MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 03 Juni 2018 14:45
Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia
Sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Anggota DPR/MPR RI, Hang Ali Saputra Syah Pahan di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

PROKAL.CO, BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya bangsa ini. Kemajemukan itu terjaga berkat tingginya nilai-nilai toleransi dan solidaritas serta kebersamaan yang diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Nilai-nilai itulah yang mendasari Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi tetap satu, sehingga menjadi landasan luhur kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI asal Kalteng, Hang Ali Saputra Syah Pahan, ketika menggelar sosialisasi empat pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

Diungkapkan Hang Ali, seiring perkembangan dan kemajuan zaman pula, kini muncul upaya-upaya untuk menggerus nilai-nilai luhur bangsa itu. Tujuan utamanya tentu untuk melemahkan persatuan dan kesatuan serta menghancurkan kebesaran bangsa dan NKRI.

"Kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini adalah sebuah kekuatan, kekayaan dan karunia besar. Nenek moyang bangsa Indonesia sudah mewariskan dari generasi ke generasi nilai-nilai toleransi, solidaritas dan kesetaraan. Jika nilai-nilai itu terus diperkuat dan dijadikan dasar etik tatanan kehidupan masyarakat, maka gerakan-gerakan radikal tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat kita," ujarnya di depan sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan pengurus dan jemaah rumah ibadah dan anggota pengajian yasinan ibu-ibu.

Maraknya radikalisasi akhir-akhir ini, sebut Hang Ali, di antaranya disebabkan oleh kegagalan memahami nilai-nilai yang menyertai kemajemukan bangsa dan kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal.

"Semakin rendahnya pemahan dan pengamalan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, akhirnya membuat semakin tergerusnya rasa persatuan, minimnya toleransi antara sesama anak bangsa, gesekan sosial di masyarakat semakin mudah terjadi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif tersebut, lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, salah satu yang harus dilakukan adalah dengan menanamkan dan mengamalkan kembali secara utuh Pancasila. Karena menurut dia, di dalam Pancasila telah telah komplet untuk menjadi panduan serta petunjuk bagi bangsa Indonesia .

Kemajemukan atau pluralisme yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat inilah yang kemudian diintisarikan oleh para pendiri bangsa hingga diintisarikan menjadi Pancasila, UUD 1945 sebagai landasan ideologis sekaligus cita-cita luhur seluruh rakyat Indonesia yang harus diimplementasikan dalam setiap bidang kehidupan dari generasi ke generasi.

"Jika Pancasila ini kita terapkan dengan baik di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka saya yakin kekuatan dan keutuhan bangsa kita akan terus terjaga. Diperkuat lagi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kita harus bersama-sama kembali mengukuhkan agar pluralisme ini menjadi kekuatan bangsa kita," ujarnya.

Sosialisasi itu juga dihadiri Kapolsek Dusun Hilir, Danramil Dusun Hilir, Lurah Mangkatip dan tokoh Masyarakat Mangkatip. (nto)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:27

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

PANGKALAN BUN–Tim gabungan dari Kodim 1014/PBN, Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Tagana dan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:49

KEREN…! Pegawai Lapas Kenakan Baju Adat Nusantara

TIDAK seperti upacara pada umumnya. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:00

Truk Bermuatan Kernel Terguling, Ini Penyebabnya

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km…

Minggu, 12 Agustus 2018 13:27

INGAT YA…! TPA Bisa Tempat Rekreasi dan Lomba Lho, Ini Buktinya

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Permukiman…

Jumat, 10 Agustus 2018 12:30

Dihantam Tongkang Bermuatan Pasir, Kelotok dan Jamban Warga Hancur

SAMPIT – Warga Jalan Iskandar Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat…

Rabu, 25 Juli 2018 21:17

Wah! Ternyata di Kotim Belum Ada SOP Baku Penerbitan SKT

SAMPIT-Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur mengungkapkan, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur…

Rabu, 25 Juli 2018 21:10

Wajib Konfirmasi Status Wajib Pajak

SAMPIT–Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sampit mewajibkan anggota masyarakat yang ingin memperoleh…

Rabu, 13 Juni 2018 23:04

Mudik, Penumpang Beralaskan Terpal

PALANGKA RAYA-Puncak arus mudik lebaran 2018 di Kalteng, dapat dirasakan di Palangka Raya, Sampit, dan…

Senin, 11 Juni 2018 19:11

Pemudik Melalui Pelabuhan Sampit Mulai Ramai

SAMPIT-Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah sudah mulai dekat, antusias para pemudik nampak mulain meningkat,…

Senin, 14 Mei 2018 09:30

Ciptakan Suasana Aman dan Damai saat Pilkada

MURUNG RAYA-Dalam mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Murung Raya berjalan aman dan kondusif,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .