MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 03 Juni 2018 14:45
Kembalikan Pluralisme Sebagai Kekuatan Bangsa Indonesia
Sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Anggota DPR/MPR RI, Hang Ali Saputra Syah Pahan di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

PROKAL.CO, BUNTOK - Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan salah satu pendorong besar dan diseganinya bangsa ini. Kemajemukan itu terjaga berkat tingginya nilai-nilai toleransi dan solidaritas serta kebersamaan yang diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Nilai-nilai itulah yang mendasari Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tapi tetap satu, sehingga menjadi landasan luhur kehidupan berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI asal Kalteng, Hang Ali Saputra Syah Pahan, ketika menggelar sosialisasi empat pilar MPR, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, di Kelurahan Mangkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Minggu (3/6).

Diungkapkan Hang Ali, seiring perkembangan dan kemajuan zaman pula, kini muncul upaya-upaya untuk menggerus nilai-nilai luhur bangsa itu. Tujuan utamanya tentu untuk melemahkan persatuan dan kesatuan serta menghancurkan kebesaran bangsa dan NKRI.

"Kemajemukan yang dimiliki bangsa kita ini adalah sebuah kekuatan, kekayaan dan karunia besar. Nenek moyang bangsa Indonesia sudah mewariskan dari generasi ke generasi nilai-nilai toleransi, solidaritas dan kesetaraan. Jika nilai-nilai itu terus diperkuat dan dijadikan dasar etik tatanan kehidupan masyarakat, maka gerakan-gerakan radikal tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat kita," ujarnya di depan sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan pengurus dan jemaah rumah ibadah dan anggota pengajian yasinan ibu-ibu.

Maraknya radikalisasi akhir-akhir ini, sebut Hang Ali, di antaranya disebabkan oleh kegagalan memahami nilai-nilai yang menyertai kemajemukan bangsa dan kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal.

"Semakin rendahnya pemahan dan pengamalan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, akhirnya membuat semakin tergerusnya rasa persatuan, minimnya toleransi antara sesama anak bangsa, gesekan sosial di masyarakat semakin mudah terjadi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif tersebut, lanjut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, salah satu yang harus dilakukan adalah dengan menanamkan dan mengamalkan kembali secara utuh Pancasila. Karena menurut dia, di dalam Pancasila telah telah komplet untuk menjadi panduan serta petunjuk bagi bangsa Indonesia .

Kemajemukan atau pluralisme yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat inilah yang kemudian diintisarikan oleh para pendiri bangsa hingga diintisarikan menjadi Pancasila, UUD 1945 sebagai landasan ideologis sekaligus cita-cita luhur seluruh rakyat Indonesia yang harus diimplementasikan dalam setiap bidang kehidupan dari generasi ke generasi.

"Jika Pancasila ini kita terapkan dengan baik di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka saya yakin kekuatan dan keutuhan bangsa kita akan terus terjaga. Diperkuat lagi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kita harus bersama-sama kembali mengukuhkan agar pluralisme ini menjadi kekuatan bangsa kita," ujarnya.

Sosialisasi itu juga dihadiri Kapolsek Dusun Hilir, Danramil Dusun Hilir, Lurah Mangkatip dan tokoh Masyarakat Mangkatip. (nto)

 


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 13:59
Mengengok Aktivitas Basarnas Sampit Menjelang Natal dan Tahun Baru

Tingkatkan Pengawasan dengan Patroli Rutin

Selain melaksanakan tugas maupun penyelamatan terhadap peristiwa atau musibah yang…

Jumat, 14 Desember 2018 13:57

HEBAT NICH ! Pengemis Nginap di Hotel

PANGKALAN BUN-Pengemis dari luar daerah kembali masuk Pangkalan Bun. Di…

Selasa, 11 Desember 2018 13:13
Cara Kapolsek Parenggean Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru

Dorong Warga Tingkatkan Siskamling

Menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif menjadi hal paling…

Selasa, 11 Desember 2018 13:04

Aruta Dikepung Banjir

PANGKALAN BUN–Banjir sedang melanda beberapa desa di Kecamatan Arut Utara…

Senin, 10 Desember 2018 11:35

Parenggean, Sasaran Satgas Saber Pungli

SAMPIT-Guna pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli), satgas saber pungli…

Senin, 10 Desember 2018 11:18

Isi Buku Mutasi, Selalu Melaporkan Situasi Setiap Hari

TAMIANG LAYANG-Kabagops Polres Bartim AKP Asdini Pratam Putra SIK pada…

Jumat, 07 Desember 2018 14:46

Warga Handil Sohor Tangkap Buaya Muara

SAMPIT - Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter ditangkap…

Jumat, 07 Desember 2018 14:42

Curi Perak, Residivis Diamankan di Gudang

SAMPIT - Apes dialami M Saleh alias Saleh (35). Pria…

Jumat, 07 Desember 2018 14:40
Permintaan Wakapolda kepada Ditpolairud Polda Kalteng

Awasi Aktivitas di Laut dan Sungai, Cegah Penebangan Liar

Kekayaan alam yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup berilimpah.…

Jumat, 07 Desember 2018 14:35

Banjir Melanda Dua Kecamatan

PANGKALAN BUN – Hujan deras yang mengguyur Kotawaringin Barat (Kobar)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .