MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 08 April 2018 23:54
TEGAS...! DAD Kalteng Putuskan Wilmar Disidang Adat
Ketum DAD Kalteng Agustiar Sabran (depan, kedua dari kanan) bersama Mantir Basarah Hai dan empat Pandawa saat berada di Gedung Biru Kalteng Pos, kemarin sore. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memutuskan akan menyidang adat perusahaan Besar Swasta (PBS) sawit PT Mustika Sembuluh anak perusahaan PT Wilmar Group, yang diduga melakukan perusakan situs budaya adat Dayak. Ketua Umum DAD Kalteng H Agustiar Sabran menegaskan, pekan kedua bulan ini, proses sidang anak perusahaan Wilmar Group tersebut akan digelar.

Persidangan dilakukan di Palangka Raya dan akan disaksikan oleh DAD se-Kalimantan, serta petinggi adat se-Pulau Borneo seperti dari Malaysia dan Brunai Darussalam.  “Tujuan sidang adat ini untuk damai. Kami ingin mendapatkan win-win solution (hasil yang terbaik bagi kedua pihak, red),” ujar Agustiar ketika berkunjung ke Gedung Biru Kalteng Pos, Jalan Tjilik Riwut Km 2,5, Minggu sore (8/4).

Dijelaskan Agustiar, sebelum memutuskan untuk menyidang adat PT Mustika Sembuluh, sebelumnya berbagai tahapan telah dilakukan DAD Kalteng. Termasuk juga memberikan kesempatan untuk DAD Kotim, untuk menyelesaikan persoalan dugaan perusakan situs budaya Dayak ini. Sebab, kasus dugaan perusakan ini terjadi di Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim, awal Februari lalu.

“Tentunya, ini ada sebab akibatnya, tapi sudah berproses. Menurut kami ada indikasi (pelanggaran, red). Ini layak dibawa ke sidang adat, sangat bisa dibawa ke sana karena ada indikasinya. Wilmar Group ini perusahaan yang sangat besar. Kami ingin ini jadi contoh,” jelasnya, yang saat itu ditemani oleh para pimpinan DAD Kalteng seperti Lukas Tingkes, Andrie Elia Embang, Wahyudie F Dirun, dan lain-lainnya. (ami/ce/abe/CTK)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:02

Ternyata Ini Motif Pembakaran Rumah dan Toko Itu

SAMPIT-Terlambat bagi Alfianur (46) untuk menyesali perbuatan nekatnya membakar toko dan rumah Syahroni.…

Selasa, 18 September 2018 09:57

Polisi Gerebek Pabrik Miras di Kebun Sawit

NANGA BULIK-Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap penjualan dan produksi minuman keras (miras)…

Senin, 17 September 2018 10:12

Polres Lamandau Sukses Gagalkan Pengiriman Sabu Senilai Rp400 Juta

Sabu seberat 169,412 atau senilai Rp400 juta lebih hampir saja beredar di Kotawaringin Barat. Polres…

Senin, 17 September 2018 10:01

Begal Modus Rebut Pacar

PALANGKA RAYA- Aksi kejahatan jalanan tak ada habisnya menghiasai Kota Cantik. Setelah pekan lalu menimpa…

Senin, 17 September 2018 09:42

Karhutla, 18 Rumah Transmigran Terbakar

KUALA KAPUAS-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari ini berdampak luas. Sebanyak 18 rumah…

Senin, 17 September 2018 09:39

DIBUKA TAPI BELUM BERGUNA

KOTA Palangka Raya punya banyak taman. Sedikitnya enam taman pada Februari lalu dibuka. Salah satunya,…

Sabtu, 15 September 2018 12:31

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN …! Imam Salat Jumat Wafat Posisi Sujud

INNALILAHIWAINAILAIHIROJIUN. Kabar duka menyelimuti Bumi Tambun Bungai. HM Sadri Arsyad, imam Masjid…

Sabtu, 15 September 2018 12:27

BEJAT ! Belasan Remaja Setubuhi Dua Gadis Cantik

KUALA KURUN-Malang nasib Mawar dan Melati. Si kembar usia 16 tahun itu dinodai belasan remaja. Peristiwa…

Sabtu, 15 September 2018 12:24
Jenazah Bayi dan Orang Tua Dikebumikan Dalam Satu Liang Lahat

Domi Dikenal Pendiam dan Sering Membantu Teman

Kematian Dominikus Jehatu alias Domi (34), Meliana Minur alias Imel (24), dan putra mereka Apriliano…

Sabtu, 15 September 2018 12:20

Di Kalteng, 55 PNS Menyandang Status Koruptor

PALANGKA RAYA-Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PAN-RB…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .