MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)
Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari
Gaung penutupan dan pemulangan PSK semakin gencar, nampak salah satu lokasi prostitusi Simpang Kodok sepi. (KOKO SULISTYO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang menjadi tersendat. Ibarat buah Simalakama, dimakan mati ibu tak dimakan mati bapak, wisma yang rata - rata milik masyarakat lokal ini bakalan kehilangan mata pencaharian dan kehidupan diperkampungan bakal tak berjalan

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

KEPUTUSAN pemulangan PSK di tiga lokasi prostitusi yang tersebar di tiga Desa, Dukuh Mola, Desa Pasir Panjang, Sungai Pakit, Desa Aminjaya, dan Simpang Kodok, di Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat para muncikari dan pekerja sek komersil kelabakan.

Mereka bingung, galau, dan frustasi. Salah satunya adalah Mami Riska, (Samaran) pemilik wisma P. Bagaimana tidak bingung, hampir mayoritas PSK yang menjadi anak asuhnya masih terikat hutang dengan muncikarinya. Nilainya fantastis berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta. Mereka berhutang untuk berbagai kebutuhan dari gaya hidup, membeli lahan di kampung hingga untuk biaya operasi rahim.

"Ok lah, kalau untuk wisma bisa saya tempati untuk rumah tinggal, lantas bagaimana anak asuh saya yang punya hutang. Lalu bagaimana, apakah cukup waktu tersisa 1,5 bulan untuk mereka bayar hutang," ucapnya.

"Tidak mungkin mereka mampu dengan waktu tersisa, kalau sampai akhir 2019 nanti ditutup mereka mampu," lanjutnya.

Bukan hanya muncikari yang bingung, para PSK tak kalah panik, seperti Wulan, PSK asal Magelang ini mempunyai hutang sebanyak Rp35 juta, uang itu beberapa waktu lalu ia gunakan membeli tanah di kampung halamannya. Ia mengaku tidak tahu bagaimana ia akan membayar hutangnya sementara menjelang ditutup lokasi prostitusi Dukuh Mola sepi pengunjung.

Senada, Vee PSK asal Garut juga mempunyai hutang besar, lebih dari Rp20 juta hutangnya belum terbayar.

"Saya tak menolak dipulangkan, tapi kenapa harus bulan Mei ini, dari mana kami dapat uang membayar hutang, sementara dana Rp5.050.000 juta dari pemerintah tidak bakalan cukup untuk bayar hutang, apalagi buat modal usaha," ujarnya.

Hampir semua PSK di lokasi prostitusi itu mengaku kebingungan mencari cara membayar hutangnya, bahkan bukan hanya di lokasi Prostitusi Dukuh Mola, tetapi PSK Sungai Pakit dan Simpang Kodok juga resah dengan persoalan itu.

"Kami bingung, bahkan saat kami mau bicara pada rapat koordinasi dengan pemkab, kami tak punya kesempatan bicara," imbuh salah satu mami (Muncikari) Wisma Queen Bee. (*/bersambung/ala)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*