MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 03 Juni 2018 14:45
Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia
Sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Anggota DPR/MPR RI, Hang Ali Saputra Syah Pahan di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

PROKAL.CO, BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya bangsa ini. Kemajemukan itu terjaga berkat tingginya nilai-nilai toleransi dan solidaritas serta kebersamaan yang diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Nilai-nilai itulah yang mendasari Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi tetap satu, sehingga menjadi landasan luhur kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI asal Kalteng, Hang Ali Saputra Syah Pahan, ketika menggelar sosialisasi empat pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

Diungkapkan Hang Ali, seiring perkembangan dan kemajuan zaman pula, kini muncul upaya-upaya untuk menggerus nilai-nilai luhur bangsa itu. Tujuan utamanya tentu untuk melemahkan persatuan dan kesatuan serta menghancurkan kebesaran bangsa dan NKRI.

"Kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini adalah sebuah kekuatan, kekayaan dan karunia besar. Nenek moyang bangsa Indonesia sudah mewariskan dari generasi ke generasi nilai-nilai toleransi, solidaritas dan kesetaraan. Jika nilai-nilai itu terus diperkuat dan dijadikan dasar etik tatanan kehidupan masyarakat, maka gerakan-gerakan radikal tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat kita," ujarnya di depan sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan pengurus dan jemaah rumah ibadah dan anggota pengajian yasinan ibu-ibu.

Maraknya radikalisasi akhir-akhir ini, sebut Hang Ali, di antaranya disebabkan oleh kegagalan memahami nilai-nilai yang menyertai kemajemukan bangsa dan kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal.

"Semakin rendahnya pemahan dan pengamalan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, akhirnya membuat semakin tergerusnya rasa persatuan, minimnya toleransi antara sesama anak bangsa, gesekan sosial di masyarakat semakin mudah terjadi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif tersebut, lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, salah satu yang harus dilakukan adalah dengan menanamkan dan mengamalkan kembali secara utuh Pancasila. Karena menurut dia, di dalam Pancasila telah telah komplet untuk menjadi panduan serta petunjuk bagi bangsa Indonesia .

Kemajemukan atau pluralisme yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat inilah yang kemudian diintisarikan oleh para pendiri bangsa hingga diintisarikan menjadi Pancasila, UUD 1945 sebagai landasan ideologis sekaligus cita-cita luhur seluruh rakyat Indonesia yang harus diimplementasikan dalam setiap bidang kehidupan dari generasi ke generasi.

"Jika Pancasila ini kita terapkan dengan baik di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka saya yakin kekuatan dan keutuhan bangsa kita akan terus terjaga. Diperkuat lagi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kita harus bersama-sama kembali mengukuhkan agar pluralisme ini menjadi kekuatan bangsa kita," ujarnya.

Sosialisasi itu juga dihadiri Kapolsek Dusun Hilir, Danramil Dusun Hilir, Lurah Mangkatip dan tokoh Masyarakat Mangkatip. (nto)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 12:38

Asmara Pukul Istri dan Aniaya Mertua hingga Pingsan

SAMPIT - Entah apa yang ada dalam benak Bayu Asmara.…

Rabu, 20 Februari 2019 12:36
Menelusuri Jejak Banteng Spesies Baru di Hutan Lamandau

Populasinya Terus Berkurang, Fisiknya Lebih Kecil dari Banteng Jawa

Spesies baru banteng kalimantan terdeteksi menjadi penghuni kawasan hutan Belantikan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:11

MENDESAK..!! Karena Sering Dihantam Banjir, Perlu Dibangun Ini

PALANGKA RAYA-Tiap musim hujan, banjir kerap melanda jalan di Bukit…

Kamis, 14 Februari 2019 12:04

PARAH EHH..!! Ketua Paguyugan Diduga Cabuli Bocah

KUALA KAPUAS-Aksi tak senonoh dilakukan H, yang tak lain merupakan…

Jumat, 01 Februari 2019 11:13

Korban Miras Oplosan Bertambah

KUALA KAPUAS-Miras oplosan menambah daftar korban. Epno, menyusul nama lainnya…

Jumat, 01 Februari 2019 11:06

SABAR AJA..!! PT BAK Cicil Tunggakan Gaji Karyawan

MUARA TEWEH-Polemik tunggakan gaji karyawan di PT Berjaya Agro Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:36

Duel Berdarah Buruh Sawit, Satu Luka Parah, Satu Masuk Penjara

PANGKALAN BUN – Duel berdarah buruh kelapa sawit terjadi antara…

Rabu, 02 Januari 2019 10:21

Tug Boat Tenggelam, Diduga Diterjang Gelombang Laut

SAMPIT – Cuaca yang kurang bersahabat di laut, sekitar perairan…

Kamis, 27 Desember 2018 13:24

720 Janda Baru di Kobar, Ini Sebab Dominannya...

PANGKALAN BUN - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Jumat, 14 Desember 2018 14:09

TERLALU..!! Gara-Gara Aki Dicuri, Ratusan PJU Mati

KUALA PEMBUANG-Matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diakibatkan hilangnya aki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*