MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 17 April 2018 10:10
WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

Saat Hadiri Kampanye Pilkada di Pulang Pisau

RSUD Pulpis dipenuhi warga yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi nasi bungkus saat kampanye paslon Bupati dan Wabup Pulpis, Idham dan Ahmad Jayadikarta, Senin (16/4). (BADARUDIN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke puskesmas terdekat dan rumah sakit di Pulang Pisau. Mereka mengalami pusing kepala, mual, muntah hingga sering buang air besar (BAB) sejak Minggu sore (15/4) hingga Senin (16/4).

Warga yang jumlahnya mencapai 242 orang itu diduga mengalami keracunan makanan. Karena sebelumnya mereka mengonsumsi nasi bungkus yang dibagikan, setelah mengikuti kampanye Pilkada Pulpis di Desa Garantung, Kecamatan Maliku. Selain warga, seorang kapolsek yang kebetulan mengamankan dan memantau kampanye itu, sempat mengalami keracunan. Karena kapolsek itu sempat mencicipi nasi bungkus dari tim sukses salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang berkampanye saat itu.

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos kemarin, nasi bungkus itu didapat warga saat kampanye paslon bupati dan wabup Pulpis, H Idham Amur dan H Ahmad Jayadikarta, Minggu sore (15/4) di Desa Garantung, Kecamatan Maliku. Diduga, usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, warga mengalami pusing, mual, muntah hingga merasa ingin terus buang air besar. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulpis dr Mulyanto Budihardjo mengatakan, jumlah warga yang diduga keracunan sebanyak 242 orang yang terdata di RSUD Pulpis. Sementara yang di Puskesmas Maliku masih belum tahu jumlah pastinya.  "Namun, sebagian sudah ada yang pulang dan ada juga yang rawat inap," kata Mulyanto, kemarin. 

Dijelaskannya, pihaknya masih belum bisa memastikan bakteri jenis apa yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi masyarakat tersebut. Tapi pihaknya sudah mengambil beberapa sampel dari nasi bungkus itu untuk diuji di laboratorium. 

"Seperti bekas muntahan, tempat memasak maupun makanannya. Sudah dikirim ke BPOM Palangka Raya. Mungkin sekitar empat sampai lima hari baru keluar hasilnya," ungkapnya. 

Kapolres Pulpis AKBP Dedy Sumarsono melalui Kasatreskrim Polres Pulpis AKP Edia Sutaata mengaku, pihaknya sudah memeriksa tiga orang dalam kasus dugaan keracunan makanan tersebut. Tiga orang tersebut merupakan orang yang memasak makanan untuk dibuat nasi bungkus dan dibagikan ke warga yang ikut kampanye. "Masih penyelidikan. Kita mengedepankan asas praduga tak bersalah saja," kata Edia. 

Sementara itu, Trinia (22) seorang warga Desa Garantung yang juga menjadi salah satu korban keracunan tersebut mengungkapkan, saat itu dia makan nasi bungkus yang didapat saat kampanye tersebut pada malam hari. Kebetulan beberapa anggota keluarganya juga memakan nasi bungkus tersebut.  "Ikannya telor mas. Sama ada sayur urap," kata Trinia. 

Dia menyebutkan, selang beberapa jam usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, kepalanya terasa pusing, disusul mual-mual dan perut terasa sakit. "Akhirnya saya muntah beberapa kali. Bahkan, saya juga BAB terus-menerus. Bahkan, kami di keluarga itu bergantian keluar masuk kamar kecil," akuinya. 

Adit (10), salah satu korban keracunan tersebut juga mengaku perutnya terasa sakit setelah mengonsumsi nasi bungkus tersebut. "Perutnya sakit. Mau berak terus," keluh Adit. 

Dalam kampanye dialogis itu, Kapolsek Maliku Iptu Suherman juga ikut menjadi korban keracunan. Padahal, kapolsek hanya memakan sedikit telor dari nasi bungkus itu. Karena dirasa aromanya kurang enak, dia tak mau melanjutkan memakan. 

Bahkan paslon bupati Pulpis nomor urut 1, H Idham juga diduga mengalami keracunan. Idham juga langsung berobat ke RSUD Pulpis.  "Kami tak mau berpikir macam-macam dulu. Sekarang hanya fokus untuk penyembuhan warga yang sakit," kata Idham saat berada di RSUD Pulpis, kemarin. 

Menurut Idham, untuk masakan tersebut, dirinya menyerahkan kepada masyarakat di desa setempat. Seperti biasa, usai kampanye pihaknya bersama warga menyantap hidangan yang sudah disediakan. "Tentunya kejadian ini sangat kami sayangkan dan kami juga prihatin. Kami akan bertanggung jawab untuk pengobatan para pasien yang diduga mengalami keracunan," tegasnya. (bad/ce/ens)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:02

Ternyata Ini Motif Pembakaran Rumah dan Toko Itu

SAMPIT-Terlambat bagi Alfianur (46) untuk menyesali perbuatan nekatnya membakar toko dan rumah Syahroni.…

Selasa, 18 September 2018 09:57

Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit

NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras)…

Senin, 17 September 2018 10:12

Polres Lamandau Sukses Gagalkan Pengiriman Sabu Senilai Rp400 Juta

Sabu seberat 169,412 atau senilai Rp400 juta lebih hampir saja beredar di Kotawaringin Barat. Polres…

Senin, 17 September 2018 10:01

Begal Modus Rebut Pacar

PALANGKA RAYA- Aksi kejahatan jalanan tak ada habisnya menghiasai Kota Cantik. Setelah pekan lalu menimpa…

Senin, 17 September 2018 09:46

Hadiah Jalan Sehat Terus Bartambah

NANGA BULIK-Hadiah Jalan Sehat Lamandau Sega, Lamandau Juara terus bertambah. Kali ini, giliran Bank…

Senin, 17 September 2018 09:42

Karhutla, 18 Rumah Transmigran Terbakar

KUALA KAPUAS-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari ini berdampak luas. Sebanyak 18 rumah…

Senin, 17 September 2018 09:39

DIBUKA TAPI BELUM BERGUNA

KOTA Palangka Raya punya banyak taman. Sedikitnya enam taman pada Februari lalu dibuka. Salah satunya,…

Sabtu, 15 September 2018 12:31

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN …! Imam Salat Jumat Wafat Posisi Sujud

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN. Kabar duka menyelimuti Bumi Tambun Bungai. HM Sadri Arsyad, imam Masjid…

Sabtu, 15 September 2018 12:27

BEJAT ! Belasan Remaja Setubuhi Dua Gadis Cantik

KUALA KURUN-Malang nasib Mawar dan Melati. Si kembar usia 16 tahun itu dinodai belasan remaja. Peristiwa…

Sabtu, 15 September 2018 12:24
Jenazah Bayi dan Orang Tua Dikebumikan Dalam Satu Liang Lahat

Domi Dikenal Pendiam dan Sering Membantu Teman

Kematian Dominikus Jehatu alias Domi (34), Meliana Minur alias Imel (24), dan putra mereka Apriliano…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .