal untuk istirahat penumpang. 

 “Dek bawah yang biasa buat kendaraan, kondisi kosong. Jadi, kami pakai buat penumpang,” katanya. Hal itu, menurut Toto, masih dianggap wajar dalam situasi mudik lebaran. Sisi kemanusiaan dikedepankan. Tapi, syarat-syarat keselamatan juga diperhatikan oleh pihaknya.

Kondisi kapal tidak ada kelebihan beban. Stabilitas kapal memenuhi syarat untuk diberangkatkan. “Kami sudah cek, memenuhi syarat. Kalau tidak memenuhi menurut nakhoda, ya kita setop (tidak berangkat, red),” tegasnya.

Pemandangan ini, menurutnya masih wajar dibanding dengan puncak arus mudik tahun lalu. Penumpang kapal bisa mencapai 2.000 penumpang setiap keberangkatan. “Kali ini, kita dibatasi tak sampai 2.000 penumpang,” sebutnya. Pihaknya juga masih ada dua keberangkatan kapal menuju Semarang pada 13 dan 14 Juni. Yaitu KM Leuser dan KM Binaiya.

 “Kami usahakan semua pemudik berangkat sebelum lebaran. Dua kapal itu kapasitas penumpangnya rata-rata 1.600 orang,” tutup Toto. Sementara itu, Manajer Dharma Lautan Utama Cabang Sampit Hendrik Sugiharto mengatakan, pada puncak arus mudik ini, pihaknya memberangkatkan dua kapal. KM Kirana III dengan jumlah penumpang 962 orang, dan KM Kirana I berpenumpang 972 orang. Kapasitas yang biasa digunakan untuk kendaraan, dimaksimalkan untuk arena lesehan bagi penumpang.

“Total penumpang yang kami berangkatkan sejak H-15 sampai H-3 adalah 5.420 orang. Sepeda motor 276 unit dan mobil 33 unit,” jelasnya. (jpg)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 00:57

NEKAT..!! Enam Remaja Preteli Mesin Penggiling Padi

KUALA KAPUAS- Aksi keenam pemuda HR (26), SAF (28),  RAJ…

Kamis, 21 Maret 2019 00:55

Selesaikan Masalah Ini, Perusahaan Wajib Hadir

KUALA KAPUAS-Mangkirnya pimpinan PT Lifere Agro Kapuas (LAK) dan PT…

Rabu, 20 Maret 2019 11:23

Mabuk Dulu, Lalu Hajar Bini Sampai Bonyok

SAMPIT – Seorang suami berinisial DP tampak pasrah setelah menjalani pemeriksaan…

Kamis, 14 Maret 2019 15:04

Ibu Salat, Anak Lenyap, Hanya Ditemukan Baju dan Sandal di Lanting

SAMPIT - Warga Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 14 Maret 2019 11:25

Terobos Lampu Merah, Berakhir di Ruang Kamboja

PALANGKA RAYA-Yogi akhirnya mengembuskan napas terakhir di ruang UGD RSUD…

Minggu, 10 Maret 2019 12:52

Orang Utan Tua Masuk ke Pemukiman Warga

MUARA TEWEH- Warga dibuat geger oleh kehadiran seekor orang utan (Pongo…

Minggu, 10 Maret 2019 12:48

Kejar-Kejaran, Maling Ponsel Ini Nyaris Mati

Aksi kejar-mengejar terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 10,5 sekitar…

Rabu, 06 Maret 2019 10:55

Soal CPNS Kapuas Murni Kesalahan Data dari Kabupaten, Ini yang Dilakukan...

Polemik dugaan manipulasi data CPNS Kabupaten Kapuas masih terus berlanjut.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:37

Oknum Karyawan J&T Express Terlibat Pencurian

SAMPIT-Usai sudah aksi tiga orang pelaku HN, RI dan IW.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*