MANAGED BY:
JUMAT
20 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 31 Maret 2018 07:05
Fenomena dan Fakta Jalan Rusak di Tengah Perkotaan
COBA LIHAT..!! Ini Namanya Dibuat Tidak Dirawat
Lubang menganga ada di Jalan Bukit Keminting, Palangka Raya. Kondisi itu membuat rawat kecelakaan, warga yang peduli menancapkan sebatang kayu agar dilihat oleh pengguna jalan, beberapa hari lalu. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, RUSAKNYA jalanan di tengah perkotaan, mencoreng wajah cantik Kota Palangka Raya. Karena jalan hanya dibuat, tanpa diiringi dengan perbaikan. Bahkan, pemko tidak mengganggarkan biaya Unit Perawatan Rutin (UPR).  Di sisi lain, pemprov justru lebih banyak menganggarkan untuk membantu pemko merawat dan memperbaiki jalan. Bahkan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyatakan akan ikut serta memperbaiki infrastruktur jalan dan drainase.

Tidak hanya karena status jalan di kota yang terbagi jalan nasional, provinsi dan kota, melainkan juga fenomena air menggenangi badan jalan. Apalagi ketika hujan, semakin menjadi fakta tak terbantahkan. Karena beberapa ruas jalan di dalam kota seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Temanggung Tilung, Jalan G Obos, dan lainnya selalu digenangi air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya Harry Maihadi melalui Kepala Bidang Bina Marga Eko Subandriyo mengatakan, sejatinya pemko telah melakukan pembangunan dan juga peningkatan jalan. Namun, untuk perawatan badan jalan memang masih belum bisa dilakukan. “2018 ini kami ajukan mendahului Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBDP) sebesar Rp5 miliar,” ungkapnya saat diwawancarai Kalteng Pos di ruang kerjanya, Kamis (15/3) lalu.

Keadaan semakin diperparah dengan banyaknya bangunan yang menutupi drainase. Sehingga ketika turun hujan, air akan menggenangi badan jalan. Aspal yang digunakan juga jenis Hot Rolled Sheet (HRS) Base. Sehingga, jika digenangi air dan dilewati pengguna jalan serta ditambah beban muatan kendaraan melebihi kapasitas, maka kondisi jalan akan bertambah parah.

Pemko juga akan melakukan peningkatan badan jalan. Seperti di Jalan G Obos XIII, XIV, XV, XVI, dan XVIII. Peningkatan akan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) APBD 2018. Sedangkan, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diperuntukkan demi membuat mulus jalan berlubang seperti di Jalan Badak, Jalan Karanggan, dan Jalan Sisingamangaraja.

Ia juga menegaskan, bahwa ada beberapa paket lain diusulkan. Sebut saja seperti Jalan Beliang dan Jalan Bukit Keminting. “Untuk Jalan Rajawali, 2016 dan 2017 memang dibantu Pemerintah Provinsi Kalteng. Namun, tahun ini tidak ada pembangunan,” pungkasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kalteng Shalahudin menjelaskan, pemprov punya dana sekitar Rp2 miliar untuk perawatan rutin jalan dalam kota. Namun, dana tersebut digunakan demi memperbaiki 13 ruas jalan dengan panjang kurang lebih 57 Km. “Makanya kami sangat prihatin. Untuk perbaikan jalan kota, kami sangat selektif. Mana yang diprioritaskan untuk dikerjakan. Kami melihatnya dari aspek yang paling riil untuk dikerjakan dan yang paling membutuhkan bantuan,” sebutnya belum lama ini.

Demikian pula untuk drainase yang jadi momok genangan air di kota. Agar tidak merembes ke badan jalan, maka khusus untuk di kawasan Jalan Yos Sudarso menjadi kewenangan pemprov. Katanya, bangunan dan juga pasir serta tanah yang menutupi drainase akan dibongkar. Sehingga tidak akan melihat dari sisi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta Garis Sepadan Bangunan (GSB) yang diterbitkan oleh pemko. Melainkan akan menggunakan Garis Sepadan Jalan (GSJ) serta Ruang Manfaat Jalan (Rumaja).

Di Kota Palangka Raya, jalan yang menjadi tanggung jawab pemprov hanya ada lima; Jalan Yos Sudarso, Jalan G Obos, Jalan Seth Adji, jalan dari Pelabuhan Bukit Pinang di Kalampangan menuju ke Jalan Mahir Mahar, serta jalan menuju ke arah Pelabuhan Kereng Bangkirai.

“Saya melihat di media sosial, ada yang mengeluh tentang jalan dan drainase. Kondisi beberapa jalan di kota juga rusak. Percayakan saya dan pak Habib (wakil gubernur Kalteng, red) untuk ikut membangun kota. 2019 nanti, pemprov akan perbaiki jalan dan drainase di Kota Palangka Raya,” ucap gubernur, beberapa waktu lalu.

Ia yakin, jika yang akan menang di Pilkada Kota Palangka Raya 2018 merupakan orang yang sejalan dengannya. “Saya yakin bisa dilakukan, karena wali kota Palangka Raya nanti, pasti visinya sama,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono menjelaskan, tentunya sudah direncanakan dengan anggaran yang ada di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), teknis yang menangani hal tersebut.

Mofit mengatakan, Kota Palangka Raya adalah ibu kota provinsi. Hendaknya bisa bekerja sama dalam hal menangani permasalahan seperti ini. Belum meratanya pembangunan jalan di Kota Cantik ini, tentu harus dilihat sesuai kondisi yang ada saat ini. Karena harus direncanakan secara menyeluruh dari daerah pinggiran sampai permukiman penduduk.

“Intinya, kami tidak tinggal diam saja untuk permasalahan dan keluhan warga, namun berusaha memperbaiki dengan semampunya, tanpa meninggalkan pembangunan di daerah-daerah pinggiran dan di permukiman masyarakat kita ini,” ujar Mofit.

Saat ditanya mengenai pembangunan jalan di daerah-daerah yang belum padat penduduk dan berpenghuni di kawasan tertentu, Mofit menegaskan, akan sulit ditata atau dibangun jalan apabila permukiman terlebih dahulu ada sebelum adanya jalan.

“Justru kami lihat fenomena ini, apabila tidak dibuatkan jalan, maka akan dirangsek terlebih dulu oleh permukiman warga. Ini harus ditata dengan baik untuk pembangunannya,” katanya.

Sekali lagi Mofit menegaskan, tentunya pembangunan jalan ini tidak meninggalkan pembangunan jalan-jalan di permukiman warga dan daerah vital lainnya. (ami/ari/ce/abe)


BACA JUGA

Selasa, 17 April 2018 10:10

WADOHH..!!! 242 Warga dan Kapolsek Keracunan

PULANG PISAU-Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa harus dilarikan ke…

Selasa, 17 April 2018 10:05

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang…

Minggu, 08 April 2018 23:54

TEGAS...! DAD Kalteng Putuskan Wilmar Disidang Adat

PALANGKA RAYA- Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng memutuskan akan menyidang adat perusahaan Besar Swasta…

Rabu, 04 April 2018 09:30

BUKTIKAN …! 19 Perwira Naik Pangkat

PALANGKA RAYA-Sebanyak 19 perwira di jajaran Korem 102/ Pjg termasuk enam Komandan Rayon Militer…

Rabu, 04 April 2018 09:22

Pemuda Harus Bekali Diri dengan Pengetahuan dan Pengalaman

PALANGKA RAYA-Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memasuki masa yang seolah-olah mustahil bagi…

Sabtu, 31 Maret 2018 06:57

NAH LHO ! Izin Hotel Global Bisa Dicabut

PALANGKA RAYA–Kasus dugaan pencemaran lingkungan dari air limbah Royal Global Hotel di kawasan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:44

Lantunan Selawat Bergema

PALANGKA RAYA- Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Darussalam, Jalan G Obos, Palangka Raya, Rabu malam…

Jumat, 30 Maret 2018 10:40

ADA APA INI..??? Warga Ancam Demo Hotel Global

PALANGKA RAYA-Persoalan air limbah Royal Global Hotel yang mencemari lingkungan warga Kompleks Tempat…

Jumat, 30 Maret 2018 10:29

WASPADA....! Sarden Bercacing Beredar di Kalteng

PALANGKA RAYA-Bagi penggemar makanan kaleng, mulai sekarang tampaknya harus lebih berhati-hati. Pasalnya,…

Minggu, 25 Maret 2018 08:32

Kaki Dirantai, Mulut Bungkam

ADA-ada saja cara penggiat komunitas di Palangka Raya menuangkan ide dan pesan-pesan moral kepada masyarakat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .