MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:24
Penahanan Rojikinnor Sesuai Prosedur
Saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.(FOTO : HANI/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Sidang keempat gugatan praperadilan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya Rojikinnor terhadap Polda Kalteng, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, Jumat pagi (11/5). Sidang dipimpin hakim tunggal Agus Widana, beragenda mendengarkan keterangan saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus, yang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka Rojikinnor.

Dua penyidik dihadirkan termohon (Polda Kalteng) untuk didengar kesaksiannya, terkait proses penetapan, penangkapan, dan penahanan Rojikinnor. Dalam persidangan, saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.

Seorang saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalteng menyampaikan, proses penyelidikan dan penyidikan sudah sesuai prosedur. Sebelum menetapkan tersangka, penyidik sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Kesaksian penyidik ini sempat diprotes kuasa hukum pemohon (Rojikinnor), karena menganggap saksi yang dihadirkan termohon bukan saksi ahli, yang bisa dimintai pendapat soal prosedur administrasi penetapan, penangkapan, dan penahanan.

Kuasa hukum termohon, Kepala Bidang Hukum Polda Kalteng AKBP Dwi Tunggal Jaladri menegaskan, pihaknya tetap berkeyakinan bahwa proses penetapan, penangkapan, dan penahanan pemohon sudah sesuai prosedur. “Semua sudah kita sampaikan, tidak ada yang ditutup-tutupi,” bebernya.

Sebelumnya, Jaladri menyampaikan, pihaknya memiliki alat bukti yang cukup seperti pendapat ahli, saksi, surat, dan petunjuk dari tahap penyelidikan sampai penyidikan. Terkait belum dilimpahkannya tersangka dan barang bukti ke kejaksaan tapi berkas sudah P21 (lengkap), karena termohon masih menunggu tindak lanjut pengiriman tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, Kuasa hukum Rojikinnor, Sientje Kurniawati mengatakan, dua saksi yang dihadirkan termohon adalah saksi yang memeriksa Rojikinnor. Pada persidangan, pihaknya mempertanyakan kepada saksi penyidik terkait penerapan pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3 UU RI nomor 20 tahun 2001, perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pada berita acara pemeriksaan tambahan tersangka pada 2 April 2018, disebutkan, Rojikinnor disangkakan terhadap pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3. “Mungkin penyidik menafsirkan bahwa dengan pasal tersebut tersangka bisa ditahan,” terangnya.

Menurut Sientje, kalau berdasarkan pasal 12 huruf F dan pasal 3 memang bisa ditahan, karena ancamannya di atas lima tahun. Tapi bila diterapkan juga pasal 12 huruf A, maka jelas tersangka tidak bisa ditahan, karena ancaman pidananya maksimum tiga tahun. “Jadi penerapan pasal 12 huruf A ini, jelas tidak bisa ditahan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, penyidik seharusnya sadar dan memahami ketentuan pasal 12 huruf A. Ia tidak tahu apakah penyidik membaca pasal yang disangkakan atau tidak. “Ketika kami bertanya soal pasal ini, penyidik gelabakan,” bebernya yang mengatakan dasar hukum ini yang dipakai, sehingga pihaknya berkeyakinan penahanan terhadap rojikinnor kurang sesuai KUHAP.

Sidang akan kembali dilanjutkan Senin (14/5) mendatang, dengan agenda mendengarkan kesimpulan dari pemohon dan termohon, terkait perkara yang dipraperadilankan. Selasa (15/5), sidang praperadilan tersebut akan diputuskan, apakah penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan Rokijinnor sah atau tidak. (hni/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 03 Juli 2018 12:01

Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka

erjalanan hidup mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menarik untuk diikuti. Pernah menghiasai media…

Sabtu, 30 Juni 2018 20:53

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak

Taman dan pusat kuliner Tunggal Sanggomang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mangkrak. Hingga kini…

Rabu, 13 Juni 2018 23:05

Sudah 17 Ribu Lebih Pemudik Lewat Kumai

Sementara itu, pada H-4, ribuan penumpang membanjiri kawasan Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten…

Senin, 11 Juni 2018 19:18

Berani Tempeleng Amien Rais, Sigit Mengaku Hanya Guyon

PALANGKA RAYA–Setelah komentarnya di media sosial facebook, Minggu (10/6) siang mendapat tanggapan…

Senin, 11 Juni 2018 18:37

Ancam Amien Rais, BMPAN Kalteng Laporkan Sigit ke Polisi

PALANGKA RAYA – Puluhan anggota Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN), Senin (11/6) siang…

Minggu, 10 Juni 2018 10:29

Walhi: PBS Minim Kontribusi, Banyak Aturan tapi Tidak Digunakan

PALANGKA RAYA-Banyaknya konflik antar masyarakat dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) di Bumi Tambun…

Minggu, 03 Juni 2018 00:44

PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan

PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK)…

Minggu, 03 Juni 2018 00:12

Rusuh di PT IMK, Kabag Ops Polres Mura dan Tiga Balita Terluka

PURUK CAHU - Bentrokan yang terjadi antara aparat keamanan dan warga di kawasan PT Indo Muro Kencana…

Sabtu, 02 Juni 2018 23:53

PT IMK Mencekam, Warga Vs Aparat Keamanan Bentrok

PURUK CAHU–Memanasnya suasana di antara warga dan PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung …

Senin, 14 Mei 2018 09:35

Inilah Para Hakim dan Pandawa yang Mengadili Wilmar Group

PALANGKA RAYA – Hari ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menggelar Sidang Perdamaian Adat Dayak,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .