MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:24
Penahanan Rojikinnor Sesuai Prosedur
Saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.(FOTO : HANI/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Sidang keempat gugatan praperadilan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya Rojikinnor terhadap Polda Kalteng, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, Jumat pagi (11/5). Sidang dipimpin hakim tunggal Agus Widana, beragenda mendengarkan keterangan saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus, yang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka Rojikinnor.

Dua penyidik dihadirkan termohon (Polda Kalteng) untuk didengar kesaksiannya, terkait proses penetapan, penangkapan, dan penahanan Rojikinnor. Dalam persidangan, saksi memberikan kesaksiannya terkait penyelidikan, penyidikan, hingga penerapan pasal yang disangkakan kepada Rojikinnor.

Seorang saksi penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalteng menyampaikan, proses penyelidikan dan penyidikan sudah sesuai prosedur. Sebelum menetapkan tersangka, penyidik sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Kesaksian penyidik ini sempat diprotes kuasa hukum pemohon (Rojikinnor), karena menganggap saksi yang dihadirkan termohon bukan saksi ahli, yang bisa dimintai pendapat soal prosedur administrasi penetapan, penangkapan, dan penahanan.

Kuasa hukum termohon, Kepala Bidang Hukum Polda Kalteng AKBP Dwi Tunggal Jaladri menegaskan, pihaknya tetap berkeyakinan bahwa proses penetapan, penangkapan, dan penahanan pemohon sudah sesuai prosedur. “Semua sudah kita sampaikan, tidak ada yang ditutup-tutupi,” bebernya.

Sebelumnya, Jaladri menyampaikan, pihaknya memiliki alat bukti yang cukup seperti pendapat ahli, saksi, surat, dan petunjuk dari tahap penyelidikan sampai penyidikan. Terkait belum dilimpahkannya tersangka dan barang bukti ke kejaksaan tapi berkas sudah P21 (lengkap), karena termohon masih menunggu tindak lanjut pengiriman tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, Kuasa hukum Rojikinnor, Sientje Kurniawati mengatakan, dua saksi yang dihadirkan termohon adalah saksi yang memeriksa Rojikinnor. Pada persidangan, pihaknya mempertanyakan kepada saksi penyidik terkait penerapan pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3 UU RI nomor 20 tahun 2001, perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pada berita acara pemeriksaan tambahan tersangka pada 2 April 2018, disebutkan, Rojikinnor disangkakan terhadap pasal 12 huruf f jo pasal 12 huruf A jo pasal 3. “Mungkin penyidik menafsirkan bahwa dengan pasal tersebut tersangka bisa ditahan,” terangnya.

Menurut Sientje, kalau berdasarkan pasal 12 huruf F dan pasal 3 memang bisa ditahan, karena ancamannya di atas lima tahun. Tapi bila diterapkan juga pasal 12 huruf A, maka jelas tersangka tidak bisa ditahan, karena ancaman pidananya maksimum tiga tahun. “Jadi penerapan pasal 12 huruf A ini, jelas tidak bisa ditahan,” terangnya.

Ia mengungkapkan, penyidik seharusnya sadar dan memahami ketentuan pasal 12 huruf A. Ia tidak tahu apakah penyidik membaca pasal yang disangkakan atau tidak. “Ketika kami bertanya soal pasal ini, penyidik gelabakan,” bebernya yang mengatakan dasar hukum ini yang dipakai, sehingga pihaknya berkeyakinan penahanan terhadap rojikinnor kurang sesuai KUHAP.

Sidang akan kembali dilanjutkan Senin (14/5) mendatang, dengan agenda mendengarkan kesimpulan dari pemohon dan termohon, terkait perkara yang dipraperadilankan. Selasa (15/5), sidang praperadilan tersebut akan diputuskan, apakah penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan Rokijinnor sah atau tidak. (hni/ce/abe)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 15:53

Kemenag dan Ormas se-Kotim Tolak LGBT

SAMPIT - Kementerian Agama dan organisasi masyarakat (ormas) se-Kotim menolak keberadaan kelompok lesbian,…

Sabtu, 17 November 2018 15:37

Terpeleset, Tukang Las Tewas di Sungai Mentaya

SAMPIT - Nahas dialami Dirin. Pria 35 tahun yang berprofesi sebagai tukang las itu ditemukan tewas di…

Sabtu, 17 November 2018 15:33

Awas! KTP, KK dan Akta Palsu

SAMPIT – Hati-hati menggunakan jasa calo dalam urusan kartu tanda penduduk (KTP) maupun akta kelahiran,…

Sabtu, 17 November 2018 15:20
Rejeki Ultah ke-26 Bagi Bidan Diah Ayu Novitasari

Baru Dua Bulan di Lamandau, Lulus Tes SKD CPNS

Ada yang unik dari pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Jumat, 16 November 2018 16:05

Melarikan Diri, Dua Tersangka Dihadiahi Timah Panas

SAMPIT - Usai sudah pelarian Taufiqurrahman alias Upik dan Mudianto alias Mudi. Dua pria yang sempat…

Jumat, 16 November 2018 16:03

Tak Hadir, Otomatis Gugur

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)…

Kamis, 15 November 2018 11:56

Selamat HUT ke 73 Brimob ! Semoga Semakin Dicintai Masyarakat

UPACARA peringatan HUT ke-73 Brimob Polri di Kalteng, diselenggarakan di Lapangan Mako Batalyon Raider…

Kamis, 15 November 2018 11:51

Mobil Pelangsir Terbakar, SPBU Di-Police Line

PALANGKA RAYA-Dua pintu mobil Honda Civic terbuka secara bersamaan, dibarengi bunyi letusan kecil. Sesaat…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Kesadaran Menurun, Pelanggaran Meningkat

OPERASI Zebra Telabang 2018 telah berakhir kemarin (12/11). Hasilnya sudah bisa diprediksi. Banyak pengendara…

Selasa, 13 November 2018 11:15

Diduga Terkait Pelecehan Siswa, Kepala SMAN 1 Mundur

PANGKALAN BUN - SMAN 1 Pangkalan Bun menjadi perbincangan hangat dua hari terakhir. Bahkan sempat viral…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .