MANAGED BY:
JUMAT
20 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 20 Maret 2018 09:55
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (10/Habis)
Doa Orang Percaya Pindahkan Gunung
Jalan masuk ke Gereja Sampah terlihat kotor. Sepanjang jalan juga sangat kumuh. Tapi di puncaknya ada sebuah gereja besar dan terjadi karena mukjizat. (FOTO RON/KAPOS)

PROKAL.CO, Perjalanan atau ziarah rohani Yerusalem-Mesir 11 Hari bersama Rich Tour ditutup dengan tiga hari di wilayah negara Mesir. Trip ini melengkapi tapak tilas situs sejarah di Kitab Suci. Termasuk cerita-cerita kuno, situs hingga tradisi yang masih bertahan.

MELINTASI perbatasan negara Israel selalu terasa sulit dan menegangkan. Pagi hari berangkat dari Betlehem, Palestina, tujuan kami adalah menjelajahi jalanan panjang di sisi Laut Mati menuju Mesir. Kali ini, yang menjadi sulit karena mendadak terjadi banjir yang merintangi perjalanan kami di sekitar Gurun El Gedi.

Menunggu sekitar dua jam, kami akhirnya bisa melintas setelah sebuah alat berat didatangkan. Bebatuan yang terseret di aspal jalan disingkirkan. Baru kemudian kendaraan besar seperti bus dan truk bisa lewat melintasi banjir itu. “Jarang-jarang ada banjir seperti ini,” kata Archi Persita Wulan Ari, tour leader kami.

Meluncur ke perbatasan sudah hampir sore, setelah sempat makan siang di Kota Eilat, kota terakhir di wilayah Israel. Giliran berikutnya Imigrasi dan pemeriksaan barang. Repotnya bukan main. Kami pindah bus. Koper-koper sudah mulai “beranak-pinak” dan terisi penuh.

Puji Tuhan lancar, meski sangat melelahkan karena kami harus berjalan sekitar 300 meter. Kami dibantu para porter, serta Micko guide lokal dan asistennya Michael, serta Mohamad sang driver yang tinggi besar. Kami ke St Catreine di kaki Gunung Sinai. Di tempat ini Musa menerima dua loh batu berisi 10 Perintah Allah.

Perjalanan kami dikawal oleh seorang polisi. Kami harus berkelompok dengan rombongan lain untuk memudahkan pengawalan. Malam itu, rombongan kami memutuskan untuk tidak naik ke puncak gunung, karena pagi harinya akan melanjutkan perjalanan ke Kairo sekitar 8 jam.

Dalam perjalanan yang pemandangannya hanya bukit berbatu di sekeliling itu, sesekali terlihat kubu-kubu tentara setempat. Pada sisi lainnya adalah gurun pasir. Ada dua situs; Elim dan Mara. Elim adalah daerah yang subur. Terdapat banyak mata air dan pohon kurma berjumlah 70 batang.

Sedangkan Mara adalah mata air yang pahit. Namun menjadi manis oleh Musa. Kedua tempat ini dilintasi dan menjadi tempat perkemahan umat Israel dalam perjalanan mereka dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Di tempat ini, Romo Sumardi Petrus kembali memimpin Misa (perayaan Ekaristi), siang itu.

Ada hal yang lebih penting lagi di Mesir. Terdapat Gereja Gantung serta Gereja Abu Sirga (Mat 2: 13-15). Tempat yang digunakan Yusuf, Maria dan bayi Yesus bersembunyi, selama pelarian di Mesir dari kejaran Raja Herodes. Juga Ben Ezra Synagoge (Kel 2: 10), tempat di mana bayi Musa dihanyutkan di Sungai Nil.

“Sekitar empat tahun lebih keluarga kudus (Yusuf, Maria dan Yesus, red) berada di sekitar tempat ini. Mereka lari dari Betlehem, Israel. Makanya Mesir penting sebagai tujuan ziarah rohani. Belum lagi cerita-cerita dari Perjanjian Lama tentang Yusuf, hingga bangsa Israel pulang ke Tanah Perjanjian,” ujar Micko, guide kami.

Ada juga Gereja Sampah atau St Simon the Tanner. Gereja ini memiliki hubungan yang kuat dengan Gereja Gantung. Dari Gereja Gantung-lah warga Mesir menyaksikan mukjizat. Yakni, bukit yang berpindah tempat karena doa orang percaya.

“Ada seorang imam diuji oleh raja mesir, terkait perkataan itu. Sang imam berpuasa tiga hari dan bertemu dengan Bunda Maria. Sang imam diminta mencari seseorang bernama Simon. Bersama seorang tukang sepatu inilah mereka berdoa. Mukjizat pun terjadi. Gunung itu berpindah. Hingga kini ada gereja sampah di puncaknya,” kata Micko, guide lokal kami.

Ini menggenapi Firman Tuhan; Matius 17: 20.  Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Gunung itu kini berada sekitar 3 km dari pusat Kota Cairo. Semua memang tempat orang membuang sampah. Pada akhirnya kemudian, hingga saat ini seluruh penduduk yang berjumlah sekitar 35 ribu jiwa, menjadikan sampah sebagai rezeki bagi mereka. Luar biasa kuasa Tuhan bagi negeri itu. (ron/ce/habis)


BACA JUGA

Sabtu, 07 April 2018 07:49
Ketika Warung Goyang Seberang Vihara Ditutup Paksa

Kini, Pengguna Jalan Tak Lagi Curi-curi Pandang

Keluhan masyarakat akhirnya dijawab Satpol PP Palangka Raya. Warung goyang yang ada di pinggiran Jalan…

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun

Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih…

Jumat, 30 Maret 2018 10:19

Pak Bo, Penjaga Pintu Rahim Masupa Ria

Tenaga kesehatan di Desa Masupa Ria sangat terbatas. Tidak ada bidan maupun perawat, apalagi dokter.…

Kamis, 29 Maret 2018 09:51
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (3/habis)

Janji Manis Pemda Sedikit Mengurangi Tangis

Tradisi, potensi dan cita-cita sampai mati di desa menjadi roda kehidupan yang pasti. Pilihannya, bertahan…

Rabu, 28 Maret 2018 09:30
Masupa Ria, “Lumbung” Emas yang Terlupakan (2)

Kasek Hanya Setahun Sekali ke Sekolah

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Masupa Ria dihuni 17 murid. Ada tiga guru berstatus honorer. Bagi mereka,…

Selasa, 27 Maret 2018 09:48
Masupa Ria, Lumbung Emas yang Terlupakan (1)

Jangankan Bantuan, Wajah Bupati pun Tak Tahu

Era 80-an, Desa Masupa Ria menjadi magnet kuat bagi mereka yang berburu bongkahan emas. Kejayaan itu…

Minggu, 25 Maret 2018 07:32
Senja Kala Lokasi Prostitusi Dukuh Mola (2)

Ratusan PSK Tak Mampu Bayar Hutang ke Muncikari

Kebijakan penutupan lokasi prostitusi memukul perekonomian di kawasan itu, sehingga perputaran uang…

Rabu, 14 Maret 2018 07:43
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (4)

Sulitnya Masuk ke Negeri Perjanjian

Oh.. Yerusalem, Kota Mulia, hatiku rindu ke sana… Itulah sepenggal lagu yang menggambarkan keinginan…

Selasa, 13 Maret 2018 10:05
Ziarah Rohani ke Yerusalem-Mesir 11 Hari Bersama Rich Tour (3)

Terbuka, Yordania Penerima Banyak Pengungsi

Dari perjalanan yang panjang, akhirnya kami mendarat mulus di Bandara Amman, Ibu Kota Negara Yordania.…

Selasa, 13 Maret 2018 10:02
Rangkaian HUT KE-38, Kemala Bhayangkari Berikan Edukasi Lingkungan

Ajak Anak TK Lepasliarkan Penyu di TWA Tanjung Keluang

Populasi penyu dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jumlah indukan penyu sisik hijau terus mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .