MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:24
Penahanan Rojikinnor Sesuai Prosedur
Saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.(FOTO : HANI/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Sidang keempat gugatan praperadilan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya Rojikinnor terhadap Polda Kalteng, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, Jumat pagi (11/5). Sidang dipimpin hakim tunggal Agus Widana, beragenda mendengarkan keterangan saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus, yang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka Rojikinnor.

Dua penyidik dihadirkan termohon (Polda Kalteng) untuk didengar kesaksiannya, terkait proses penetapan, penangkapan, dan penahanan Rojikinnor. Dalam persidangan, saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.

Seorang saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalteng menyampaikan, proses penyelidikan dan penyidikan sudah sesuai prosedur. Sebelum menetapkan tersangka, penyidik sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Kesaksian penyidik ini sempat diprotes kuasa hukum pemohon (Rojikinnor), karena menganggap saksi yang dihadirkan termohon bukan saksi ahli, yang bisa dimintai pendapat soal prosedur administrasi penetapan, penangkapan, dan penahanan.

Kuasa hukum termohon, Kepala Bidang Hukum Polda Kalteng AKBP Dwi Tunggal Jaladri menegaskan, pihaknya tetap berkeyakinan bahwa proses penetapan, penangkapan, dan penahanan pemohon sudah sesuai prosedur. “Semua sudah kita sampaikan, tidak ada yang ditutup-tutupi,” bebernya.

Sebelumnya, Jaladri menyampaikan, pihaknya memiliki alat bukti yang cukup seperti pendapat ahli, saksi, surat, dan petunjuk dari tahap penyelidikan sampai penyidikan. Terkait belum dilimpahkannya tersangka dan barang bukti ke kejaksaan tapi berkas sudah P21 (lengkap), karena termohon masih menunggu tindak lanjut pengiriman tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, Kuasa hukum Rojikinnor, Sientje Kurniawati mengatakan, dua saksi yang dihadirkan termohon adalah saksi yang memeriksa Rojikinnor. Pada persidangan, pihaknya mempertanyakan kepada saksi penyidik terkait penerapan pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3 UU RI nomor 20 tahun 2001, perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pada berita acara pemeriksaan tambahan tersangka pada 2 April 2018, disebutkan, Rojikinnor disangkakan terhadap pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3. “Mungkin penyidik menafsirkan bahwa dengan pasal tersebut tersangka bisa ditahan,” terangnya.

Menurut Sientje, kalau berdasarkan pasal 12 huruf F dan pasal 3 memang bisa ditahan, karena ancamannya di atas lima tahun. Tapi bila diterapkan juga pasal 12 huruf A, maka jelas tersangka tidak bisa ditahan, karena ancaman pidananya maksimum tiga tahun. “Jadi penerapan pasal 12 huruf A ini, jelas tidak bisa ditahan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, penyidik seharusnya sadar dan memahami ketentuan pasal 12 huruf A. Ia tidak tahu apakah penyidik membaca pasal yang disangkakan atau tidak. “Ketika kami bertanya soal pasal ini, penyidik gelabakan,” bebernya yang mengatakan dasar hukum ini yang dipakai, sehingga pihaknya berkeyakinan penahanan terhadap rojikinnor kurang sesuai KUHAP.

Sidang akan kembali dilanjutkan Senin (14/5) mendatang, dengan agenda mendengarkan kesimpulan dari pemohon dan termohon, terkait perkara yang dipraperadilankan. Selasa (15/5), sidang praperadilan tersebut akan diputuskan, apakah penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan Rokijinnor sah atau tidak. (hni/ce/abe)


BACA JUGA

Senin, 14 Mei 2018 09:35

Inilah Para Hakim dan Pandawa yang Mengadili Wilmar Group

PALANGKA RAYA – Hari ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Senin, 14 Mei 2018 09:32

Pagi Ini, Wilmar Group Akan Disidang Adat

PALANGKA RAYA-Pagi ini (14/5), Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…

Minggu, 13 Mei 2018 15:18

Pj Sekda Kalteng Ancam Sanksi Pejabat yang Belum Lakukan Ini

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalteng memiliki komitmen tinggi terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara…

Minggu, 13 Mei 2018 15:07

Wagub Kalteng: Pelaku Pemboman Gereja Orang Berhati Iblis

PALANGKA RAYA - Aksi pengeboman di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) pagi, menuai keprihatinan…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:42

NU Batara Dukung Pilkada Damai

PALANGKA RAYA-Peredaran berita bohong atau hoax dan isu-isu berbau SARA, menjadi perhatian semua pihak.…

Sabtu, 12 Mei 2018 10:38

Walhi Ingin Illegal Logging Tak Berhenti di Penindakan, Ungkap Sampai Pemodal..!!

PALANGKA RAYA-Kasus illegal logging mengancam kawasan Taman Nasional Sebangau (TNS) menjadi perhatian…

Senin, 07 Mei 2018 01:04

Potensi Daerah Bisa Menjadi Sumber Kerawanan

PALANGKA RAYA-Luasnya wilayah dan sumber daya alam Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan potensi sekaligus…

Sabtu, 21 April 2018 22:15

Tuntaskan Permasalahan Tata Ruang Wilayah

PALANGKA RAYA-Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) wilayah Kalimantan menggelar…

Selasa, 17 April 2018 10:10

WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke…

Selasa, 17 April 2018 10:05

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .