MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 03 Juni 2018 14:45
Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia
Sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Anggota DPR/MPR RI, Hang Ali Saputra Syah Pahan di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

PROKAL.CO, BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya bangsa ini. Kemajemukan itu terjaga berkat tingginya nilai-nilai toleransi dan solidaritas serta kebersamaan yang diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Nilai-nilai itulah yang mendasari Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi tetap satu, sehingga menjadi landasan luhur kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI asal Kalteng, Hang Ali Saputra Syah Pahan, ketika menggelar sosialisasi empat pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

Diungkapkan Hang Ali, seiring perkembangan dan kemajuan zaman pula, kini muncul upaya-upaya untuk menggerus nilai-nilai luhur bangsa itu. Tujuan utamanya tentu untuk melemahkan persatuan dan kesatuan serta menghancurkan kebesaran bangsa dan NKRI.

"Kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini adalah sebuah kekuatan, kekayaan dan karunia besar. Nenek moyang bangsa Indonesia sudah mewariskan dari generasi ke generasi nilai-nilai toleransi, solidaritas dan kesetaraan. Jika nilai-nilai itu terus diperkuat dan dijadikan dasar etik tatanan kehidupan masyarakat, maka gerakan-gerakan radikal tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat kita," ujarnya di depan sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan pengurus dan jemaah rumah ibadah dan anggota pengajian yasinan ibu-ibu.

Maraknya radikalisasi akhir-akhir ini, sebut Hang Ali, di antaranya disebabkan oleh kegagalan memahami nilai-nilai yang menyertai kemajemukan bangsa dan kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal.

"Semakin rendahnya pemahan dan pengamalan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, akhirnya membuat semakin tergerusnya rasa persatuan, minimnya toleransi antara sesama anak bangsa, gesekan sosial di masyarakat semakin mudah terjadi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif tersebut, lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, salah satu yang harus dilakukan adalah dengan menanamkan dan mengamalkan kembali secara utuh Pancasila. Karena menurut dia, di dalam Pancasila telah telah komplet untuk menjadi panduan serta petunjuk bagi bangsa Indonesia .

Kemajemukan atau pluralisme yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat inilah yang kemudian diintisarikan oleh para pendiri bangsa hingga diintisarikan menjadi Pancasila, UUD 1945 sebagai landasan ideologis sekaligus cita-cita luhur seluruh rakyat Indonesia yang harus diimplementasikan dalam setiap bidang kehidupan dari generasi ke generasi.

"Jika Pancasila ini kita terapkan dengan baik di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka saya yakin kekuatan dan keutuhan bangsa kita akan terus terjaga. Diperkuat lagi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kita harus bersama-sama kembali mengukuhkan agar pluralisme ini menjadi kekuatan bangsa kita," ujarnya.

Sosialisasi itu juga dihadiri Kapolsek Dusun Hilir, Danramil Dusun Hilir, Lurah Mangkatip dan tokoh Masyarakat Mangkatip. (nto)

 


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 08:12

Dua Terduga Begal Diamankan

KUALA KAPUAS- Satreskrim Polres Kapuas bersama anggota Polsek Kapuas Timur, di…

Kamis, 18 Juli 2019 08:27

Gara-Gara Ini, Pria Buntung Ini Ditangkap

SAMPIT – Sinal alias Zainal tidak berkutik saat ditangkap anggota Satuan…

Kamis, 18 Juli 2019 08:26

Anaknya Ketangkap Ngelem, Orangtuanya Terkaget-kaget Campur Malu

PANGKALAN BUN – Orang tua YS (13), ST (14), AO (13),…

Kamis, 18 Juli 2019 08:19

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Imbran Tusuk Rahmah Sampai Tewas

KUALA KAPUAS-Polres Kapuas berhasil menangkap Johan B Imbran (42) yang…

Kamis, 18 Juli 2019 08:18

Dipanggil Tak Nyahut, Ternyata Koko Lim Tergeletak di Kamar Mandi

PANGKALAN BUN-Diduga mengalami sakit salah seorang warga bernama Lim We…

Rabu, 17 Juli 2019 12:20

Niat Menolong Teman yang Terseret Arus, Ehh...Dia Sendiri yang Jadi Korban dan Meninggal

MUARA TEWEH-Tangis histeris Serwati tak terbendung tatkala menyambut kedatangan jenazah…

Rabu, 17 Juli 2019 11:33

Duda Dua Anak Tewas Tergantung di Pohon Karet

SAMPIT – Diduga stres dan mengalami gangguan kejiwaan, Samsu ditemukan…

Senin, 15 Juli 2019 08:21

Alasan Pinjam, Pria Ini Bawa Lari Motor Pendeta

TAMIANG LAYANG-Ayub Manalo (21) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib…

Senin, 15 Juli 2019 08:19

Ditipu Lewat Medsos, Berharap Jadi Duit Malah Cuma Dapat Sobekan Kertas

SAMPIT – Nasib malang menghampiri S. Sudah senang bisa mendapatkan uang…

Minggu, 14 Juli 2019 10:27

Nyamar Jadi Tukang Bangunan, Ternyata Pria Ini Ada Niat Lain...

SUKAMARA – Kinerja aparat Kepolisian Polsek Sukamara patut diacungi jempol. Mereka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*