MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa
Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang
Garis Pol PP membentang mengelilingi warung yang ada di seberang Vihara Avalokitesvara, kemarin (6/4). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan Tjilik Riwut Km 10 ditutup paksa. Hal itu membuat warga sekitar merasa lega.

APRIANDO, Palangka Raya

ALUNAN musik dangdut menggema. Tak mengenal waktu. Siang, sore, bahkan malam. Dentuman musik yang keluar dari pengeras suara begitu menyeruak telinga. Pengguna jalan yang sering melintas di Jalan Tjilik Riwut Km 10, pasti pernah mendengarnya.

Ya, suara itu keluar dari warung bercat putih dan hijau muda yang berada di seberang Vihara Avalokitesvara. Banyak orang menyebut warung goyang. Bukan warung remang-remang. Sepintas memang terlihat warung kopi pada umumnya.

Tak jarang melihat dua sampai tiga wanita berpakaian minim bergoyang menikmati alunan lagu. Sedangkan, tamu laki-laki ada yang memegang mikrofon sambil matanya menghadap layar televisi yang menempel di dinding kayu. Pemandangan itu terlihat gamblang pada siang hari. Pemilik warung hanya menutupi sedikit dengan gorden.

Rabu (4/4), menjadi episode terakhir warung goyang itu beroperasi. Garis Pol PP membentang memanjang. Malam pun tak ada lampu remang-remang. Gelap.

“Saya dengar warung itu ditutup karena ada karaoke yang nggak ada izin,” ujar warga sekitar, yang namanya enggan disebutkan.

Kini, tak terdengar lagi alunan musik dangdut. Tak terdengar lagi musik remix yang membuat pengunjung geleng-geleng. Pengguna jalan pun tak lagi curi-curi pandang untuk melihat aktivitas di dalam warung. Tak lagi tergoda untuk mampir walaupun hanya sekadar menikmati kopi.

 

Di sisi lain, Satpol PP Palangka Raya mempunyai alasan menutup warung tersebut. Diduga ada peredaran minuman keras ilegal dan praktik prostitusi di balik warung tersebut. 

"Kami mendapatkan laporan dari warga, warung tersebut sudah sangat mengganggu. Suara musik terdengar hingga larut malam. Kenyamanan warga terganggu. Apalagi bagi yang beribadah di vihara," kata Plt Kasatpol PP Alman Pakpahan didampingi Kabid Trantib Walter, Jumat (6/4).

Alman menyebut, Satpol PP sudah memberikan beberapa kali teguran. Tapi tidak dihiraukan. Terpaksa diambil tindakan tegas dengan memberhentikan aktivitas warung. Kesalahan lain, yakni bangunan berdiri di bahu jalan.

Bukti lain yang menguatkan pihaknya untuk tidak ragu menutup warung itu cukup kuat. Anggotanya pernah melakukan penertiban. Ketika itu, ditemukan seorang wanita yang sedang berduaan bersama laki-laki di kamar warung.

"Kalau dilihat sepintas, tidak kelihatan ada prostitusi terselubung, hanya seperti warung biasa lainnya " sebutnya.

Satpol PP masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada pemilik warung tersebut, dan akan berkoordinasi dengan pihak ketua RT, RW dan warga setempat untuk mengusut tuntas, agar tidak ada lagi warung prostitusi seperti ini. (ram/ce)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 10:05
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun,…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .