MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)
Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari
Gaung penutupan dan pemulangan PSK semakin gencar, nampak salah satu lokasi prostitusi Simpang Kodok sepi. (KOKO SULISTYO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang menjadi tersendat. Ibarat buah Simalakama, dimakan mati ibu tak dimakan mati bapak, wisma yang rata - rata milik masyarakat lokal ini bakalan kehilangan mata pencaharian dan kehidupan diperkampungan bakal tak berjalan

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

KEPUTUSAN pemulangan PSK di tiga lokasi prostitusi yang tersebar di tiga Desa, Dukuh Mola, Desa Pasir Panjang, Sungai Pakit, Desa Aminjaya, dan Simpang Kodok, di Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat para muncikari dan pekerja sek komersil kelabakan.

Mereka bingung, galau, dan frustasi. Salah satunya adalah Mami Riska, (Samaran) pemilik wisma P. Bagaimana tidak bingung, hampir mayoritas PSK yang menjadi anak asuhnya masih terikat hutang dengan muncikarinya. Nilainya fantastis berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta. Mereka berhutang untuk berbagai kebutuhan dari gaya hidup, membeli lahan di kampung hingga untuk biaya operasi rahim.

"Ok lah, kalau untuk wisma bisa saya tempati untuk rumah tinggal, lantas bagaimana anak asuh saya yang punya hutang. Lalu bagaimana, apakah cukup waktu tersisa 1,5 bulan untuk mereka bayar hutang," ucapnya.

"Tidak mungkin mereka mampu dengan waktu tersisa, kalau sampai akhir 2019 nanti ditutup mereka mampu," lanjutnya.

Bukan hanya muncikari yang bingung, para PSK tak kalah panik, seperti Wulan, PSK asal Magelang ini mempunyai hutang sebanyak Rp35 juta, uang itu beberapa waktu lalu ia gunakan membeli tanah di kampung halamannya. Ia mengaku tidak tahu bagaimana ia akan membayar hutangnya sementara menjelang ditutup lokasi prostitusi Dukuh Mola sepi pengunjung.

Senada, Vee PSK asal Garut juga mempunyai hutang besar, lebih dari Rp20 juta hutangnya belum terbayar.

"Saya tak menolak dipulangkan, tapi kenapa harus bulan Mei ini, dari mana kami dapat uang membayar hutang, sementara dana Rp5.050.000 juta dari pemerintah tidak bakalan cukup untuk bayar hutang, apalagi buat modal usaha," ujarnya.

Hampir semua PSK di lokasi prostitusi itu mengaku kebingungan mencari cara membayar hutangnya, bahkan bukan hanya di lokasi Prostitusi Dukuh Mola, tetapi PSK Sungai Pakit dan Simpang Kodok juga resah dengan persoalan itu.

"Kami bingung, bahkan saat kami mau bicara pada rapat koordinasi dengan pemkab, kami tak punya kesempatan bicara," imbuh salah satu mami (Muncikari) Wisma Queen Bee. (*/bersambung/ala)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)

Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung

Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Kamis, 08 Maret 2018 10:12
Bincang-bincang Bersama Petinggi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Perekonomian Kurang Bergairah dan Eksklusif

Perekonomian di Bumi Tambun Bungai ternyata masih bagus di angka. Kenyataannya, pun belum merata. Pertumbuhan…

Selasa, 06 Maret 2018 09:53
Ketika Bupati Lamandau Ir Marukan Membuka Usaha Pengolahan Pupuk (1)

Solusi Agar Petani Tidak Tergantung dengan Pupuk Kimia

Tidak terasa, kepemimpinan Bupati Lamandau Ir Marukan akan berakhir, selama dua periode memimpin di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .