MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 10 Juni 2018 10:29
Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan
Ilustrasi. Buruh perkebunan kelapa sawit

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun Bungai, dinilai karena minimnya konstribusi bagi kesejahteraan rakyat. Hal ini pun mengundang reaksi berbagai pihak. PBS dituntut, agar segera bisa mengembalikan hak rakyat.

Dikatakan Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Kalteng, Dimas N Hartono, 22 kasus konflik agraria yang terjadi medio 2015-2017 menjadi catatan buruk investasi di Kalteng. Konstribusi PBS yang dinilai minim baik bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta berimplikasi langsung bagi kesejahteraan rakyat juga menjadi catatan yang perlu diselesaikan. Dia menyarankan agar persoalan konflik ini bisa diselesaikan dengan cara mengembalikan hak dan keperluaan rakyat.

“Itu sudah solusi yang terbaik. Simple bagi kami, apa yang diperlukan rakyat? Itu juga harus dipenuhi pemerintah, misalnya sektor perkebunan melalui kemitraan (plasma,red),” ujarnya kepada Kalteng Pos, kemarin.

Menurut dia, jika berbicara PAD bagi Kalteng, tentu konstribusi PBS sawit akan minim. Pasalnya, pajak Bumi Bangunan akan langsung ke pusat, sehingga konstribusi lain mesti dilakukan. Hal yang paling nyata yakni melalui pola kemitraan perkebunan. Kewajiban plasma 20 persen sudah sepatutnya dilaksanakan.

“Plasma harus clear baik terkait mekanisme dan juga aturan mainnya,” kata dia.

Ditambahkannya, persoalan konflik ini patutnya jadi catatan semua pihak. Utamanya pemerintahan dengan cara menyetop eksvansi perkebunan sawit, menyetop pemberian izin, dan melakukan evaluasi bagi PBS sawit yang bermasalah.

“Sehingga, sistem penanganan persoalannya tidak tambal sulam. Selesai yang satu, yang lain muncul lagi. Evaluasi perlu dilakukan,” tambahnya.

Wacana Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran untuk membuat Pergub terkait plasma juga disorotinya. Diterangkannya, sejatinya aturan-aturan itu pernah digelorkan di Kalteng. Misalnya Perda Perkebunan Berkelanjutan, Pergub Penyesuaian Konflik, dan juga Perda Pengelolaan Kemitraan (Plasma,red).

“Seingat saya ini sudah pernah disahkan. Implementasinya bagaimana? Juga belum kelihatan. Saya juga tidak tahu apakah ini sudah dicabut atau tidak. Padahal, semua aspek detail dibahas diaturan-aturan ini,” terangnya.

Sehingga, lanjut dia, hal itu mesti juga jadi bahan kajian. Dirinya berharap, semangat yang dibawa pemerintah mampu betul-betul menyejahterakan rakyat.

“Jangan sampai ini banyak aturan tapi tidak digunakan juga. Yang terpenting sekarang ini bagaimana membuat menyusun perencanaan daerah untuk perkembangan sawit berdasarkan Perda Perkebunan Berkelanjutan kalau itu masih ada. Hasilnya, demi kesejahteraan rakyat Kalteng,” lanjut dia.

Mereka pun juga sedang menggodok Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang bersifat independen. Tujuannya, agar ke depan bila ada konflik, maka lembaga ini mampu menjadi jembatan untuk penyelesaiannya. Baik bagi pemerintah, investor dan rakyat.

“Dorongannya kami untuk membentuk LBH sebagai ruang peluang masyarakat yang dikriminalitas adanya investasi,” pungkasnya. (ami/abe/nto)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 14:25

Kepala Daerah Diawasi

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah terus mengawasi…

Jumat, 14 Desember 2018 14:14

Berawal di Kalteng, Puncak PHI di Bukit Tinggi

PALANGKA RAYA-Kalimantan Tengah (Kalteng) diberi kepercayaan sebagai provinsi pertama yang…

Jumat, 14 Desember 2018 14:07

PARAH ! Oknum ASN Kurir Sabu

SUKAMARA-Kepolisian Resort (Polres) Sukamara kembali mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan…

Rabu, 12 Desember 2018 08:33

DIPA Kalteng Naik Rp900 M

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menerima daftar…

Selasa, 11 Desember 2018 13:11

OALAH ! Ayah Dua Anak Ini Bawa Kabur Motor Ustaz

SAMPIT-Perbuatan Endiansyah tak patut ditiru. Pasalnya, bukannya ke masjid untuk…

Selasa, 11 Desember 2018 13:08

BEJAT ! Pemuda Ini Cabuli Bunga di Hadapan Pacarnya

SAMPIT-Entah apa yang ada dalam benak AR. Pemuda 21 tahun…

Selasa, 11 Desember 2018 13:02

160 ASN Kobar Tes Urine

PANGKALAN BUN-Dalam rangka memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah…

Senin, 10 Desember 2018 12:06

Dua Gadis dan Tiga Pria Terciduk di Kamar Hotel

DUA gadis yang masih berusia belasan tahun terjaring razia. Dua…

Senin, 10 Desember 2018 11:58

LUAR BIASA ! Kiper Asal Palangka Raya Ini Bawa Persib Juara

PALANGKA RAYA- Dunia olahraga, khususnya cabang olahraga sepakbola di Bumi…

Jumat, 07 Desember 2018 14:27

KKN-PPL Luar Negeri Berlanjut

PALANGKA RAYA-Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) terus berkomitmen mengukuhkan posisinya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .